TIMLINES iNEWS Investigasi | KOTA JANTHO | Aceh Besar | Aceh. — Di tengah tantangan degradasi moral generasi muda yang semakin kompleks, Pelajar Islam Indonesia (PII) Aceh Besar mengambil peran strategis dalam upaya pembinaan kader umat melalui pelaksanaan Leadership Basic Training (LBT). Kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, serta penguatan nilai-nilai keislaman bagi pelajar dan generasi muda di Aceh Besar.
Pengurus Daerah PII Aceh Besar menjadwalkan Leadership Basic Training tersebut berlangsung selama enam hari, mulai 28 Februari hingga 5 Maret 2026, bertempat di SMP Negeri 1 Darul Imarah. Program ini merupakan bagian dari agenda pengkaderan berjenjang PII yang bertujuan mencetak generasi muda yang berakhlak, berdaya saing, dan memiliki kesadaran sosial yang kuat.
Persiapan pelaksanaan kegiatan LBT PII Aceh Besar dibahas secara khusus dalam rapat koordinasi antara Panitia Pelaksana dengan Pemerintah Kecamatan Darul Imarah serta para keuchik se-Kecamatan Darul Imarah. Rapat tersebut berlangsung di Gedung UDKP Camat Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, pada Minggu (22/2/2026), dan menjadi momentum konsolidasi dukungan lintas unsur pemerintahan gampong.
Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Darul Imarah, Hasrul Fuadi, SE, dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif PII Aceh Besar yang dinilai konsisten mengambil peran dalam pembinaan generasi muda. Menurutnya, kehadiran organisasi kepelajaran seperti PII sangat relevan dalam menjawab persoalan moral, sosial, dan kepemimpinan yang dihadapi remaja saat ini.
“Pembinaan generasi muda tidak cukup hanya mengandalkan pendidikan formal. Diperlukan wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan yang terarah, seperti yang dilakukan oleh Pelajar Islam Indonesia. Ini patut diapresiasi dan didukung bersama,” ujarnya.
Hasrul juga menekankan pentingnya sinergi antara organisasi kepemudaan, pemerintah gampong, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pembinaan generasi muda yang berkelanjutan.
Ia berharap kegiatan Leadership Basic Training dapat melahirkan kader-kader muda umat yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan komitmen terhadap nilai-nilai keislaman.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana LBT PII Aceh Besar, Yudi Assidiqi, menyampaikan bahwa secara umum persiapan kegiatan telah mencapai tahap akhir.
Sejumlah kebutuhan utama seperti lokasi kegiatan, narasumber, materi pelatihan, serta perizinan telah dipersiapkan dengan baik oleh panitia.
“Alhamdulillah, persiapan kegiatan sudah hampir rampung. Namun demikian, kami tetap mengharapkan dukungan berkelanjutan dari pemerintah gampong dan masyarakat, terutama dalam mendukung kebutuhan teknis selama pelaksanaan training,” kata Yudi.
Ia menjelaskan bahwa Leadership Basic Training PII Aceh Besar tidak hanya berfokus pada pelatihan kepemimpinan dasar, tetapi juga menanamkan nilai keislaman, kedisiplinan, serta semangat pengabdian kepada umat dan masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan nyata, para keuchik se-Kecamatan Darul Imarah yang hadir dalam rapat koordinasi tersebut menyatakan komitmen untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan Leadership Basic Training PII Aceh Besar.
Dukungan tersebut diharapkan menjadi modal penting bagi kelancaran pelaksanaan kegiatan serta memperkuat sinergi antara PII dan pemerintahan gampong dalam pembinaan generasi muda di Aceh Besar.
Dengan terselenggaranya Leadership Basic Training ini, PII Aceh Besar menegaskan kembali perannya sebagai organisasi kepelajaran yang berkomitmen mencetak kader muda umat yang berkarakter, berdaya juang, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat serta daerah.*[]


























