Hukum Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas: Peran Generasi Muda Mengawal Keadilan

PUTRI RAHMAWATI

- Redaksi

Senin, 15 Desember 2025 - 17:50 WIB

5082 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto istimewa sang penulis pangeran Apriansyah)

TIMELINES INEWS INFESTIGASI

Penulis: Pangeran Apriansyah , Nim : 4112511258, Mahasiswa Universitas Bangka Belitung Fakultas Hukum

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fenomena ketimpangan penegakan hukum kembali mengusik rasa keadilan publik. Berbagai kasus yang viral di media sosial menunjukkan ironi yang berulang: masyarakat kecil dapat dengan cepat diproses hukum atas pelanggaran ringan, sementara perkara yang melibatkan elite justru berjalan lambat, berbelit, bahkan berakhir tanpa kejelasan. Situasi ini memunculkan pertanyaan mendasar: apakah hukum masih ditegakkan untuk keadilan, atau telah tunduk pada kekuasaan?

Padahal, secara konstitusional prinsip equality before the law telah dijamin sebagai fondasi negara hukum. Setiap warga negara seharusnya diperlakukan sama di hadapan hukum, tanpa memandang status sosial, ekonomi, maupun kedudukan politik. Namun dalam praktik, prinsip tersebut kerap berhenti pada tataran normatif. Penegakan hukum yang tebang pilih menegaskan bahwa persoalan utama bukan terletak pada kekurangan regulasi, melainkan pada lemahnya integritas, independensi, dan keberanian aparat penegak hukum dalam menghadapi kepentingan kekuasaan.

Kondisi inilah yang membuat kepercayaan publik terhadap hukum terus tergerus. Ketika hukum tampak keras terhadap yang lemah, tetapi lunak terhadap yang kuat, maka hukum kehilangan legitimasi moralnya. Dalam situasi seperti ini, keadilan tidak lagi dipersepsikan sebagai nilai yang hidup, melainkan sebagai slogan kosong dalam teks undang-undang.

Di tengah realitas tersebut, peran generasi muda menjadi semakin krusial. Dengan akses luas terhadap informasi dan kekuatan media digital, generasi muda memiliki posisi strategis sebagai pengawas sosial (social watchdog). Media sosial dapat menjadi alat kontrol publik yang efektif apabila digunakan secara kritis, faktual, dan bertanggung jawab untuk mengawal proses penegakan hukum.

Namun, pengawalan ini tidak boleh berhenti pada sekadar membagikan konten atau membentuk opini sesaat. Generasi muda perlu memastikan bahwa isu-isu hukum yang viral terus mendapat perhatian publik hingga proses hukum berjalan secara transparan dan akuntabel. Tekanan publik yang konsisten terbukti mampu mendorong aparat penegak hukum untuk bekerja lebih profesional, terbuka, dan berhati-hati dalam mengambil keputusan.

Meski demikian, pengawalan isu hukum harus dibarengi dengan literasi hukum yang memadai. Generasi muda dituntut untuk tidak mudah terprovokasi, tidak menyebarkan disinformasi, serta tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Sikap kritis yang berlandaskan etika dan pemahaman hukum akan menjadikan suara publik sebagai kekuatan moral, bukan sebagai alat persekusi.

Pada akhirnya, keadilan bukan semata tanggung jawab negara dan aparat penegak hukum, tetapi juga seluruh warga negara. Bagi generasi muda, mengawal isu-isu hukum secara konsisten dan bertanggung jawab merupakan bentuk partisipasi nyata dalam menjaga marwah hukum dan demokrasi. Tanpa pengawalan kritis dari publik terutama generasi muda hukum berisiko terus menjadi alat kekuasaan, bukan pelindung keadilan.

Berita Terkait

Kekosongan Kepemimpinan di Bangka Barat Bukan Soal Jabatan, Tetapi Hilangnya Keberanian Memimpin.
Pers Pilar Keempat Demokrasi: Masihkah Menjadi Penjaga Kebenaran?
“Tak Dapat Dana Bantuan Sosial, Geusyik Dituding Pilih Kasih dan Balas Jasa Politik”
‎Betungkah: Perlawanan Terhadap Kerusakan Alam Dari Pesisir Bangka
MBG: Mesin Ekonomi Desa, Strategi Ketahanan Nasional, dan Tantangan Tata Kelola Program Raksasa
Demokrasi di Bulan Suci Ramadhan
Meugang dan Ziarah: Mengikat Silaturahmi Hingga ke Alam Kubur
Ricky (Direktur Perumdam TS) : PAM/PDAM Juga Korban Bencana yang Harus Dipulihkan di Gayo Lues

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:24 WIB

Semarak Hari Raya Idul Adha 1447 H, Rutan Tanjung Pura Laksanakan Pemotongan Hewan Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:18 WIB

Rayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rutan Tanjung Pura Laksanakan Sholat Berjamaah Bersama Warga Binaan

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:11 WIB

Tingkatkan Keamanan dan Ketertiban, Karutan Tanjung Pura Pimpin Razia Blok Hunian Warga Binaan

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:43 WIB

Shalat Iduladha di Lapas Perempuan Medan Berlangsung Khidmat, Warga Binaan Diajak Maknai Keikhlasan

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:03 WIB

Sholat Iduladha Berlangsung Khidmat di Lapas Pemuda Langkat, Warga Binaan Ikuti Tausiyah Muhammad Ridwan

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:12 WIB

Sambut Iduladha 1447 H, PMT Salurkan Empat Ekor Sapi Kurban Untuk Masyarakat Pesisi

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:16 WIB

Polres Pematangsiantar Amankan Pemiliki Sabu 1,35 Gram

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:30 WIB

Polres Pematangsiantar Laksanakan Pengamanan Ibadah Sholat Idul Adha 1447 H di Empat lokasi

Berita Terbaru