TLII>>Aceh Besar — Senyum yang telah lama hilang perlahan kembali merekah di wajah Putri Raisa, pasangan dari Bapak Zaini dan Ibu Nurmi di Desa Lambunot Tanoh, Kec Kuta Baro Kab Aceh Besar. Setelah hampir 4 tahun berjuang melawan penyakit Tumor yang ada di kaki Putri yang dideritanya, kini ia mendapatkan perhatian dan dukungan dari tim Rumah Zakat yang datang langsung menyambangi kediamannya pada Kamis, 15 Mei 2026.

Kedatangan tim relawan bukan sekadar kunjungan biasa. Mereka membawa bantuan kesehatan dari donatur Rumah Zakat, sekaligus memberikan harapan bagi Pak Zaini dan keluarganya yang selama ini hidup dalam keterbatasan.
Putri Raisa (13 tahun) dulu dikenal sebagai anak yang sangat riang dan rajin belajar. Tidak ada prestasi yang tidak didapatkan sejak di bangku sekolah dasar dari kelas satu sampai kelas 5. Setelah sejak Putri sakit dan sampai sekarang harapan untuk bisa berkumpul bersama teman-temanya baik di Sekolah maupun di tempat pengajian tidak dapat dilakukan lagi, aktivitas yang semakin terbatas akibat penyakit serius yang dideritanya. Pembengkakan yang terus terjadi pada kakinya membuat Putri kesulitan berjalan.
Bahkan, Putrii sudah beberapa kali berobat baik di puskesmas maupun di Rumah Sakit Provinsi untuk menjalani Kemoterapi. Dari ruang medis Pa Zaini sudah berkonsultasi dengan para dokter baik dokter anak dan lainya untuk dapat dilakukan penanganan secara maksimal. Namun hingga kini, kondisinya belum menunjukkan perubahan yang signifikan.
“Jangankan untuk berjalan, duduk saja susah ketika rasa sakit itu datang kepadanya,” ujar Putri lirih saat ditemui tim relawan.
Melihat kondisi tersebut, tim Rumah Zakat langsung melakukan asesmen kesehatan dan menyalurkan bantuan kesehatan guna membantu biaya perobatan Putri baik kebutuhan sehari-hari ataupun kebutuhan lainya.

“Kami datang untuk memastikan Putri Raisa tidak berjuang sendiri. Penyakit tumor kaki memang termasuk penyakit yang sangat serius, tetapi bukan berarti tidak bisa ditangani. Dengan penanganan yang tepat dan rutin, kondisi ini dapat dikontrol agar beliau bisa kembali beraktivitas,” ujar salah satu relawan Rumah Zakat di lokasi.
Kisah Putri Raisa menjadi pengingat bahwa masih banyak masyarakat di pelosok daerah yang belum mendapatkan akses layanan kesehatan secara memadai. Melalui program bantuan kesehatan ini, Rumah Zakat juga berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kondisi Putri sekaligus mengedukasi masyarakat sekitar mengenai pencegahan penyakit Tumor.
Keluarga bapak Zaini menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan para donatur dan relawan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Rumah Zakat dan para donatur yang sudah peduli dengan keluarga kami. Semoga ini menjadi awal kesembuhan dan harapan untuk terus berjuang agar Putri bisa cepat sembuh dari penyakitnya dan bisa bermain kembali dan berkumpul dengan teman-temanya yang sudah lama merindukanya,” ungkap keluarga Pak Zaini penuh haru.
Melalui program ini, Rumah Zakat mengajak masyarakat luas untuk turut mendukung bantuan kesehatan bagi para dhuafa penderita penyakit kronis di daerah terpencil. Setiap bantuan yang diberikan diharapkan dapat menjadi jalan kesembuhan sekaligus menghadirkan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan.



























