Ketum HMI Komisariat FKIP USK, Rivaldi.Mengecam Pernyataan Kepala BNPB Yang dinilai Mengabaikan Penderitaan Rakyat Sumatra – Aceh

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025 - 00:41 WIB

2057 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES iNEWS Investigasi | BANDA ACEH – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat FKIP Universitas Syiah Kuala menyampaikan kecaman keras terhadap pernyataan Kepala BNPB yang menyebut kondisi bencana di Sumatra—khususnya Aceh—sebagai “mencekam tapi membaik” dan “belum masuk parameter bencana nasional.”

Bagi HMI FKIP USK, pernyataan tersebut tidak hanya keliru, tetapi juga melukai hati masyarakat yang sedang bertahan dalam situasi darurat.
Kondisi Lapangan Berbanding Terbalik dengan Pernyataan Resmi

Ketua Umum HMI Komisariat FKIP USK, Rivaldi, menegaskan bahwa kondisi nyata di lapangan masih sangat jauh dari kata membaik. Hujan belum reda, tanah masih labil, dan banyak wilayah terisolir akibat banjir dan longsor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di Aceh hari ini, ada gampong-gampong yang benar-benar terputus total. Anak-anak menangis karena lapar, warga bertahan di atap rumah, relawan tidak bisa menembus lokasi karena akses hilang seperti disobek,” ujar Rivaldi melalui pers rilis yang diterima TLii, Sabtu 29 November 2025.

Ia menambahkan bahwa banyak masyarakat terjebak tanpa logistik, tanpa bantuan memadai, dan tanpa kepastian kapan pertolongan dapat mencapai lokasi.

Kritik untuk BNPB: ‘Apa yang Membaik?’

HMI FKIP USK menilai pernyataan BNPB sebagai bentuk ketidakpekaan terhadap situasi kemanusiaan.

“Ini pernyataan yang tidak punya empati. Tidak pantas keluar dari lembaga yang seharusnya berada di garis depan penyelamatan nyawa manusia. Apa yang membaik? Kami melihat sendiri warga kelaparan dan terjebak. Ini bukan statistik—ini manusia,” tegas Rivaldi.

Mendesak Penetapan Status Bencana Nasional

Berita Terkait

Pasca Bencana, Pemko Langsa Salurkan Bantuan Tunai dan Pangan Secara Menyeluruh
PT.Eliot Luther Indonesia Tembus Wilayah Paling Terisolir Di Bener Meriah, Bantuan Diserahkan Di Tengah Akses Putus Total
Penyaluran Bantuan Udara di Aceh Diperkuat: 29 Sorti Pesawat dan Helikopter Distribusikan Logistik ke Wilayah Terisolir
Kepala Kantor Pos Ingin Jaya Komit Layani Warga Secara Humanis, BLTS Didistribusikan di 37 Gampongp
Yayasan Sirajul Rahim Buka Posko Donasi untuk Korban Banjir Aceh 5–15 Desember 2025
Solidaritas Santri dan Alumni: MUQ Pagar Air Galang Bantuan Darurat untuk Korban Banjir Aceh
Madrasah Ulumul Qur’an (MOQ) Pagar Air Aceh Gelar MUQ Pedili: Open Donasi 3–10 Desember 2025 untuk Korban Banjir, Aceh Aceh Besar
Pasca Bencana Banjir dan Tanah Longsor, Pemko Langsa Salurkan Bantuan Tunai dan Pangan

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:12 WIB

Lapas Perempuan Medan Gelar Tes Urine Berkala untuk Pegawai Dan Warga Binaan

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:42 WIB

Dirjen Pemasyarakatan, Dan Ka’rutan  labuhan Deli Serta Rombongan lainya  Tinjau Langsung Ke UPT Terdampak Banjir Di Sumatera Utara

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:16 WIB

Dalam Keadaan Terendam Banjir, Dirjenpas Kunjungi Lapas Narkotika Langkat, Pastikan Pelayanan Bagi Warga Binaan Terpenuhi

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:07 WIB

Lapas Padangsidimpuan Gelar Pengajian Jumat Rutin, Ustadz M. Ali Subur Harahap Sampaikan Kajian tentang Syarat Sah Shalat

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:21 WIB

Kejati Sumut Kunjungan Kerja ke Kantor Kejari Toba

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:11 WIB

Dirjen Pemasyarakatan Tinjau Lapas Kelas I Medan, Pastikan Situasi Aman Dan Terkendali

Jumat, 5 Desember 2025 - 08:47 WIB

Hadir Untuk Masyarakat: Polda Sumut Bersihkan Sekolah dan Masjid Terdampak Longsor di Garoga

Jumat, 5 Desember 2025 - 08:41 WIB

Polri Dirikan Posko Kesehatan, Keamanan hingga Dapur Lapangan untuk Warga Terdampak Banjir Tapsel

Berita Terbaru