TLii | BAPAS KLS I PALANGKA RAYA
22/10/2025
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Palangka Raya Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 Tahun 2025, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Palangka Raya mengikuti Upacara Peringatan Hari Ibu yang diselenggarakan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, Senin (22/12/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai serta Unit Pelaksana Teknis (UPT)

Pemasyarakatan se-Kalimantan Tengah.
Peringatan Hari Ibu Tahun 2025 mengusung semangat Indonesia Emas 2045 sebagai bentuk penghargaan atas peran strategis perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam pembangunan nasional.

Tema yang diangkat, “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045”, mengandung harapan besar agar perempuan Indonesia terus mampu berdaya, berkarya, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Hani Anggraini menyampaikan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifatul Choiri Fauzi. Dalam amanat tersebut ditekankan bahwa peringatan Hari Ibu bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum refleksi atas perjuangan panjang perempuan Indonesia dalam memperjuangkan hak, kesetaraan, dan keadilan. Perempuan Indonesia telah, sedang, dan akan terus menjadi motor penggerak perubahan dalam pembangunan nasional.
Sementara itu, Kepala Balai Pemasyarakatan Palangka Raya, Theo Adrianus, menyampaikan bahwa peringatan Hari Ibu menjadi pengingat akan pentingnya peran perempuan, baik sebagai aparatur sipil negara, istri dan ibu dalam keluarga, maupun sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki kontribusi besar dalam membangun nilai-nilai kemanusiaan.
“Melalui peringatan Hari Ibu ini, Bapas Palangka Raya berkomitmen untuk terus mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan,” ujar Theo Adrianus.
Peringatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat semangat kebersamaan serta mendorong peran aktif perempuan dalam mendukung terwujudnya Pemasyarakatan yang humanis dan berkeadilan, Terangnya.
(***)

































