Prof Alyasa Sebut Wakaf Baitul Asyi Bukan Habib Bugak Diminta Belajar Kembali Sejarah Aceh

SAMSUL EDI, S.HUT., M.Kv

- Redaksi

Minggu, 2 Juni 2024 - 13:45 WIB

5058 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof Alyasa Sebut Wakaf Baitul Asyi Bukan Habib Bugak Diminta Belajar Kembali Sejarah Aceh

Prof Alyasa Sebut Wakaf Baitul Asyi Bukan Habib Bugak Diminta Belajar Kembali Sejarah Aceh

TIMELINES INEWS>>Ketua Peusaba mengaku geram dengan ulah Prof Alyasa Abu Bakar seorang ilmuwan yang tidak begitu terkenal di Aceh, yang mengatakan bahwa Habib Bugak bukan pewakaf Baitul Asyi.

“Ini adalah provokasi murahan dan agenda yang sama beberapa kali dilakukan untuk merebut Wakaf Baitul Asyi sejak masa Soekarno dan Soeharto. Sejak dulu banyak pihak ingin merebut Wakaf Baitul Asyi termasuk BPKH tahun 2018”, tukas Ketua Peusaba Mawardi.

Prof Alyasa Sebut Wakaf Baitul Asyi Bukan Habib Bugak Diminta Belajar Kembali Sejarah Aceh

“Saat itu Rakyat Aceh dan Keturunan Habib Bugak menolak. Kemudian sekarang muncul lagi agenda merebut Wakaf Baitul Asyi, sungguh tak punya malu. Bahkan dengan menggandeng grup sejarawan gadungan yang berusaha merubah sejarah Aceh!”, lanjut Ketua Peusaba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan dalih mengatakan bahwa Ikrar Wakaf bukan Habib Bugak namun Habib Bin Bujak, jadi jika Pemerintah berniat mengambil alih Wakaf Baitul Asyi, keturunan Habib Bugak tidak dapat memprotes.

Ini cara yang sangat licik dan keji, persis seperti agenda Israel di Gaza dan Rafah yang memusnahkan bangsa Palestina dan sejarahnya.

Ikrar wakaf Baitul Asyi zaman Sultan Jauhar Alam Syah Johan Berdaulat Zilullahi Fil Alam (1795-1823 M). Wakaf Baitul Asyi di buat tahun 1809 Hijriah masa, Kesultanan Turki Utsmani yang tinggi sekali kaligrafinya, dan wakaf itu memang sudah dikhususkan hanya untuk Bangsa Aceh.

Peusaba juga memprotes pernyataan Alyasa Abu Bakar kalau Aceh pernah dijajah Belanda. Sumber sejarah menyebutkan Aceh tidak pernah dijajah oleh Belanda, dan itu ditulis oleh Penulis Belanda seperti Paul Van T Veer, dll.

Justru fakta bahwa Aceh tidak pernah mampu dijajah Belanda yang membuat keberadaan Indonesia dapat diakui.

Sehingga menurut ketua Peusaba Ilmu Alyasa Abu Bakar memang sangat minim tentang sejarah Aceh makanya harus banyak belajar dan membaca buku sejarah Aceh kembali.

Ketua Peusaba juga menasehati Prof Alyasa Abu Bakar :”Gata ka tuha beuloe ibadah bek dok tat le ngen Donya. Ilmee yang ka na neu amalkan bek yak peugah broh-broh Putoh inoe di Aceh (Bapak sudah tua banyak ibadah jangan asyik mengejar dunia. Ilmu yang ada diamalkan saja jangan bicara sampah-sampah putus di Aceh)”.

Berita Terkait

Bupati Pidie Jaya Terima Dividen Bank Aceh Rp2,07 Miliar dan Zakat Perusahaan Rp400 Juta, Tegaskan Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Mendengar Kisah Pilu 5 Anak yang Ditinggalkan Orang Tuanya, Polisi Pidie Jaya Ulurkan Bantuan*
Kabar Gembira..! Program RPL IAIN Langsa Mudahkan ASN Untuk Lanjut Kuliah
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa Terima Penghargaan Terbaik se Sumatera
Kapolres Pidie Jaya Terima Silaturahmi Pimpinan Cabang Bank Aceh Syariah Meureudu, Perkuat Sinergi untuk Keamanan dan Pelayanan Masyarakat
Tiga Korban Tenggelam di Pantai Ujong Batee Ditemukan, Satu Remaja Masih Hilang
Peserta Seleksi Baitul Mal Gayo Lues Minta Pansel Buka Nilai Ujian Secara Transparan
Car Free Day Langsa Tak Sekadar Olahraga, Kini Jadi Pusat Aktivitas dan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:07 WIB

Mendengar Kisah Pilu 5 Anak yang Ditinggalkan Orang Tuanya, Polisi Pidie Jaya Ulurkan Bantuan*

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Kapolres Pidie Jaya Terima Silaturahmi Pimpinan Cabang Bank Aceh Syariah Meureudu, Perkuat Sinergi untuk Keamanan dan Pelayanan Masyarakat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:08 WIB

*PATROLI PERINTIS PRESISI POLRES PIDIE JAYA HADIR DI TENGAH MASYARAKAT YANG BERLIBUR AKHIR PEKAN DI KAWASAN WISATA PANTAI.*

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:17 WIB

*Polsek Bandar Baru Perkuat Sinergitas dengan Geuchik dan Tuha Peut Melalui Sosialisasi Harkamtibmas

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:45 WIB

Kapolres Pidie Jaya Hadiri Peresmian Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat*

Senin, 27 Juli 2026 - 14:46 WIB

Satresnarkoba Polres Pidie Jaya Dalam Sepekan ini Berhasil Menyerahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Ganja ke Kejaksaan Negeri Pidie Jaya*

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:09 WIB

Pemkab Pidie Jaya Beri Tanggapan Resmi Terkait Laporan ke KPK

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:35 WIB

Polsek Jangka Buya Fasilitasi Mediasi Kasus Penganiayaan Ringan, Sengketa Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Berita Terbaru