TLii | PT KAI DAOP 5 PURWOKERTO
17/01/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Purwokerto, 17 Januari 2026 PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto melakukan rekayasa pola operasi perjalanan kereta api menyusul adanya luapan air yang menggenangi petak jalan antara Stasiun Pekalongan–Sragi pada Sabtu (17/1/2026). Kondisi tersebut berdampak pada kelancaran perjalanan sejumlah kereta api yang melintas di wilayah tersebut.

Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyampaikan bahwa hingga Sabtu siang beberapa perjalanan kereta api mengalami gangguan sebagai imbas banjir di jalur pantai utara Jawa.
Adapun kereta api yang terdampak di wilayah Daop 5 Purwokerto antara lain KA 197 Kamandaka (Semarang Tawang–Cilacap), KA 187 Joglosemarkerto (looping Jawa Tengah), serta KA 194 Kamandaka (Cilacap–Semarang Tawang). KAI melakukan pengalihan dan pengaturan ulang perjalanan guna memastikan keselamatan penumpang tetap terjaga.
Selain itu, KAI juga menerapkan pola perjalanan memutar bagi sejumlah kereta api, yaitu KA 30F Anjasmoro, KA 92 Jayabaya, KA 96 Harina, dan KA 197 Kamandaka dengan rute penyesuaian melalui wilayah Tegal, Prupuk, Kroya, Solo Balapan, Gundih, hingga Gambringan.
Sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan kepada pelanggan, KAI menyiapkan service recovery bagi penumpang yang terdampak. “Bagi pelanggan yang mengalami keterlambatan lebih dari 60 menit dan tidak berkenan dialihkan ke kereta api lain, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar As’ad.
KAI Daop 5 Purwokerto terus melakukan pemantauan kondisi lintas serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api tetap terjaga.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan dan mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan informasi terbaru terkait perjalanan kereta api melalui kanal resmi KAI,” tutup As’ad.
(***)



























