TLii | LAPAS PEREMPUAN KLS IIA MEDAN
12/01/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Medan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, mengikuti Apel Bersama Awal Tahun 2026 di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Hukum, Kementerian Hak Asasi Manusia, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Senin (12/01/2026).

Kegiatan apel bersama ini diikuti oleh pejabat administrator, pejabat fungsional, pelaksana, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), serta 39 peserta program maganghub Kementerian Ketenagakerjaan Tahun 2025.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, bertindak sebagai pembina apel. Dalam arahannya, Yusril menyampaikan bahwa tahun 2026 akan dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, baik dari sisi kebijakan, dinamika sosial, maupun kondisi alam.
“Kita memasuki tahun yang penuh tantangan. Oleh karena itu, aparatur negara harus semakin siap, semakin solid, dan semakin adaptif dalam menjalankan tugas,” tegas Yusril.
Terkait pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru, Yusril menegaskan bahwa regulasi tersebut merupakan tonggak penting dalam reformasi hukum nasional yang harus dipahami dan diimplementasikan secara profesional oleh seluruh aparatur.
Lebih lanjut, Yusril menekankan pentingnya memperkuat sinergi dan kerja sama antar kementerian serta unit kerja. Menurutnya, tantangan ke depan bersifat lintas sektor sehingga tidak boleh ada ego sektoral dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
Pada kesempatan tersebut, Menko Kumham Imipas juga mengingatkan seluruh jajaran untuk senantiasa menjaga integritas, etika, dan kehormatan institusi.
“Integritas bukan sekadar slogan. Integritas harus tercermin dalam setiap keputusan dan setiap pelaksanaan tugas. Kepercayaan publik adalah modal utama kita,” ujarnya.
Menutup amanatnya, Yusril mengajak seluruh aparatur untuk terus memperkuat komitmen, soliditas, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sebagai wujud nyata peran aparatur negara dalam menjaga hukum, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, dan menegakkan keadilan, Tegasnya.
(***)

































