BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, BPBD dan Dinsos Aceh Besar Perkuat Kesiapsiagaan; Pohon Tumbang Terjadi di Baitussalam

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Minggu, 23 November 2025 - 23:54 WIB

20212 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES iNEWS Investigasi | Aceh Besar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Aceh. Kondisi atmosfer yang labil, pertumbuhan awan cumulonimbus, dan penguatan angin belokan diperkirakan memicu hujan lebat, angin kencang, hingga potensi banjir dan pohon tumbang di sejumlah daerah.

Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda menyebutkan bahwa Aceh Besar masuk dalam wilayah siaga hidrometeorologi.
“Pertumbuhan awan konvektif meningkat dalam tiga hari terakhir. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti informasi resmi BMKG,” jelasnya.

BPBD Aceh Besar Siaga 24 Jam

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti peringatan BMKG, Kalaksa BPBD Aceh Besar memastikan seluruh pos dan personel dalam status siaga tinggi.
“Kami siap merespons cepat setiap kejadian, terutama dalam kondisi cuaca yang tidak stabil,” tegasnya.

Kesiapsiagaan ini kembali diuji dengan kejadian pohon tumbang yang terjadi Minggu, 23 November 2025, sekitar pukul 19.05 WIB di Desa Labui, Kecamatan Baitussalam. Informasi diterima dari warga bernama Syahbit Maulia, 26 tahun.

Menurut laporan resmi Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar, pohon tumbang tersebut menghalangi jalan lintas antar-gampong dan mengganggu aktivitas masyarakat. Petugas Damkar Pos Induk Sibreh segera meneruskan laporan ke Pos Kajhu untuk tindakan cepat.

“Setiba di lokasi, petugas langsung melakukan pemotongan dan pembersihan. Pukul 19.45 WIB jalur sudah kembali normal,” tulis operator Pusdalops dalam laporan harian.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Plt Kadis Sosial Aceh: “Kita Tidak Boleh Lengah Menghadapi Cuaca Ekstrem”

Plt Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, SE., MM., menegaskan bahwa kesiapsiagaan harus menjadi prioritas mengingat intensitas hujan yang meningkat di berbagai wilayah Aceh.

“Kita tidak boleh lengah menghadapi cuaca ekstrem. Dinas Sosial Aceh telah memastikan ketersediaan logistik darurat, termasuk makanan siap saji, perlengkapan keluarga, dan kebutuhan dasar lainnya. Begitu BPBD melaporkan adanya dampak bencana, tim kami langsung bergerak,” ujarnya.

Chaidir menambahkan bahwa Dinas Sosial terus memperkuat koordinasi dengan Dinsos kabupaten/kota dan seluruh jejaring Tagana.
“Tagana di seluruh Aceh berada dalam kondisi standby. Prinsip kami sederhana: sigap, cepat, tepat, dan humanis dalam melayani masyarakat terdampak.”

Sub Koordinator PSKBA Dinsos Aceh, Yanyan Rahmad: “Logistik dan SDM Kami Siap Digelar Kapan Saja”

Sub Koordinator PSKBA Dinas Sosial Aceh, Yanyan Rahmad,A.Ks,. M.Si menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan pemetaan daerah rawan dan menyiapkan tim untuk mendukung BPBD, Dan Lembaga Terkait Lainya ketika situasi memburuk.

“ Buffer Stok logistik kami sudah siaga Disetiap Gudang Kab/Kota. Begitu ada kebutuhan dari lokasi , kami langsung salurkan. Dapur umum lapangan dan personel Tagana juga telah disiapkan untuk digelar kapan saja dibutuhkan,” ujar Yanyan.

Ia menegaskan bahwa kejadian pohon tumbang di Aceh Besar malam ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem bisa memicu insiden tiba-tiba.
“Peristiwa seperti ini memang terlihat kecil, tapi bisa berdampak besar jika tidak ditangani cepat. Karena itu, koordinasi antarinstansi sangat penting.”

Imbauan Bersama kepada Masyarakat

BMKG, BPBD, dan Dinas Sosial Aceh Besar meminta masyarakat untuk tetap siaga, mengurangi aktivitas di bawah pohon besar saat angin kencang, serta segera melapor jika melihat potensi bahaya.

“Jangan abaikan tanda-tanda alam. Laporkan cepat, dan hindari penyebaran informasi yang tidak jelas,” tegas BPBD.

Dengan sinergi lintas sektor ini, pemerintah Aceh berharap mampu meminimalkan dampak cuaca ekstrem dan memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. *[Yahbit]

Berita Terkait

Petugas Haji Aceh Dibekali Diklat, Wagub: Layani Jamaah dengan Hati
Kebakaran Lahan di Leupung Aceh Besar, BPBD Bergerak Cepat Padamkan Api
22 Personel Polres Aceh Besar Terima Tanda Kehormatan Satya Lancana Pengabdian
HUT ke-45 Panca Marga, Pemuda Panca Marga Lhokseumawe Tunjukkan Kekompakan dan Kedisiplinan
Wali Kota Lhokseumawe Peringatkan Pengusaha: UMP Aceh 2026 Wajib Dijalankan, Langgar Siap Dipidana
Aliansi Pers Aceh Gelar Investigasi Besar-besaran Rehab Rekon Pasca Banjir
Kemensos Gas Pemulihan Pascabencana Aceh Utara, Gus Ipul: Warga Harus Bangkit, Bukan Sekadar Bertahan
Tinjau RSU Arun, Wali Kota Lhokseumawe Soroti Overload Pasien

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:35 WIB

PT KAI Divre I Sumut Layani 233 Ribu Penumpang Selama Januari 2026, KA Siantar Ekspres Perkuat Konektivitas Ekonomi Enam Wilayah

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:23 WIB

Sepanjang 2025, PT KAI Daop 5 Purwokerto Sertipikasi Aset Tanah Senilai Rp499 Miliar

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:03 WIB

Dari Bogor, Mualem–Dek Fadh Perkuat Konsolidasi Pusat–Daerah Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:11 WIB

Wabup Toba dan Wakapolres Toba Pimpin Gelar Pasukan Operasi Keselamatan

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:08 WIB

Bapas Kelas I Palangka Raya Mengikuti Sosialisasi Penginputan Data Laporan Pendampingan untuk Meningkatkan Kualitas Data

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:02 WIB

Tak Bisa Ditunda Lagi, DPRK Gayo Lues Desak Pemerintah Aceh Perbaiki Jalan Ketukah–Abdya

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:01 WIB

Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:49 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Siap Laksanakan Operasi Keselamatan Toba 2026

Berita Terbaru