GWI DPC Pandeglang Kecam Ucapan Walikota Serang Dihadapan Para Kepsek Disinyalir Melecehkan Profesi Wartawan Dan LSM.

REDAKSI

- Redaksi

Selasa, 10 Juni 2025 - 09:12 WIB

50155 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii >> Pandeglang – Terkait viral video potongan pendek ucapan Wakil Walikota Serang Nur Agis Auliya yang tersebar di group-group WhatsApp Dengan ucapnya di hadapan para Kepala Sekolah yang disinyalir melecehkan profesi wartawan dan LSM serta sangat menuai kontroversi ditengah-tengah masyarakat.

 

Dalam penggalan video tersebut Nur Agis Auliya mengatakan kiat kiat menghadapi wartawan bodrek dan LSM dan dirinya akan akan mengadakan bimtek dengan advokasi hukum dari PGRI. Serta menyatakan bahwa sekolah harus memeriksa tiga kartu yang harus dimiliki wartawan, namun Nur Agis Auliya tidak menyebutkan kartu apa saja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kalau tidak ada salah satunya wartawan tersebut tidak bisa melakukan wawancara” ucap Nur Agis Auliya.

 

Melihat dari penggalan video tersebut ketua GWI (Gabungnya wartawan Indonesia) DPC Pandeglang angkat bicara.”Arahan dan Pembinaan dalam rangka dialog yang di adakan di kota serang menurut kami sah sah saja, karna pembinaan dan arahan itu perlu kita lakukan untuk meningkatkan SDM, karna semua kepsek perlu pembinaan dan arahan yang harus di jalankan sesuai UUD pendidikan ataupun dalam rangka pencegahan, Bagai mana menyikapi ketika jurnalis dan LSM selaku control sosial. Yang sudah di tetapkan pada UUD, pers, Tapi Itu pula yang harus di kaji ulang dalam dialog,kami sangat menyayangkan dalam dialog yang ada di penggalan video yang beredar ini tidak.Disinyalir tidak melakukan evaluasi dulu apakan arahan dialog ini untuk wartawan dan LSM, Seolah olah arahan pembinaan ini untuk kepala sekolah agar kita selaku control sosial di batasi. Padahal pekerjaan wartawan itu sangat mulia, dimna angaran pemerintah yang di gelontorkan untuk pembangunan agar tidak menyimpang dalam aturan pemerintah,itu sebagian yang harus lakukan untuk meningkatkan kesejahteraan dalam pembangunan daerah yang terintegritas. Cuman yang kita sayangkan dalam dialog tersebut mencerminkan ketika seorang wartawan dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) menjadi batu sandungan dalam buat kinerja para kepsek urainya.

 

Lanjut Raeynold mengatakan.”Mungkin tiga kartu yang di maksud Wakil Walikota mungkin kartu anggota wartawan dan surat tugas liputan. kedua KTA organisasi kewartawanan. Ketiga kartu Ujian Kompetensi Wartawan atau disingkat UKW dari dewan pers .Namun menilik dari undang undang pers tidak ada yang mewajibkan seorang wartawan mempunyai kartu UKW untuk liputan

 

“Sah sah saja seorang wartawan meminta wawancara dengan nara sumber .dan sah saja jika narasumber tersebut tidak mau bicara.l, selama kode etik jurnalistik dijalankan wartawan tanpa UKW pun bisa wawancara dan menulis berita yang penting faktual dan akurat. Jadi perkataan Wakil Walikota Serang Nur Agis Auliya bisa dikategorikan provokasi untuk mengintimidasi tugas wartawan dilapangan.dan perkataan tersebut di duga melanggar UU no 40 tahun 1999 terkait kebebasan pers (Pasal 18 Ayat 1) Jelas Menghambat Menghalang halangi Wartawan untuk memperoleh dan mencari informasi,Dapat di pidana penjara 2 Tahun dan denda Rp.500 juta Tegasnya.

(Penulis : Kabiro Pandeglang/Ikhsan Sururi)

Berita Terkait

Pilkades Toba 2027: Persiapan Terlambat, Anggaran Belum Jelas, Aturan Masih Menggantung
Lapas Singkawang – Disdikbud Singkawang Sparring Badminton, Perkuat Sinergi dan Kebugaran
Kalapas Pemuda Langkat Kunjungi Polres Langkat, Bahas Strategi Antisipasi Gangguan Kamtib
Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar
Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar
Pulang Kampung, Kombes Carlie Syahputra Ditunjuk Jadi Kabidpropam Polda Aceh
Transformasi Kinerja Pemasyarakatan, Kalapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab Kepala LPKA Tenggarong
Lapas Perempuan Pekanbaru Optimalkan Lahan, WBP Berhasil Panen Kacang Tanah Usia 3 Bulan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 00:58 WIB

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Selasa, 1 September 2026 - 23:33 WIB

Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar

Selasa, 1 September 2026 - 13:52 WIB

Peserta PKPPM Gelombang II IAIN Takengon Disambut Hangat Masyarakat Kampung Pantan Nangka

Selasa, 1 September 2026 - 10:20 WIB

3 BHAYANGKARA BERPRESTASI DI PIDIE JAYA DAPAT PENGHARGAAN, KAPOLRES: TERUS BERIKAN YANG TERBAIK

Selasa, 1 September 2026 - 09:37 WIB

Berkas P-21, Dua Tersangka Narkotika Pidie Jaya Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:20 WIB

7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Baitul Mal Aceh Gandeng Rumah Zakat Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Usaha

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Bantah Isu TV Donasi Bencana, Mantan Kalapas Blangkejeren Layangkan Hak Jawab dan Somasi ke Habaraya News

Berita Terbaru

BMA Sebut Muzaki Terbesar di Aceh

ACEH

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 00:58 WIB