TLii | ACEH | GAYO LUES | BLANGKEJEREN — Derasnya banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, sejak akhir November 2025, telah meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat di wilayah pegunungan tersebut. Hingga 21 Desember 2025, bencana alam ini tercatat menelan lima korban jiwa, memaksa lebih dari 33.800 warga mengungsi, merusak ribuan rumah, menghancurkan lahan pertanian, serta memutus akses jalan vital yang mengisolasi sejumlah kecamatan.

Di tengah situasi darurat itu, sosok Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., tampil sebagai figur pemimpin lapangan yang tak mengenal lelah. Sejak hari pertama bencana, AKBP Hyrowo turun langsung ke lokasi terdampak, menembus hujan, lumpur, dan medan longsor demi memastikan keselamatan masyarakat.
Tidak hanya memimpin pengamanan dan evakuasi korban, AKBP Hyrowo juga berada di garis depan dalam koordinasi lintas sektor bersama TNI, BPBD, Basarnas, pemerintah daerah, serta relawan kemanusiaan. Ia memastikan distribusi logistik berjalan, pengungsian aman, dan jalur-jalur darurat dapat dibuka secepat mungkin untuk menghubungkan daerah yang terisolasi.
“Kehadiran Kepolisian harus dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama di saat mereka sedang menghadapi musibah,” menjadi prinsip yang terus dipegang AKBP Hyrowo selama penanganan bencana berlangsung.

Beberapa kecamatan di Gayo Lues sempat terputus total akibat tertimbun material longsor dan tergerus banjir bandang. Namun berkat kerja keras aparat dan relawan, akses perlahan mulai dibuka, meski ancaman cuaca ekstrem masih membayangi wilayah tersebut.
Di tengah kelelahan fisik dan tekanan situasi darurat, dedikasi AKBP Hyrowo menjadi sumber semangat bagi personel di lapangan dan harapan bagi masyarakat korban bencana. Kehadirannya bukan sekadar sebagai aparat penegak hukum, tetapi sebagai pemimpin yang hadir, peduli, dan berjuang bersama rakyatnya.
Bencana ini menjadi pengingat bahwa Gayo Lues, dengan kondisi geografis pegunungan yang rawan, membutuhkan kesiapsiagaan dan sinergi semua pihak. Namun di balik duka dan kerusakan, kisah pengabdian dan kemanusiaan terus menyala — salah satunya melalui dedikasi AKBP Hyrowo dalam menjaga keselamatan dan martabat masyarakat Gayo Lues. (AbdAziz)

Sumber: Humas Polres Gayo Lues


































