BNN RI Ungkap 19,8 Kg Sabu dari Jaringan Internasional Indonesia-Malaysia

REDAKSI

- Redaksi

Senin, 2 Desember 2024 - 21:48 WIB

50107 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HUMAS POLDA SULTENG

HUMAS POLDA SULTENG

TLii|Palu, Sulawesi Tengah – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Komjen Pol. Dr. Martinus Hukom, memimpin konferensi pers terkait pengungkapan kasus besar tindak pidana narkotika jenis sabu seberat 19.826,43 gram.

Kasus ini melibatkan jaringan internasional Indonesia-Malaysia, dengan tiga tersangka utama, yakni Lk.N, HS, dan IB, yang ditangkap tangan oleh tim gabungan BNN dan Bea Cukai di Desa Oti, Kecamatan Sindue Tobata, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pada Senin (18/11/2024).

Konferensi pers tersebut berlangsung di Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe B Pantoloan, Palu, pada Kamis (21/11/2024). Dalam keterangannya, Komjen Pol. Dr. Martinus Hukom menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari implementasi arahan Presiden RI, Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, melalui program Asta Cita ketujuh, yang menekankan penguatan reformasi hukum dan pemberantasan korupsi serta narkoba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami akan bekerja sama dengan PPATK untuk melacak aliran dana yang mungkin terkait dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Hal ini bertujuan untuk melemahkan jaringan kejahatan narkotika secara sistemik,” ujar Komjen Hukom, yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Densus 88 Anti-Teror.

Sinergi Antar-Lembaga Diperkuat

Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa pemberantasan narkoba kini menjadi perhatian serius pemerintah, dengan pembentukan Desk Pemberantasan Narkoba yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga di tingkat nasional.

“Sinergi antar-stakeholder sangat penting dalam memerangi peredaran narkoba di Indonesia. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama untuk menciptakan masyarakat yang lebih aman,” kata Irjen Agus.

Data Kasus Narkoba Sulawesi Tengah

Kapolda juga memaparkan data penanganan kasus narkoba di wilayah Sulawesi Tengah dalam tiga tahun terakhir, yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengungkapan.

  • 2022: 568 kasus terungkap, dengan barang bukti sabu 10.244,74 gram dan ganja 5.441,04 gram.
  • 2023: 544 kasus, namun barang bukti meningkat menjadi sabu 43.045,01 gram.
  • 2024 (hingga November): 595 kasus dengan barang bukti sabu 63.678,4 gram dan ganja 1.127,2 gram.

“Peningkatan ini menunjukkan keseriusan aparat dalam memberantas peredaran narkoba dan menyelamatkan lebih dari 250.000 jiwa dari bahaya narkoba,” tambahnya.

Komitmen Pemberantasan Narkoba

Melalui keberhasilan ini, BNN bersama dengan Polri dan Bea Cukai berharap dapat semakin mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan narkotika, khususnya jaringan internasional yang mencoba masuk ke Indonesia.

“Ke depan, kami akan terus meningkatkan upaya pengawasan dan penindakan untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba,” tutup Kapolda.

Dengan kerja sama yang solid antar-lembaga, harapannya Indonesia semakin kokoh dalam menghadapi tantangan pemberantasan narkoba.

Humas Polda Sulteng

Berita Terkait

Danlanud El Tari Bangun Generasi Tangguh NTT, Perkuat Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045
Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie, Tegaskan Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba
Rutan kls I Labuhan Deli Lakukan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Terkait Remisi dan Hak Integrasi, Tegaskan Semua Gratis
Kabapas Palangka Raya Komitmen Dukung Peradilan Pidana Anak Profesional Proporsional Berorientasi Perlindungan
Bapas Kelas I Medan Jalin Kerja Sama dengan UNPAB, Dukung Pengembangan Kompetensi Mahasiswa melalui Program Magang
Bapas Palangka Raya Perkuat Kemitraan dengan Forum Pemuda Dayak Kalteng Kembangkan Potensi Kearifan Lokal
Bedah Buku Karya Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani di UI, Sekaligus Peluncuran Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian (APIK) 
Apel Pagi Senin, Kalapas Narkotika Samarinda Tekankan Solidaritas dan Keteladanan Pegawai

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Di Balik Perjalanan Kereta Api di Sumut, Petugas Periksa Jalur dengan Berjalan Kaki demi Keselamatan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Kasubbag Humas Rahmat Kurniawan Sebut Kegiatan Jaga Stabilitas Pasokan Harga Dan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi Gelar Pembinaan Jasmani untuk Tingkatkan Kesehatan dan Stamina

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Harmoni Gondang dan Tradisi, Menjaga Jiwa Budaya Batak di Toba

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Pelindo Sediakan Fasilitas Sandar Kapal Barang Bukti MT Global 168 dan Lokasi Konferensi di Belawan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Ketua DPRD Toba: Dukung Penuh Pariwisata, Perbaiki Infrastruktur dan Promosi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Marpangir 2026: Lestarikan Tradisi, Perkuat Pariwisata Budaya Danau Toba

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Kanwil Ditjen Imigrasi Sumatera Utara Sosialisasikan SIMPEL DBI, Optimalkan Monitoring Dan Pelaporan Desa Binaan Imigrasi

Berita Terbaru