TLii | SUMUT | LAPAS KLS 1 MEDAN
15/11/2025
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat reformasi birokrasi dengan menghadirkan inovasi teknologi terbaru bernama SIKOLING (Sistem Digital Kontrol Keliling). Program digital berbasis teknologi informasi ini dirancang untuk meningkatkan kualitas pengawasan, memperkuat transparansi, dan menghadirkan tata kelola pengamanan yang modern di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Kelas I Medan menjelaskan bahwa SIKOLING merupakan sistem yang merekam seluruh aktivitas kontrol keliling petugas secara real-time.

“Melalui penerapan SIKOLING, kita ingin menghadirkan solusi berbasis digital yang mampu meningkatkan kualitas pengawasan, memastikan disiplin regu jaga, sekaligus memberikan jaminan rasa aman bagi warga binaan, keluarga mereka, dan masyarakat luas,” ujarnya, Sabtu (4/10/2025).
Inovasi ini tidak hanya memperkuat sistem pengawasan internal, tetapi juga mendukung kebijakan nasional di bidang reformasi birokrasi serta sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo–Gibran, khususnya dalam penguatan pembangunan SDM, sains, dan teknologi.
Kepala Bagian Tata Usaha Lapas Kelas I Medan turut menegaskan bahwa penerapan SIKOLING berdampak positif terhadap peningkatan disiplin dan tanggung jawab petugas.
“Penerapan Sistem Digital Kontrol Keliling memberikan efek nyata dalam meningkatkan kedisiplinan serta akurasi data pengawasan,” jelasnya.
Manfaat sistem ini juga dirasakan langsung oleh jajaran Kepala Regu Pengamanan.
“Dengan SIKOLING, kegiatan kontrol area menjadi lebih efisien dan terpantau. Kami bisa memastikan seluruh area terjaga dengan optimal,” ujarnya, Rabu (22/10/2025).
Kepala Lapas Kelas I Medan, Herry Suhasmin, memberikan apresiasi atas hadirnya inovasi tersebut.
“Saya mendukung sepenuhnya proyek perubahan dalam bentuk inovasi SIKOLING. Ini adalah langkah nyata menuju tata kelola pengamanan yang modern dan profesional,” ungkapnya, Senin (27/10/2025).
Melalui implementasi SIKOLING, Lapas Kelas I Medan membuktikan bahwa transformasi besar dapat dimulai dari inovasi yang lahir di tingkat pelaksana. Langkah digitalisasi ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan untuk mewujudkan layanan pemasyarakatan yang adaptif, akuntabel, Dan berstandar tinggi, Tegasnya.
(***)



























