Kisah 55 Calon Paskibraka Pidie Jaya Menaklukkan Panas, Letih, dan Rasa Tak Percaya Diri

JAILANI S.Sos

- Redaksi

Kamis, 24 Juli 2025 - 20:23 WIB

20962 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di Bawah Terik Mentari, Mereka Tetap Berdiri Tegak

 

Kisah 55 Calon Paskibraka Pidie Jaya Menaklukkan Panas, Letih, dan Rasa Tak Percaya Diri

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Oleh: (Jailani, S.Sos /Jurnalis Timelines iNews)

 

TLii >>  PIDIE JAYA – Matahari menggantung tinggi di langit Pidie Jaya. Panasnya menusuk kulit, membakar semangat, menguji daya tahan. Tapi di lapangan latihan itu, 55 pasang kaki tetap tegak berdiri. Wajah mereka dibasahi peluh, namun tak satu pun melangkah mundur.

 

Inilah masa-masa berat bagi para calon Paskibraka Pidie Jaya 2025. Dua pekan telah berlalu sejak mereka mulai menapaki jalan menuju 17 Agustus — jalan penuh disiplin, kepatuhan, dan pengorbanan.

 

“Satu-dua ada yang sempat merasa lelah, itu manusiawi. Tapi mereka tidak menyerah. Saya bangga,” ujar Aiptu Suhatman, pelatih senior dari institusi kepolisian, yang lebih dikenal dengan panggilan khas, Pak Man. Ia bukan sekadar pelatih. Ia adalah sosok ayah, motivator, sekaligus penjaga bara semangat anak-anak yang sedang ditempa menjadi generasi pengibar kehormatan.

 

Di sela istirahat, Suhatman menyampaikan kepada Timelines iNews, “Alhamdulillah, kami tetap semangat berlatih. Cuaca panas memang membuat badan lelah, tapi dengan semangat yang kami bangun bersama, rasa letih itu hilang dengan sendirinya.”

 

Di sisi lain, petugas medis bernama Zulfiana berjaga tak jauh dari barisan. Ia bukan sekadar memegang tensimeter dan kotak P3K — ia adalah penjaga daya tahan, yang mengamati satu per satu wajah muda yang sedang diuji oleh alam dan waktu.

 

“Cuaca seperti ini memang cukup ekstrem. Tapi kami rutin memeriksa tensi darah dan fisik mereka. Yang penting, jangan sampai ada yang tumbang,” ujarnya, sambil tersenyum kecil menutupi kekhawatiran yang sebenarnya tak pernah reda.

 

Hari-hari terus berganti. Panas masih menjadi tantangan utama. Namun dari kejauhan, dua pria berseragam dinas tampak memperhatikan gerak langkah para peserta dengan saksama. Ia adalah Mahmudi., Sekretaris Bakesbangpol  bersama Kabid Ideologi yang membidangi perhelatan pesta kemerdekaan tingkat Kabupaten Pidie Jaya, Muhammad Ihsan, ., ia memantau langsung perkembangan yang tak hanya terlihat dari barisan yang semakin rapi, tapi juga dari pancaran mata yang makin percaya diri.

 

“Sudah dua minggu, dan kami melihat perkembangan banyak peningkatan . Anak-anak ini bukan hanya belajar baris-berbaris, tapi mereka sedang belajar menjadi pemimpin masa depan. Dengan semangat yang kuat, saya yakin tujuan akhir mereka akan terwujud,” ucapnya dengan suara tenang namun penuh keyakinan.

 

Latihan belum usai. Masih ada waktu hingga pertengahan Agustus. Tapi satu hal sudah pasti — 55 jiwa muda ini sedang menulis cerita mereka sendiri, tentang keberanian, keteguhan, dan impian untuk berdiri paling depan, mengibarkan Merah Putih di langit kemerdekaan.

 

Dan di bawah panas yang tak henti menghantam bumi, mereka tetap berdiri tegak. Karena mereka tahu, menjadi Paskibraka bukan hanya tentang mengangkat bendera — tapi juga tentang mengangkat harga diri, harapan, dan

masa depan negeri. (JN)

 

Berita Terkait

Banjir Pidie Jaya dan Luka Ekonomi yang Tersisa
Motor Rusak, Rezeki Tersendat: Kisah Sunyi Korban Banjir Pidie Jaya
“Malam Berzikir dalam Cahaya: Menyongsong MTQ Aceh ke-37”
BREAKING NEWS: Polisi Buru Hasan Basri, Terduga Pembunuh Wartawan Okeyboz.com di Perbatasan OKI–Lampung
Ketua DPC PJS Medan Minta Pejabat PLN Tidak Bungkam Saat Dikonfirmasi Wartawan
Ketua DPC PJS Sibolga-Tapteng Berikan Dukungan Duka kepada Rekan Niali Mendrofa
Pelatihan Jurnalistik Tingkatkan Wawasan Insan Pers Tahun 2025
Hari Kebebasan Pers Sedunia 2025: DPW SWI Aceh Ingatkan Dampak Kecerdasan Buatan bagi Dunia Pers

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:01 WIB

Dukung Pemulihan Warga Binaan, Tim Binadik Lapas Narkotika Samarinda Ikuti Pelatihan Konselor Adiksi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:55 WIB

Tingkatkan Kesadaran Kesehatan, Dokter Lapas Narkotika Samarinda Sosialisasikan Tata Cara Minum Obat yang Benar

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:40 WIB

Dukung Pemulihan Warga Binaan, Tim Binadik Lapas Narkotika Samarinda Ikuti Pelatihan Konselor Adiksi

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:57 WIB

Implementasikan Arahan Presiden & 15 Program Aksi Menteri Imipas Kalapas Narkotika Samarinda Jalin Kerja Sama Dapur Sehat MBG

Senin, 26 Januari 2026 - 14:38 WIB

Cegah Pelanggaran Disiplin, Kalapas Narkotika Samarinda Sampaikan Larangan Judi Online Beserta Sanksinya

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:35 WIB

Bangun Soliditas Dan Hidup Sehat, Lapas Narkotika Samarinda Laksanakan Jalan Santai Bersama

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:58 WIB

Dukung Konservasi Sumber Air, Kalapas Narkotika Samarinda Bersama Jajaran Bersihkan Area Sekitar Lapas

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:51 WIB

Dorong Pembinaan Berbasis Vokasi, Kalapas Narkotika Samarinda Jalin Koordinasi dengan BPVP Samarinda

Berita Terbaru

Pemerintahan

Petugas Haji Aceh Dibekali Diklat, Wagub: Layani Jamaah dengan Hati

Selasa, 3 Feb 2026 - 00:27 WIB