Di Tengah Gejolak Harga Beras, Bulog Tinjau Kilang Padi Netral Ulun Tanoh, Gayo Lues dan Siapkan Langkah Penstabil

REDAKSI 1

- Redaksi

Jumat, 11 Juli 2025 - 16:04 WIB

20574 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | Gayo Lues, 11 Juli 2025 — Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras di wilayah Gayo Lues, Kepala Cabang Bulog Kutacane, Fahmi Siregar, bersama Kepala Gudang Bulog Blangkejeren, Jumiadi, melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi di Kilang Padi Netral, Kampung Ulun Tanoh kecamatan kuta panjang, Jumat (11/7).

Monitoring ini dilakukan untuk memastikan kondisi riil di lapangan terkait ketersediaan stok beras serta fluktuasi harga yang terjadi selama masa tanam. Saat ini, harga beras di wilayah Gayo Lues mengalami kenaikan akibat terbatasnya pasokan lokal.

> “Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bulog dalam menjaga stabilitas harga. Kami sedang mempersiapkan dua program utama, yakni Bantuan Pangan dan Penyaluran Beras SPHP, yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat,” jelas Fahmi Siregar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua program tersebut dirancang untuk merespons kondisi tingginya harga beras akibat belum masuknya masa panen. SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) merupakan program pemerintah untuk mengintervensi pasar dengan distribusi beras dari cadangan pemerintah, agar harga tetap terjangkau bagi masyarakat.

Bulog sendiri memastikan kesiapan distribusi beras dari gudang-gudang yang ada di wilayah Aceh Tenggara dan Gayo Lues.

> “Kami siap mendistribusikan stok yang ada begitu ada arahan teknis dari pusat dan daerah. Yang terpenting adalah menjaga agar pasokan tetap lancar dan tidak mengganggu ekonomi masyarakat,” tambahnyaSementara itu, Kepala Desa Ulun Tanoh, Suhardinsyah, mengungkapkan bahwa masyarakat saat ini tengah berada di masa tanam, dan panen baru akan berlangsung paling cepat pada bulan Oktober.

> “Kami berharap intervensi dari pemerintah daerah maupun pusat bisa segera dilakukan. Kalau distribusi bantuan pangan dan SPHP bisa cepat dan tepat, itu sangat membantu kami yang saat ini kesulitan karena harga beras melonjak,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar ke depan ada program rutin dari pemerintah dalam menghadapi periode rawan seperti masa tanam, ketika produksi beras lokal masih minim dan ketergantungan pada pasokan luar meningkat.

Dengan kondisi seperti ini, sinergi antara Bulog, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga di wilayah pedalaman seperti Gayo Lues.

 

(Kang Juna)

Berita Terkait

Polres Pelabuhan Belawan Siap Laksanakan Operasi Keselamatan Toba 2026
Hadiri Rakornas 2026, Walikota Langsa Siap Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah
Kejati Sumut Ungkap Kasus Korupsi Waterfront Samosir, General Manager PT Yodya Karya Jadi Tersangka
Kajati Sumut: Kejaksaan Siap Kawal Pembangunan di Sumut untuk Kepentingan Masyarakat
Rutan Kelas IIB Tanjung Gelar Upacara Kesadaran Berbangsa Dan Bernegara, Perkuat Komitmen Jajaran
SMK Negeri 1, 2, dan 3 Banda Aceh Tekankan Pondasi Akhlak dan Karakter
Kebakaran Lahan di Leupung Aceh Besar, BPBD Bergerak Cepat Padamkan Api
Lapas Kelas I Medan Perkuat Pembinaan Keagamaan Dengan Perayaan Thaipusam Dan MoU

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 23:00 WIB

HUT ke-45 Panca Marga, Pemuda Panca Marga Lhokseumawe Tunjukkan Kekompakan dan Kedisiplinan

Minggu, 25 Januari 2026 - 00:40 WIB

Wali Kota Lhokseumawe Peringatkan Pengusaha: UMP Aceh 2026 Wajib Dijalankan, Langgar Siap Dipidana

Sabtu, 24 Januari 2026 - 23:17 WIB

Aliansi Pers Aceh Gelar Investigasi Besar-besaran Rehab Rekon Pasca Banjir

Sabtu, 24 Januari 2026 - 23:08 WIB

Kemensos Gas Pemulihan Pascabencana Aceh Utara, Gus Ipul: Warga Harus Bangkit, Bukan Sekadar Bertahan

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:50 WIB

Tinjau RSU Arun, Wali Kota Lhokseumawe Soroti Overload Pasien

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:11 WIB

Aliansi Pers: Pendataan Korban Banjir Amburadul, Kepala Daerah Diminta Bertanggung Jawab

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:42 WIB

Bupati Pidie Jaya Gerakkan Gotong Royong ASN Peduli Banjir di Gampong Tupin Pukat

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:01 WIB

Percepat Pulih Pertanian Aceh, Wagub Dampingi Mentan Groundbreaking Sawah Terdampak Bencana

Berita Terbaru