Kisah Sedih Legenda Timnas ! Jadi Sopir, Hidup Melarat, dan ditinggal istri di masa tua

REDAKSI

- Redaksi

Senin, 8 April 2024 - 09:32 WIB

50247 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | Jakarta, Pernahkah Anda mendengar nama Alexander Pulalo? Bagi pecinta sepakbola Indonesia, nama ini mungkin tak asing. Alex, begitu ia biasa disapa, pernah menjadi salah satu bek kiri tangguh Indonesia, mengukir kisah jaya bersama Arema FC.

Namun, siapa sangka, di balik kejayaannya di lapangan hijau, tersimpan kisah pilu di masa tuanya. Selepas pensiun, hidup Alex bak terjun bebas. Ia harus banting stir menjadi sopir untuk bertahan hidup.

Bayangkan, seorang legenda sepakbola Indonesia harus merasakan pahitnya hidup pas-pasan. Gajinya sebagai sopir terbilang pas-pasan, bahkan harus lembur demi menghasilkan uang lebih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terganjal Biaya, Impian Menjadi Pelatih Pupus

Hasrat Alex untuk menjadi pelatih sepakbola pupus karena terganjal biaya. Ia tak mampu mengikuti kursus kepelatihan, bahkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari pun terasa sulit.

Ironisnya, Alex tak pernah mendapat bantuan atau janji dari pemerintah maupun PSSI. Ia tak mau berharap banyak, karena kenyataan hidup yang pahit telah menyapa.

Mencari Secercah Harapan di Sekolah Sepakbola

Meski tak pernah melatih di level nasional, Alex pernah mendedikasikan dirinya sebagai pelatih di beberapa sekolah sepakbola. Ia mulai menekuninya setelah keluar dari pekerjaan sebagai sopir.

Sebelum pandemi, Alex melatih dua SSB, Bintang Fajar di Sawangan dan Evano di Jakarta Selatan. Ia juga pernah melatih Parung Soccer School di Kabupaten Bogor pada tahun 2018.

Namun, pandemi Covid-19 kembali menghantam kehidupan Alex. Ia tak memiliki kesibukan dan harus bekerja serabutan untuk bertahan hidup.

Kisah Alexander Pulalo adalah potret buram kehidupan para legenda sepakbola Indonesia setelah pensiun. Di balik kejayaan mereka di lapangan hijau, tersimpan perjuangan keras dan pahitnya hidup di masa tua.

Berita Terkait

Danlanud El Tari Bangun Generasi Tangguh NTT, Perkuat Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045
Tampil Maksimal, Tim Minisoccer Diskomdigpus Langsa Raih Juara Kedua HUT KORPRI ke-55
Bukan Sekadar Kompetisi, Minisoccer HUT KORPRI Jadi Wadah Silaturahmi ASN Pemko Langsa
Tim Minisoccer Dikomdigpus Kota Langsa Tembus Final, Siap Rebut Gelar Juara
KPI UNITED SIAP TEMPUR LAKONI LAGA PERDANA DI AJANG PIALA REKTOR UIN AR-RANIRY
Tuanku Muhammad Apresiasi Turnamen Mini Soccer Nurul Fikri Boarding School 2026
Kapolres Pematangsiantar Hadiri Walikota Cup Siantar Road Race Tahun 2026
Wali Kota Langsa Jeffry Sentana Lepas Kontingen O2SN Tingkat Nasional Tahun 2026

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Berawal dari Informasi Warga, Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Gunakan Sabu”

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Gubernur Muzakir Manaf Peringatkan Ancaman Bencana, Aceh Perkuat Siaga Hadapi Puncak Hujan November

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Bupati Toba Sambut Kunjungan BKSAP DPR RI, Paparkan Potensi Daerah Menuju Pasar Global

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Kapolda Sumut Ajak Al-Washliyah Bersinergi Cegah Narkoba dan Intoleransi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Kapolda Sumut Rangkul Keuskupan Agung Medan, Ajak Perangi Narkoba dan Kejahatan Sosial

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Deriktur Lbh Cakra Keadilan Helmax Alex Dorong Kolaborasi Pemerintah Dan Ormas Perkuat UMKM Lewat Akses Permodalan Berkelanjutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Gelar Pengenalan Wahana Sarana Asimilasi dan Edukasi di Area SAE

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru 26 Oktober 2026 Pastikan WBP Bersih dari HP Ilegal Wujudkan Lapas Aman Tertib

Berita Terbaru