TLii|Aceh|Minggu, 23 November 2025 — Kontingen Muay Thai Busoe Lhokseumawe berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pra Pekan Olahraga Aceh (Prapora) Muay Thai 2025 yang digelar di Banda Aceh. Dari sejumlah atlet yang diturunkan, muaythai busoe Lhokseumawe sukses mengamankan 7 tiket menuju PORA Aceh Jaya 2026.
Salah satu hasil terbaik datang dari Alviona Putika Husna, atlet kelas 45 kg putri U-23, yang berhasil mempersembahkan medali emas sekaligus memastikan diri melaju ke PORA 2026. Sementara itu, Muhammad Raisil Fardhi, atlet kelas senior elit 57 kg putra, meraih medali perunggu dan juga mendapatkan tiket PORA. Raisil, yang saat ini berstatus mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe jurusan Teknik Mesin, menjadi salah satu kebanggaan daerah, Raisil akan berjuang dipora Aceh jaya, tahun 2026 bersama atlit fight muaythai busoe Lhokseumawe lainnya, seperti fight senior elit 60kg putra, fight 51kg putra.
Tidak hanya dari nomor tanding, muaythai busoe Lhokseumawe juga meloloskan atlet pada kategori seni, yakni Way Kru, Muay Boran, dan Muay Dance kelas senior putra.
Ketua Umum Muay Thai Busoe Lhokseumawe, Ramazani, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menjelaskan bahwa sejak proses penyaringan atlet yang berlangsung dari Juli hingga November, pihaknya mengirimkan 11 atlet ke arena Prapora, dan 10 di antaranya berhasil lolos ke PORA Aceh Jaya 2026.
“Alhamdulillah, dari berbagai kendala fisik hingga benturan jadwal kuliah para atlet, kita tetap mampu meloloskan 10 atlet terbaik untuk bertanding di PORA nanti,” ujar Ramazani.
Ramazani juga turut menyoroti dedikasi salah satu wasit juri daerah, Lutfi Al-Firman, yang juga berstatus mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe dan saat ini sedang menjalani praktik kuliah di PT Pupuk Iskandar Muda. Meski memiliki kesibukan akademik, Lutfi tetap hadir dan bertugas sebagai wasit pada ajang Prapora demi mendukung perkembangan atlet-atlet Muay Thai Aceh.
“Dengan segala keterbatasan waktu kuliah yang ia miliki, Lutfi tetap terpanggil hadir untuk menjadi wasit di Prapora.
Pada kesempatan lain Taufik Akbar-Abu siwah sebagai salah seorang panitia pelaksana Pra-pora aceh tahun 2025, sekaligus ketua Bimpres-bimbingan prestasi muaythai Aceh berharap kepada seluruh atlit pengcab muaythai kabupaten-kota seluruh Aceh, yang telah berjuang hingga lolos ke pora, untuk terus meningkatkan disiplin latihan, hingga bisa meraih yang terbaik di pora aceh jaya 2026 nantinya.(Rz)



































