PP IKAFENSY Dorong Percepatan Pembangunan Terowongan Geurutee, Kulu, dan Paro sebagai Akselerator Ekonomi Lintas Barat Selatan Aceh

REDAKSI 1

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 09:50 WIB

5043 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | Aceh Besar – Pengurus Pusat Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala (PP IKAFENSY) mendorong percepatan pembangunan tiga proyek strategis nasional, yaitu Terowongan Gunung Geurutee di Kabupaten Aceh Jaya serta Terowongan Gunung Kulu dan Paro di Kabupaten Aceh Besar. Ketiga proyek ini dinilai menjadi infrastruktur kunci dalam membuka keterisolasian wilayah, mempercepat arus logistik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan Lintas Barat Selatan (Barsela) Aceh.H Irmawan S.Sos MM Ketua Ikanfensy USK yang juga Anggota Komisi V DPR RI bersama Kabalai BPJN Aceh didampingi Munawar AR Ngohwan Anggota DPRA dan pengurus PP Ikafensy USK saat meninjau Lokasi Pembangunan Terowongan Gurutee Aceh Besar Kamis, 09/10/2025

Ketua Umum PP IKAFENSY, H. Irmawan, M.M., yang juga anggota DPR RI Dapil Aceh I dan kini bertugas di Komisi V DPR RI, bersama jajaran pengurus pusat IKAFENSY—antara lain Ir. Zubir Husen, S.E., S.T. (Ketua Harian), Iskandar Daod, S.E., M.Si. (Wakil Ketua), Ammar Fuad, S.E., M.M. (Wakil Ketua), Ubaidillah M. Nur, S.E. (Sekjen), dan Munawar AR, S.Sos., M.Si. (Anggota DPRA F-PKB)—turut didampingi oleh Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Heri Yugiantoro, beserta jajaran, dalam peninjauan langsung ke lokasi rencana pembangunan terowongan Geurutee.

> “Ini bukan sekadar proyek infrastruktur. Ini adalah solusi terhadap tingginya biaya logistik, lambatnya distribusi barang, dan ancaman keselamatan di jalur Geurutee. Terowongan ini akan menjadi katalisator percepatan ekonomi Aceh,” ujar Irmawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ruas jalan di kawasan Gunung Geurutee selama ini dikenal sempit dan berisiko tinggi. Banyak kendaraan besar seperti truk CPO dan tangki BBM yang terpaksa melintasi jalur berkelok dan curam, bahkan beberapa kali terjadi kecelakaan fatal. Baru-baru ini, tiga kendaraan dilaporkan jatuh ke jurang, menyebabkan korban jiwa.

Menurut Irmawan, kondisi tersebut telah lama menjadi penghambat utama kelancaran arus barang dan jasa di wilayah Barat Selatan Aceh.

> “Biaya transportasi yang tinggi akibat medan jalan yang berat menurunkan daya saing ekonomi daerah. Dengan terowongan ini, waktu tempuh bisa dipangkas, konsumsi BBM menurun, dan efisiensi logistik meningkat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Irmawan menyebutkan bahwa jalur lama Geurutee nantinya tetap difungsikan sebagai jalur wisata dan untuk kendaraan pribadi, sementara terowongan difokuskan bagi kendaraan logistik dan truk besar agar arus distribusi lebih aman dan lancar.

PP IKAFENSY juga menegaskan bahwa rencana pembangunan ini telah melalui kajian akademik dan teknis yang komprehensif, dan hasilnya menunjukkan kelayakan ekonomi yang tinggi. Oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi mempercepat realisasi proyek tersebut.

> “Pembangunan terowongan ini adalah investasi masa depan Aceh. Ia akan membuka akses ekonomi baru, memperkuat konektivitas antarwilayah, dan menciptakan efek berganda bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Irmawan.

PP IKAFENSY berharap pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, serta seluruh elemen masyarakat dapat mendukung percepatan proyek ini sebagai wujud nyata pembangunan inklusif dan berkelanjutan di Tanah Rencong.

 

Berita Terkait

5 CPNS Rutan Tanjung Paparkan Gagasan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Pemasyarakatan
Brando Hutahaean Serahkan Bantuan Drumband Lengkap dari Alumni ke UPTD SD Negeri Pardomuan Nauli
Tanamkan Nilai Pancasila, Rutan Tanjung Rutin Gelar Upacara Kesadaran Berbangsa dan Bernegara
Pasca Insiden Perbaungan, KAI Divre I Sumut Perkuat Keselamatan di Perlintasan Sebidang
Seleksi MagangHub Batch I Angkatan II, Rutan Labuhan Deli Uji Kompetensi Dan Motivasi Peserta
Bupati Pidie Jaya Terima Dividen Bank Aceh Rp2,07 Miliar dan Zakat Perusahaan Rp400 Juta, Tegaskan Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Patroli Rutin Timsus Dayok Mirah Polres Pematangsiantar Amankan Dua Sepedamotor Knalpot Brong
Ciptakan Situasi Kondusif Polres Pematangsiantar Patroli BLP 

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:07 WIB

Mendengar Kisah Pilu 5 Anak yang Ditinggalkan Orang Tuanya, Polisi Pidie Jaya Ulurkan Bantuan*

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Kapolres Pidie Jaya Terima Silaturahmi Pimpinan Cabang Bank Aceh Syariah Meureudu, Perkuat Sinergi untuk Keamanan dan Pelayanan Masyarakat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:08 WIB

*PATROLI PERINTIS PRESISI POLRES PIDIE JAYA HADIR DI TENGAH MASYARAKAT YANG BERLIBUR AKHIR PEKAN DI KAWASAN WISATA PANTAI.*

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:17 WIB

*Polsek Bandar Baru Perkuat Sinergitas dengan Geuchik dan Tuha Peut Melalui Sosialisasi Harkamtibmas

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:45 WIB

Kapolres Pidie Jaya Hadiri Peresmian Jembatan Perintis Garuda, Perkuat Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat*

Senin, 27 Juli 2026 - 14:46 WIB

Satresnarkoba Polres Pidie Jaya Dalam Sepekan ini Berhasil Menyerahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Ganja ke Kejaksaan Negeri Pidie Jaya*

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:09 WIB

Pemkab Pidie Jaya Beri Tanggapan Resmi Terkait Laporan ke KPK

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:35 WIB

Polsek Jangka Buya Fasilitasi Mediasi Kasus Penganiayaan Ringan, Sengketa Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Berita Terbaru