Mereka berkomplot menahan suara rakyat, tetaplah tidur dan teruslah bermimpi

- Redaksi

Minggu, 1 September 2024 - 22:59 WIB

5082 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|ACEH|NASIONAL – Kenapa saya tidak menggunakan nama orang, tokoh atau personal politikus? Karena memang saya sasarkan ini pada individu yang merasa, atau dikenal dengan baperan, tepatnya opini ini hanya untuk membuka cakrawala berpikir masyarakat luas, itu aja tidak lebih, kalaupun lebih bukan urusan saya, pesan seseorang di masa lampau.

Di tengah hiruk-pikuk demokrasi akhir Minggu ini, suara rakyat masih sering kali dianggap sebagai suara yang paling sakral. Namun, ada kalanya suara ini seakan-akan terbelenggu oleh tangan-tangan yang tidak terlihat (invisible hand) jadi teringat film The God Father, komplotan yang terus berusaha menahan aspirasi dan harapan rakyat demi kepentingan mereka sendiri dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM).
“Komplotan” ini, yang beroperasi di balik layar, kerap kali menggunakan berbagai cara untuk meredam suara rakyat. Mereka bisa saja menggunakan intimidasi, manipulasi informasi, hingga pengaruh kekuasaan untuk memastikan bahwa aspirasi yang bertentangan dengan kepentingan mereka tidak pernah mencapai permukaan, coba anda berpikir dan sedikit menggunakan perasaan, apakah fakta atau hanya pseudo-halu berkepanjangan?. Dalam proses ini, suara-suara yang seharusnya didengar justru dibungkam, dan mereka yang menyuarakan kebenaran dipojokkan, dijauhkan dari pusat pengambilan keputusan, sehingga harapan menjadi halusinasi berjamaah dan ber kemajemukan tanpa batas dan masa waktu yang realistis.
Namun, sejarah telah membuktikan bahwa suara rakyat tidak bisa selamanya dibungkam, ungkapan jangan sesekali melupakan sejarah (jasmerah) ada benarnya. Perlawanan terhadap penindasan dan ketidakadilan akan selalu muncul, tak peduli seberapa kuat “komplotan” yang mencoba menahannya. Rakyat yang tertekan tidak akan tinggal diam. Mereka akan berusaha menemukan cara untuk menyuarakan pendapat mereka, meskipun jalannya tidak mudah, penuh intrik dan lika liku penuh politik kotor.
Di tengah semua ini, penting bagi kita untuk tetap tegar.

Jangan biarkan rasa takut atau keputusasaan menghancurkan semangat kita. Suara kita adalah hak kita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dan hak ini harus kita pertahankan, apa pun yang terjadi. Ingatlah, bahwa setiap langkah kecil yang kita ambil untuk mempertahankan kebenaran dan keadilan akan memberikan dampak yang besar pada akhirnya.

Kepada mereka yang mencoba menahan suara rakyat, ingatlah bahwa sejarah berpihak kepada mereka yang berani berdiri di sisi kebenaran. Perubahan tidak bisa ditahan selamanya. Cepat atau lambat, suara rakyat akan menang. Tetaplah tegar, teruslah berjuang. Masa depan adalah milik mereka yang tidak pernah menyerah.

Sebelum saya tutup, saya sampaikan sebuah pantun untuk perjuangan,
Di pagi hari mentari menyapa,
Burung berkicau riang gembira.
Meski rintangan menghadang di muka,
Pantang mundur, tetaplah berjuang sepenuh jiwa.

Akhir kata, teringat dengan ucapan viral, kita rusak, rusak kita kita. Wassalam.
Wallahul muwaffiq ila aqwamit-thariiq, billahi fii sabililhaq fastabiqul khairat
Aceh Darussalam, 01 September 2024/26 Safar 1446 H

Adhifatra Agussalim
Figuran Politikisme, tertarik pada Falsafah, Sains Teknologi dan kebijakan Manajemen, Peduli Sejarah dan Tamadun Aceh Darussalam, dan juga seorang Perantau Kebatinan, sekarang masih tinggal di Aceh.    Oleh : Adhifatra Agussalim (Figuran Politikisme).(sin).

Berita Terkait

Kerja Sama dengan Kemenag Kota Pekanbaru Diawali Selawat Badar dan Tausiyah Syukur Istighfar Jaga Aurat
Kegiatan Khidmat di Aula Terbuka Jumat 16/10/2026 Diawali Shalawat Badar dan Yasin Berjamaah
DWP Bapas Medan Perkuat Literasi Keuangan Keluarga melalui Edukasi Tabungan Emas
Komitmen Lapas Perempuan Pekanbaru Wujudkan Pembinaan Aman Sehat dan Optimal Secara Berkelanjutan
Pengajar Kemenag Berikan Pembinaan Akhlak dan Keagamaan Sebagai Bagian Pembinaan Kepribadian
Kalapas Panen Langsung Sebagai Dukungan Optimalisasi Lahan di Lingkungan Lapas Perempuan Pekanbaru
Pelayanan Rutin di Klinik Pratama oleh Wahyu Fajri Ramadhan dengan Dukungan Magang
Pembinaan Tekankan Kerapian Diri, Kebersihan Lingkungan Dan Tanggung Jawab Individu

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:13 WIB

KORMI Lhokseumawe mengadakan Turnamen Tenis 78 PASANGAN IKUT MERIAHKAN BOOMING OLAHRAGA TENIS

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Tingkatkan Kebugaran dan Kekompakan, Pegawai Rutan Labuhan Deli Latihan Fisik melalui Mini Soccer

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Kapolres Pematangsiantar Bersama Jajaran Gelar Sholat Jumat Keliling, Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Edukasi TK Tertib Berlalu Lintas Sejak Usia Dini 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Program Tumbuh Bersama,PT Pelindo Regional I Dorong Peningkatan Kualitas SDM melalui Pembangunan Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Bapas Palangka Raya Gali Kesiapan Lingkungan, Dukung Keberhasilan Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Berdalih Pematangan Lahan, Galian Tanah Urug Diduga Ilegal Tetap Berjalan: Warga Curigai Ada “Tameng” dan Permainan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Kepala Bapas Theo Adrianus Tegaskan Pelayanan Optimal Kedepankan Profesionalisme dan Nilai Kemanusiaan Kondisi Khusus

Berita Terbaru