Banjir Terjang Jalur Kereta, KAI Daop 5 Purwokerto Terapkan Rekayasa Pola Operasi

RULI SISWEMI

- Redaksi

Minggu, 18 Januari 2026 - 09:58 WIB

50194 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | PT KAI DAOP 5 PURWOKERTO

18/01/2026

TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Purwokerto, 18 Januari 2026 PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa hingga Minggu (18/1), kondisi banjir di sejumlah wilayah operasional KAI mengalami peningkatan dengan bertambahnya titik terdampak, khususnya pada lintasan wilayah kerja Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kelancaran perjalanan kereta api.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menjelaskan bahwa curah hujan tinggi yang menyebabkan genangan air di lintasan membuat sebagian jalur belum dapat dilalui secara aman. Oleh karena itu, KAI terus melakukan pemantauan intensif serta pemeriksaan teknis menyeluruh guna memastikan keselamatan perjalanan.

“Keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan menjadi prioritas utama. Seiring bertambahnya titik banjir dan tingginya potensi keterlambatan, KAI melakukan rekayasa pola operasi, mulai dari pengalihan rute, pembatasan kecepatan, hingga pembatalan perjalanan kereta api agar risiko keselamatan dapat dihindari,” ujar As’ad.
Sebagai langkah penanganan, KAI mengerahkan petugas prasarana dan sarana untuk melakukan normalisasi lintasan, penguatan badan jalan rel, serta koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan instansi teknis lainnya dalam penanganan dampak banjir di sekitar jalur rel.

Berdasarkan evaluasi operasional terkini, KAI Daop 5 Purwokerto membatalkan perjalanan KA Kamandaka (Semarang Tawang–Purwokerto PP) dan KA Purwojaya (Gambir–Cilacap PP) untuk keberangkatan Minggu (18/1). Pembatalan dilakukan karena tingkat keterlambatan yang sangat tinggi serta kondisi lintasan yang belum memungkinkan untuk dilalui secara aman.

Selain itu, KAI juga memberlakukan pola operasi memutar untuk sejumlah kereta api, yakni:
KA Ganjil:
KA 3 (Anggrek) memutar via Semarang Tawang–Brumbung–Gundih–Solobalapan–Kroya–Cirebon
KA 41 (Sembrani) memutar via Semarang Tawang–Brumbung–Gundih–Solobalapan–Kroya–Cirebon
KA 31 (Pandalungan) memutar via Semarang Tawang–Brumbung–Gundih–Solobalapan–Kroya–Cirebon
KA Genap:

KA 4 (Anggrek) memutar via Cirebon–Prupuk–Kroya–Solobalapan–Gundih–Brumbung–Semarang Tawang
KA 32 (Pandalungan) memutar via Tegal–Prupuk–Kroya–Solobalapan–Gundih–Brumbung–Semarang Tawang
KA 92 (Jayabaya) memutar via Cirebon–Kroya–Solobalapan–Surabaya Gubeng

KA 42 (Sembrani) memutar via Tegal–Prupuk–Kroya–Solobalapan–Gundih–Brumbung–Semarang Tawang
As’ad menambahkan, KAI telah menyiapkan service recovery bagi pelanggan yang terdampak sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan kepada penumpang.

“KAI Daop 5 Purwokerto menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen sesuai ketentuan,” jelasnya.

Adapun ketentuan pengembalian bea tiket sebagai berikut:
Pengembalian bea tiket paling lambat 7 (tujuh) hari sejak tanggal pembatalan.
Pelanggan yang tidak berkenan melanjutkan perjalanan akibat pengalihan rute, rekayasa pola operasi, maupun dampak keterlambatan berhak memperoleh pengembalian bea 100 persen, termasuk untuk tiket terusan atau tiket pulang-pergi.

Pengembalian bea tiket dapat dilakukan melalui loket Stasiun Purwokerto, Kroya, Cilacap, dan Kutoarjo, serta melalui Contact Center 121.

Pengajuan melalui Contact Center 121 dapat dilakukan melalui layanan call dan VOIP pada aplikasi Access by KAI, khusus untuk pengembalian bea 100 persen.

“KAI berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini kepada masyarakat seiring perkembangan penanganan di lapangan. Kami mengapresiasi pengertian dan kesabaran pelanggan di tengah kondisi cuaca ekstrem ini,” tutup As’ad.

(***)

Berita Terkait

PTPN IV Regional 2 Antar IKM Pandai Besi Simalungun Naik Kelas, 8.126 Alat Pertanian Dilepas ke Unit Operasional
Bersama Menteri Agus Andrianto, Titiek Soeharto Dukung Model Pembinaan Kemandirian WBP Nusakambangan
KAI Daop 5 Purwokerto Tutup 184 Perlintasan Liar Demi Tingkatkan Keselamatan Perjalanan KA
PT KAI Daop 5 Purwokerto dan BPN Jateng Perkuat Sinergi Pengamanan Aset Negara
KAI Daop 5 Purwokerto Tambah 1.450 Tempat Duduk Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
Libur Hari Buruh 2026, Mobilitas Penumpang KA di Daop 5 Purwokerto Meningkat Signifikan
M. As’ad Habibuddin: Refund 100% untuk Penumpang Terdampak, Bisa Lewat Loket Dan Access by KAI
Layani 20 KA Jarak Jauh per Hari, Stasiun Sidareja Jadi Penghubung Vital Jalur Selatan Jawa

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 18:33 WIB

Sabam Sinaga Upayakan  Mengusulkan 2.000 Siswa Silaen Terima Bantuan PIP Tahun 2026

Rabu, 2 September 2026 - 18:11 WIB

Kanwil Imigrasi Sumut Teguhkan Komitmen, Laksanakan Penandatanganan Pakta Integritas Seleksi Taruna Poltekimipas TA 2026

Rabu, 2 September 2026 - 18:05 WIB

Rutan Kelas IIB Tanjung Siap Perkuat 3 Layanan Prioritas Hasil Evaluasi Menteri Imipas

Rabu, 2 September 2026 - 17:30 WIB

Rutan Kelas IIB Tanjung Optimalkan Kebun SAE, WBP Ikuti Penyemaian Bibit Tomat

Rabu, 2 September 2026 - 16:59 WIB

Temui Kapolda Aceh, Ketua Baitul Mal Bahas Kemaslahatan Masyarakat

Rabu, 2 September 2026 - 16:51 WIB

19 Kepala KUA Aceh Besar Dilantik, Yahwa Tegaskan KUA Bukan Sekadar Urus Nikah

Rabu, 2 September 2026 - 14:02 WIB

Polisi Amankan Mobil Angkut 600 Liter BBM Subsidi Jenis Bio Solar di Banda Aceh

Rabu, 2 September 2026 - 13:30 WIB

Peserta PKKPM Gelombang II IAIN Takengon Dampingi Penyerahan Al-Qur’an Wakaf dari Arab Saudi di Pantan Nangka

Berita Terbaru