“Berbuka Berujung Panik,Puluhan Anak Keracunan MBG “

JEJAK INFORMASI

- Redaksi

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:12 WIB

50750 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simpang Mamplam Bireuen — Suasana haru dan kepedihan menyelimuti sejumlah keluarga di Kecamatan Simpang Mamplam, setelah puluhan anak dari jenjang TK dan SD mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi bakso yang menjadi bagian dari paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kemarin sore ,Karena sedang menjalankan ibadah puasa, anak-anak tidak mengikuti kegiatan sekolah. Mereka hanya diwajibkan mengambil paket MBG sore hari untuk dibawa pulang dan dikonsumsi saat berbuka.

Namun suasana berbuka yang seharusnya hangat berubah menjadi kepanikan, ketika tidak lama setelah makan bakso tersebut, sejumlah anak mulai muntah, mengeluh pusing, sakit perut, dan lemas.

Orang tua yang awalnya menyaksikan momen berbuka puasa bersama keluarga, mendadak harus panik ketika anak-anak mengalami gejala yang sama satu per satu. Mereka segera membawa anak-anak ke puskesmas dan rumah sakit terdekat. Ruang perawatan dipenuhi tangisan, kepanikan, dan kecemasan orang tua yang menunggu anak mereka ditangani.

“Tadi anak saya berbuka dengan senang sekali karena dapat bakso MBG. Tak lama kemudian dia muntah dan mengerang sambil memegang perutnya. Saya benar-benar takut.” ujar seorang ibu yang mendampingi anaknya di ruang rawat.

Seorang ayah lainnya mengatakan dengan mata berkaca-kaca,
“Kami rakyat kecil hanya ingin anak kami makan dengan aman. Program ini membantu kami, tapi melihat anak kami lemas seperti ini… kami tidak tahu harus berkata apa.”

Sementara itu, sejumlah anak masih harus menjalani perawatan dan observasi. Beberapa terlihat lemah, terbaring sambil digenggam erat tangan orang tuanya yang tak mampu menutupi kesedihan.

Para orang tua menyampaikan bahwa mereka mendukung penuh program MBG yang telah membantu banyak keluarga, terutama di masa sulit. Namun mereka berharap suara hati mereka didengar—bahwa keamanan makanan untuk anak-anak adalah hal yang tidak dapat dinegosiasi.

“Kami tidak meminta banyak. Kami hanya ingin anak kami sehat. Kami ingin makanan yang diberikan benar-benar aman. Tolong lihat keadaan kami hari ini, lihat anak-anak kami yang seharusnya tertawa setelah berbuka, bukan menangis kesakitan.” ujar salah satu orang tua dengan suara lirih.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah anak masih dirawat dan kondisi mereka terus dipantau tenaga kesehatan. Warga berharap kejadian ini menjadi perhatian mendalam bagi semua pihak yang terlibat dalam penyediaan makanan bagi anak-anak.

Suara hati masyarakat Simpang Mamplam hari ini sama:
“Kami hanya ingin anak-anak kami terlindungi.”

#suarahatirakyatkecil

Berita Terkait

MPLS SMP Negeri 1 Lapang Semarak, 160 Siswa Baru Diajak Terapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Hindari Tabrakan, Toyota Rush Terjun ke Parit di Mon Geudong, Polisi Gerak Cepat Urai Kemacetan
Ayah Wa Tinjau Penerapan Kelas Terpisah di SMPN 1 Matangkuli, Program Tahfiz Jadi Prioritas
Viral di Pidie Jaya! Ayah Antar Anak Sekolah, Dampaknya Bikin Haru
Wali Kota Langsa Resmikan e-Parkir, Dorong Digitalisasi Layanan dan Tingkatkan PAD
Wali Kota Langsa Serahkan Seragam Sekolah Gratis bagi 276 Anak Yatim Piatu di Langsa Barat
Wali Kota Langsa Serahkan Seragam Sekolah Gratis bagi 349 Anak Yatim Piatu di Langsa Kota
“Ayah Wa Terbitkan Edaran Strategis, Hari Pertama Sekolah Wajib Jadi Momen Orang Tua Dampingi Anak”

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dukung Penguatan Tata Kelola, Rutan Tanjung Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Kemenimipas

Rabu, 15 Juli 2026 - 02:39 WIB

Perkuat Disiplin & Integritas, Rutan Kelas IIB Tanjung Komitmen Tindaklanjuti Arahan Kakanwil

Rabu, 15 Juli 2026 - 02:17 WIB

Perkuat Tata Kelola, Kakanwil Ditjenpas Kalsel Monev Rutan Kelas IIB Tanjung

Senin, 13 Juli 2026 - 13:32 WIB

Tanamkan Nilai Pancasila, Rutan Kelas IIB Tanjung Gelar Upacara Kesadaran Berbangsa

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:31 WIB

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Ka. KPR Rutan Tanjung Pimpin Kontrol Area Hunian hingga SAE

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:05 WIB

Rutan Tanjung Komitmen Wujudkan Tata Kelola SDM Objektif & Berbasis Kompetensi

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:13 WIB

Ustadzah Erni Muliati: Jadikan Masa Pembinaan Momentum Perbaiki Diri & Dekat dengan Allah

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:51 WIB

Sinergi Rutan Tanjung & Kemenag Tabalong Optimalkan Pembinaan Kepribadian Warga Binaan Nasrani

Berita Terbaru

ARTIKEL

Perlukah Media Sosial Dibatasi Untuk Anak di Bawah 16 Tahun?

Kamis, 16 Jul 2026 - 10:36 WIB