Wali Kota Hasto Wardoyo Berencana Larang Bus Besar Masuk Kota Jogja

admin

- Redaksi

Minggu, 13 April 2025 - 12:30 WIB

20294 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TIMELINES INEWS INVESTIGASI Yogyakarta – Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyatakan rencana pelarangan bus besar masuk ke pusat Kota Jogja demi mengurangi kemacetan dan menjaga kenyamanan wisatawan serta warga. Kebijakan ini dirancang sebagai bagian dari upaya penataan transportasi dan peningkatan kualitas lingkungan kota.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya kepada media, Hasto mengatakan bahwa volume kendaraan besar seperti bus pariwisata telah menjadi salah satu penyebab utama kemacetan di area strategis seperti Malioboro, Alun-Alun, dan kawasan Keraton.

Untuk mengangkut penumpang ke Kota Yogyakarta, nantinya akan disiapkan shuttle atau mini bus. “Kita pakai shuttle ke kota,” ujarnya, Jumat (11/4/2025).

“Kami mempertimbangkan untuk mengalihkan jalur bus besar ke terminal-terminal luar kota seperti Terminal Giwangan atau Jombor. Dari sana, wisatawan bisa melanjutkan perjalanan dengan shuttle atau kendaraan kecil ramah lingkungan,” ujar Hasto.

 

Rencana ini mendapat beragam tanggapan dari masyarakat dan pelaku wisata. Beberapa mendukung karena dianggap bisa memperlancar lalu lintas dan memperindah wajah kota, sementara yang lain khawatir akan dampaknya terhadap aksesibilitas wisatawan.

 

Pemerintah Kota Jogja berencana mengadakan uji coba dan sosialisasi sebelum kebijakan ini diterapkan penuh. Hasto juga menegaskan bahwa masukan dari berbagai pihak akan menjadi pertimbangan utama sebelum kebijakan diberlakukan secara resmi

 

 

 

Berita Terkait

Membangun Hubungan Harmonis, Ka. KPR Rutan Labuhan Deli Lakukan Pendekatan Humanis
Proses Penyelidikan Penganiayaan Penyandang Disabilitas Masih Berjalan, Polres Pematangsianțar Bawa Korban ke Psikolog
Pemko Langsa Raih Penghargaan UHC Madya 2026 dari BPJS Kesehatan
Aliansi Pers Aceh Gelar Investigasi Besar-besaran Rehab Rekon Pasca Banjir
Kemensos Gas Pemulihan Pascabencana Aceh Utara, Gus Ipul: Warga Harus Bangkit, Bukan Sekadar Bertahan
Edukasi Kesehatan WBP, Kasi Binadik Dan Nakes Lapas Narkotika Samarinda Sosialisasikan Penggunaan Antibiotik yang Tepat
Personel Brimob Polda Aceh Diduga Disersi ke Luar Negeri, Polda: Masih Dalam Penelusuran
Desa Meunasah Balee, Aceh Besar Raih Penghargaan Nasional dari Menteri Desa

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 17:21 WIB

Panggung Gembira Pentas Seni Pondok Pesantren Thawalib ACEH TENGGARA

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:26 WIB

Verifikasi Terbuka Rumah Rusak, Bupati Pidie Jaya Gandeng Media dan Masyarakat

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:18 WIB

Kadis Sosial Aceh Tenggara Akui Dana Makan Anak Yatim Panti Asuhan Telah Dikembalikan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:00 WIB

Tim Gabungan Bea Cukai Langsa Gagalkan Ekspor Ilegal Satwa Liar

Sabtu, 31 Januari 2026 - 01:34 WIB

6 Bulan Tak Masuk Kantor, Oknum ASN Dinas LHK Aceh Tenggara Dilaporkan

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:02 WIB

Serikat Aksi Peduli Aceh kembali Menyoroti Kinerja Badan Reintegrasi Aceh (BRA)

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:55 WIB

Walikota Langsa dan Ketua DPRK Perjuangkan Nasib Honorer Tidak Lulus PPPK

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:42 WIB

Ditunda, Pelantikan PPPK Paruh Waktu Kota Langsa Menjadi Rabu

Berita Terbaru

KALIMANTAN SELATAN

Turut Berduka, Rutan Tanjung Kehilangan Petugas Terbaik Ibu Herni Yusnita

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:14 WIB

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Dari Ratir ke Aksi: Kwarwil HW Babel Siapkan Langkah Besar di 2026

Minggu, 1 Feb 2026 - 22:43 WIB