PKS Aceh Tanam Padi Perdana Musim Gadu di Aceh Besar, Dorong Kesejahteraan Petani

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:58 WIB

50129 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PKS Aceh Tanam Padi Perdana Musim Gadu di Aceh Besar, Dorong Kesejahteraan Petani

PKS Aceh Tanam Padi Perdana Musim Gadu di Aceh Besar, Dorong Kesejahteraan Petani

TLII>>ACEH BESAR – Dalam rangka memperingati Milad ke-24, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh melakukan penanaman padi perdana musim gadu di Gampong Blang Cut, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Aceh Besar, Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen PKS Aceh dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kesejahteraan petani melalui sektor pertanian.

PKS Aceh Tanam Padi Perdana Musim Gadu di Aceh Besar, Dorong Kesejahteraan Petani

Penanaman padi dipimpin langsung Ketua DPW PKS Aceh, Ismunandar ST, bersama masyarakat dan kelompok tani setempat. Dalam kesempatan itu, Ismunandar menegaskan sektor pertanian harus mampu menjadi penopang utama ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Menurutnya, musim tanam gadu memiliki peran penting dalam menjaga produktivitas pangan daerah. Karena itu, inovasi dan modernisasi pertanian perlu terus didorong agar hasil panen meningkat dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi petani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertanian harus mampu menjadi sektor yang mensejahterakan masyarakat. Dengan inovasi dan pengelolaan yang baik, petani bisa memperoleh penghasilan yang lebih menjanjikan,” kata Ismunandar.

Pada kegiatan tersebut, proses penanaman padi juga menggunakan alat modern Rice Transplanter yang dinilai mampu mempercepat proses tanam serta meningkatkan efisiensi kerja petani di lapangan.

Selain fokus pada peningkatan hasil panen, Ismunandar turut menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian. Ia berharap anak-anak muda mulai melihat pertanian sebagai sektor usaha yang memiliki prospek besar dan menjanjikan.

Menurutnya, pertanian modern tidak hanya membutuhkan tenaga kerja, tetapi juga kemampuan kewirausahaan, manajemen keuangan, hingga penguasaan teknologi. Dengan pendekatan tersebut, sektor pertanian diyakini mampu melahirkan petani muda yang mandiri dan berdaya saing.

Sementara itu, Ketua Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan DPW PKS Aceh, Zulfikar Aziz, mengatakan pihaknya memberi perhatian khusus terhadap penguatan ketahanan pangan, terutama melalui sektor pertanian padi, mengingat Aceh Besar merupakan salah satu lumbung pangan di Provinsi Aceh.

“Kita fokus membangun kegiatan yang membangkitkan semangat ketahanan pangan, salah satunya melalui sektor pertanian padi,” ujar Zulfikar Aziz.

Ia juga mengungkapkan PKS Aceh turut mendorong skema dana bergulir melalui koperasi wanita tani. Program simpan pinjam tersebut diharapkan dapat membantu petani memperoleh modal usaha untuk membeli pupuk dan kebutuhan pertanian lainnya.

Menurut Zulfikar, selama ini banyak petani terpaksa meminjam modal dari tengkulak karena keterbatasan biaya produksi. Kondisi tersebut menyebabkan hasil panen yang diperoleh petani tidak dapat dinikmati secara maksimal.

“Melalui koperasi wanita tani, anggota bisa mengambil simpan pinjam untuk kebutuhan pertanian. Jadi petani tidak lagi terlalu bergantung pada tengkulak,” katanya.

Selain itu, PKS Aceh juga melakukan pembinaan secara personal kepada para petani agar pengelolaan usaha pertanian menjadi lebih baik dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan tersebut, PKS Aceh berharap semangat petani terus meningkat dan produktivitas pertanian di Aceh Besar semakin kuat dalam mendukung kedaulatan pangan daerah.

Berita Terkait

Kalapas Kelas IIB Tebing Tinggi Bahtiar Sembiring Hadir Dukung Penguatan Kolaborasi Antarinstansi Rabu
Kalapas Narkotika Samarinda Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Kemenimipas dan Kick Off Hari Bakti ke-2 Tahun 2026 Secara Virtual
Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Lapas Narkotika Samarinda Kobarkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati
Sidang di Aula Bapas Palangka Raya Rabu 28/10/2026 Bahas Cermat Pemenuhan Syarat Administrasi dan Substantif
Upacara Khidmat di Halaman Kantor Bapas Rabu 28/10/2026 Ikuti Seluruh Pegawai dan Peserta Magang Tema Patriotik Gigih Berempati
Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026, dari Kanwil hingga Pimpasa Terbaik Nasional
Manfaatkan Lahan Jadi Sarana Pembelajaran Keterampilan Pertanian Bekal Hidup Mandiri Setelah Pembimbingan
Lapas Perempuan Medan Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi dan Kick Off Hari Bakti Kemenimipas ke-2 Tahun 2026 Secara Virtual
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:14 WIB

Kakanwil Ditjen Passumut Yudi Suseno: Transformasi Humanis Butuh Sinergi Pemda, APH, dan Mitra Kerja di Sumut

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:18 WIB

Lurah Bencongan Bangun Kolaborasi Warga, Sambut Ramadhan dengan Pawai Akbar

Senin, 19 Januari 2026 - 14:08 WIB

Imigrasi Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional Di Tangerang, 27 WNA Diamankan

Minggu, 10 Agustus 2025 - 20:39 WIB

IPPAFest Kembali Digelar, Menimipas Agus Andrianto Bangga Dengan Karya Warga Binaan

Minggu, 10 Agustus 2025 - 20:00 WIB

Hadir Langsung Kegiatan IPPA Fest 2025, Kalapas Pancur Batu Beri Dukungan Dan Apresiasi Karya Warga Binaan

Sabtu, 26 Juli 2025 - 20:31 WIB

Optimalisasi Kemandirian Ibu Hamil Cegah Stunting Melalui Inovasi Kukis Ikan Kembung

Sabtu, 11 Januari 2025 - 13:34 WIB

Miko Warga Binaan Kuasai Perdagangan Narkotika Lapas Tangerang Lama

Senin, 16 Desember 2024 - 20:41 WIB

Kemenkumham Targetkan Seluruh Layanan Publik Berbasis Digital pada Tahun 2025

Berita Terbaru