
TLii | ACEH | GAYO LUES – Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Gayo Lues yang juga Pengulu Kampung Ulun Tanoh, Suhardinsyah, terus mendorong pengembangan tanaman tembakau lokal di wilayahnya. Hal itu ia tunjukkan dengan mengelola langsung lahan tembakau miliknya di Dusun Blang Geluni, Kampung Ulun Tanoh, Kecamatan Kutapanjang, Gayo Lues.
Penanaman tembakau lokal di areal seluas 8 rante (kurang lebih setengah hektare) tersebut dimulai pada akhir bulan September 2025. Di atas lahan itu, Suhardinsyah menanam sekitar 5.000 batang tembakau dengan jarak tanam 50 sentimeter.
“Ini tembakau Gayo lokal. Saya ingin mengajak sekaligus mengedukasi petani lain bahwa komoditas ini punya prospek bagus bila dikelola serius,” ujar Suwardi di sela-sela aktivitasnya di kebun.
Ia menjelaskan, hingga saat ini modal yang dikeluarkan untuk mengelola lahan tersebut berkisar Rp3 juta tanpa penggunaan mulsa.
“Kalau memakai mulsa, modal awalnya bisa sampai sekitar Rp5 juta. Jadi petani bisa menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing,” terangnya.
Untuk proses panen nanti, Suhardinsyah berencana menggunakan peralatan sederhana dan masih dilakukan secara manual.
“Kita panen pakai pisau biasa saja. Yang penting adalah ketelitian saat memetik dan menata daun, karena itu sangat menentukan kualitas tembakau,” jelasnya.
Suhardinsyah berharap, keberadaan kebun tembakau miliknya dapat menjadi percontohan bagi petani di Gayo Lues dan sekitarnya. Ia menilai, tembakau Gayo bisa menjadi salah satu sumber pendapatan tambahan bagi keluarga petani jika digarap dengan baik.
“Melalui Apdesi, kita akan terus mendorong pemerintah kampung agar memberi ruang pada program-program pertanian seperti tembakau ini. Harapan saya, semakin banyak petani yang tertarik menanam tembakau Gayo, sehingga ekonomi masyarakat bisa ikut terangkat,” tutupnya.

Sementara itu, Joko Ansari, S.H., Anggota Polri berpangkat Aiptu juga merangkap sebagai anggota Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Cabang Gayo Lues yang pernah menerima piagam Bupati Gayo Lues sebagai “Polisi Penggerak Ekonomi Rakyat Bidang Pertanian Tembakau Varietas Unggul Asli Gayo Lues, memberikan tanggapan dan apresiasi.
“ Kami atas nama APTI Gayo Lues memberikan apresiasi kepada setiap petani tembakau varietas unggul asli Gayo Lues yang ada di Gayo Lues, terutama terima kasih kepada Ketua DPC APDESI Gayo Lues yang sudah ikut serta berperan sebagai petani penggerak ekonomi kerakyatan bidang pertanian tembakau varietas unggul asli Gayo Lues. Kalau bukan kita petani Gayo Lues yang mematenkan tembakau unggulan kita ini, siapa lagi?, Harapan kami, dengan adanya kolaborasi antara APDESI Gayo Lues dengan APTI Gayo Lues, semoga pertanian tembakau lokal kita ini semakin berkembang dan meningkatkan pendapatan masyarakat bahkan meningkatkan PAD Gayo Lues,” jelas Joko.


































