Mereka berkomplot menahan suara rakyat, tetaplah tidur dan teruslah bermimpi

SAFARUDDIN

- Redaksi

Minggu, 1 September 2024 - 22:59 WIB

5023 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|ACEH|NASIONAL – Kenapa saya tidak menggunakan nama orang, tokoh atau personal politikus? Karena memang saya sasarkan ini pada individu yang merasa, atau dikenal dengan baperan, tepatnya opini ini hanya untuk membuka cakrawala berpikir masyarakat luas, itu aja tidak lebih, kalaupun lebih bukan urusan saya, pesan seseorang di masa lampau.

Di tengah hiruk-pikuk demokrasi akhir Minggu ini, suara rakyat masih sering kali dianggap sebagai suara yang paling sakral. Namun, ada kalanya suara ini seakan-akan terbelenggu oleh tangan-tangan yang tidak terlihat (invisible hand) jadi teringat film The God Father, komplotan yang terus berusaha menahan aspirasi dan harapan rakyat demi kepentingan mereka sendiri dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM).
“Komplotan” ini, yang beroperasi di balik layar, kerap kali menggunakan berbagai cara untuk meredam suara rakyat. Mereka bisa saja menggunakan intimidasi, manipulasi informasi, hingga pengaruh kekuasaan untuk memastikan bahwa aspirasi yang bertentangan dengan kepentingan mereka tidak pernah mencapai permukaan, coba anda berpikir dan sedikit menggunakan perasaan, apakah fakta atau hanya pseudo-halu berkepanjangan?. Dalam proses ini, suara-suara yang seharusnya didengar justru dibungkam, dan mereka yang menyuarakan kebenaran dipojokkan, dijauhkan dari pusat pengambilan keputusan, sehingga harapan menjadi halusinasi berjamaah dan ber kemajemukan tanpa batas dan masa waktu yang realistis.
Namun, sejarah telah membuktikan bahwa suara rakyat tidak bisa selamanya dibungkam, ungkapan jangan sesekali melupakan sejarah (jasmerah) ada benarnya. Perlawanan terhadap penindasan dan ketidakadilan akan selalu muncul, tak peduli seberapa kuat “komplotan” yang mencoba menahannya. Rakyat yang tertekan tidak akan tinggal diam. Mereka akan berusaha menemukan cara untuk menyuarakan pendapat mereka, meskipun jalannya tidak mudah, penuh intrik dan lika liku penuh politik kotor.
Di tengah semua ini, penting bagi kita untuk tetap tegar.

Jangan biarkan rasa takut atau keputusasaan menghancurkan semangat kita. Suara kita adalah hak kita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dan hak ini harus kita pertahankan, apa pun yang terjadi. Ingatlah, bahwa setiap langkah kecil yang kita ambil untuk mempertahankan kebenaran dan keadilan akan memberikan dampak yang besar pada akhirnya.

Kepada mereka yang mencoba menahan suara rakyat, ingatlah bahwa sejarah berpihak kepada mereka yang berani berdiri di sisi kebenaran. Perubahan tidak bisa ditahan selamanya. Cepat atau lambat, suara rakyat akan menang. Tetaplah tegar, teruslah berjuang. Masa depan adalah milik mereka yang tidak pernah menyerah.

Sebelum saya tutup, saya sampaikan sebuah pantun untuk perjuangan,
Di pagi hari mentari menyapa,
Burung berkicau riang gembira.
Meski rintangan menghadang di muka,
Pantang mundur, tetaplah berjuang sepenuh jiwa.

Akhir kata, teringat dengan ucapan viral, kita rusak, rusak kita kita. Wassalam.
Wallahul muwaffiq ila aqwamit-thariiq, billahi fii sabililhaq fastabiqul khairat
Aceh Darussalam, 01 September 2024/26 Safar 1446 H

Adhifatra Agussalim
Figuran Politikisme, tertarik pada Falsafah, Sains Teknologi dan kebijakan Manajemen, Peduli Sejarah dan Tamadun Aceh Darussalam, dan juga seorang Perantau Kebatinan, sekarang masih tinggal di Aceh.    Oleh : Adhifatra Agussalim (Figuran Politikisme).(sin).

Berita Terkait

INFO ORANG HILANG
Wagub Aceh Buka Rakor MPU 2026, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara
Warisan Leluhur (Indatu) Menjerit: Saatnya Generasi Muda Ambil Peran, Pemerintah Jangan Tutup Mata dan Tutup Telinga 
Generasi Muda Wajib Tahu! Abu Siwah Ungkap Pentingnya Deep Breathing
“Tak Dapat Dana Bantuan Sosial, Geusyik Dituding Pilih Kasih dan Balas Jasa Politik”
Bapas Palangka Raya Ikuti Pengukuhan Satops Patnal, Perkuat Integritas dan Kepatuhan Internal
Kepala BNNP Aceh Ajak 800 Santri Dayah Ruhul Qur’an Bentengi Diri dari Narkoba
Sertifikat IELTS Rp500 Ribu dan Janji Kerja ke Australia: Menguliti Modus Loker Viral yang Berujung Dugaan Penipuan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:08 WIB

Apresiasi Perempuan, KAI Divre I Sumut Hadirkan Ruang Laktasi hingga Female Seat Map di Hari Kartini

Selasa, 21 April 2026 - 11:46 WIB

PT Pelindo Regional 1 Melaksanakan Acara Pelepasan Calon Jemaah Haji 2026

Selasa, 21 April 2026 - 10:57 WIB

Cek Fisik hingga EKG, Polres Pelabuhan Belawan Pastikan Personel Prima Lewat Rikkes 2026

Selasa, 21 April 2026 - 10:28 WIB

Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Ungkap Kasus Curas terhadap Sopir Truk, Dua Pelaku Diamankan

Selasa, 21 April 2026 - 09:10 WIB

Dorong Komersialisasi Produk IG, Kanwil Kemenkum Sumut Ikuti Webinar IP Talks

Selasa, 21 April 2026 - 08:33 WIB

Dari Deklarasi ke Aksi, Lapas Tebing Tinggi Tegaskan Zero Halinar Tanpa Kompromi

Selasa, 21 April 2026 - 08:17 WIB

Kalapas Padangsidimpuan Jalin Koordinasi dengan MUI Sumut untuk Sertifikasi Halal Pengolahan Makanan

Senin, 20 April 2026 - 13:50 WIB

Polsek Siantar Martoba Laksanakan Patroli dan monitoring Objek Wisata di Hari Libur

Berita Terbaru