TAGANA dan TKSK Bergerak Cepat Tangani Banjir, Wakil Bupati Aceh Besar Cek. Kesiapan

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Kamis, 27 November 2025 - 17:07 WIB

5059 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAGANA dan TKSK Bergerak Cepat Tangani Banjir, Wakil Bupati Aceh Besar Cek. Kesiapan, Kamis (27November 2025)

TIMELINES iNEWS Investigasi | Aceh Besar — Hujan deras yang mengguyur wilayah Aceh Besar sejak Selasa sore mengakibatkan dua gampong di Kecamatan Kuta Baro terendam banjir pada Kamis dini hari (27/11/2025). Air mulai memasuki kawasan pemukiman sekitar pukul 03.00 WIB, merendam rumah warga di Gampong Lampoeh Keudee dan Lam Glumpang. Meskipun listrik padam dan sinyal telepon seluler terputus di sejumlah titik, warga memilih bertahan di rumah karena kondisi dinilai masih aman dan terkendali.

Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. H. Syukri A. Jalil, Didampingi Kalak BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, S.Sos., M.Si. turun langsung ke lokasi banjir untuk mengecek kekuatan personel dan memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang bekerja di lapangan dan menekankan pentingnya ketulusan dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
“Laksanakan tugas dengan baik. Apa yang kita emban adalah tugas mulia. Jalankan dengan keikhlasan dan ketulusan. Kekompakan adalah kunci kesuksesan,” ujarnya saat memantau lokasi banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Banjir yang terjadi kali ini disebabkan oleh curah hujan tinggi yang berlangsung tanpa henti sejak malam sebelumnya. Genangan air memasuki halaman hingga ke beberapa ruang dalam rumah warga, menyebabkan kerusakan pada sejumlah barang dan membuat aktivitas masyarakat terganggu. Kondisi di pagi hari cukup menyulitkan warga karena beberapa titik masih tergenang dan belum menunjukkan tanda-tanda surut sepenuhnya.

Di Gampong Lampoeh Keudee, terdapat tujuh rumah yang terdampak banjir, di antaranya milik Geuchik Armia, M. Yusup, Alm. Hamdani, Ardiansyah, Sanusi, Abd. Hamid, dan Zainudin. Sementara itu, lima rumah di Gampong Lam Glumpang turut terendam, yakni milik Ridwan MK, Fajri Azmi, Ibu Nursyiah, Ardi Mauliansyah, dan Nurul Afriani. Secara keseluruhan, 12 rumah mengalami dampak banjir.

Meski menghadapi kondisi listrik padam dan sulitnya akses komunikasi, warga tetap menunjukkan ketabahan dan memilih bertahan di rumah masing-masing. Tidak ada warga yang mengungsi, dan seluruh situasi masih berada dalam tahap aman. Namun demikian, kondisi ini tetap memerlukan kehadiran dan respons cepat dari pihak terkait, khususnya dalam memastikan keselamatan warga serta menangani kebutuhan mendesak.

Kepala Dinas Sosial Aceh Besar melalui Kabid Limjamsos, Munawar, S.Sos., MM., menegaskan bahwa kendala sinyal tidak menghambat koordinasi tim. Seluruh anggota Tagana telah dibekali Handy Talky (HT) sehingga komunikasi tetap stabil dan efektif meskipun jaringan seluler terganggu. Penggunaan HT menjadi instrumen penting dalam respons cepat kebencanaan.

Tim gabungan dari Tagana Aceh Besar dan TKSK Kecamatan Kuta Baro bergerak cepat sejak pagi untuk melakukan pendataan dan pengecekan kondisi warga. Koordinator Tagana Aceh Besar, Ridwan MK, yang juga menjadi salah satu warga terdampak, tetap memimpin langsung proses penanganan. “Alhamdulillah, kami semua aman. Semoga penanganan banjir ini berjalan efektif,” ujarnya kepada wartawan saat proses pendataan berlangsung.

Pendataan dilakukan dari rumah ke rumah untuk memastikan kondisi setiap keluarga terdampak. Tim mencatat kerusakan, kebutuhan mendesak, serta potensi risiko lanjutan yang mungkin muncul. Data ini menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan awal serta penyaluran bantuan.

Sementara itu, Syahrul Rozi, TKSK Kecamatan Kuta Baro, menekankan pentingnya pendataan cepat dan akurat. “Dengan data yang jelas, kita dapat memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Selain melakukan pendataan, tim meminta warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat cuaca yang masih tidak stabil. Tantangan berupa listrik padam dan sinyal minim tidak mengurangi kesigapan tim gabungan dalam memberikan layanan sosial dan pendampingan di lapangan.

Hingga berita ini diterbitkan, tidak ada laporan mengenai korban jiwa atau warga yang harus mengungsi. Pemerintah daerah bersama unsur kebencanaan terus memantau perkembangan cuaca dan menyiapkan langkah lanjutan sesuai arahan pimpinan. Sementara itu, warga diminta tetap berhati-hati dan menjaga keselamatan diri serta keluarga.*[Yahbit]

Berita Terkait

Disporapar Hadirkan Nuansa Baru di CFD Kota Langsa Lewat Fashion Show Wastra dan Seni Lukis Budaya
Peringati HDDS 2026 dan Semarakkan CFD, PMI Kota Langsa Kumpulkan 62 Kantong Darah
CFD Kian Berwarna, Budaya, Kesehatan dan Aksi Kemanusiaan Menyatu di Lapangan Merdeka Langsa
Mahasiswa Psikologi IAIN Langsa Gelar “Gerak Ceria, Pikiran Bahagia” untuk Lansia Pascabanjir di Aceh Tamiang
PT Pekola dan FKIP Universitas Samudra Bersinergi Lestarikan Hutan Mangrove Langsa
RAKERKOT KONI Kota Langsa 2026 Rumuskan Strategi Menuju PORA XV
Rumah Zakat Berasama Kitabisa.com Salurkan Bantuan Pakan dan Pengobatan untuk Kucing Terdampak dan Penyintas Banjir
Bukan Sekadar Modal, LANA Minta Investasi Beri Manfaat Nyata

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bapas Kelas I Medan Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penularan Hantavirus bagi Pegawai

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:36 WIB

Bukti Kesiapan Sumut, Polresta Deliserdang Maksimalkan Pengamanan Final ASEAN U-19 Batang Kuis

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:10 WIB

Pendekatan Humanis, kapolsek Medan Labuhan Deli Ajak Tahanan Nobar Pertandingan Piala Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:30 WIB

Fungsi Ganda Stasiun Dolok Merangir: Angkut Penumpang KA Siantar Ekspres & Distribusi BBM

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:36 WIB

Lapas Binjai dan BRI Berbagi Praktik Baik, Masyarakat Siap Nikmati Layanan yang Lebih Berkualitas

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:04 WIB

Tim Medis Rutan Labuhan Deli Pimpin Skrining & Penyuluhan Kesehatan WBP di Ruang Moralitas

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:47 WIB

Dukung Kreativitas Warga Binaan, Lapas Perempuan Medan Turut Ramaikan Car Free Night Kota Medan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:34 WIB

Sinergi Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi & Yayasan Anugrah Insan Residivist, WBP Dilatih Jadi Barista

Berita Terbaru