TLii|ACEH TIMUR– Antrean panjang kendaraan terjadi di SPBU kawasan Lhok Nibong, Kabupaten Aceh Timur, Jum’at malam (6/3/2026). Kemacetan bahkan berlangsung hingga larut malam akibat meningkatnya jumlah masyarakat yang datang untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM).
Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan kendaraan roda dua maupun roda empat mengular di sepanjang jalan menuju SPBU. Situasi ini membuat arus lalu lintas di sekitar kawasan tersebut tersendat dan sulit dikendalikan. Sejumlah petugas kepolisian dari Polsek setempat terlihat berupaya mengatur arus kendaraan, namun padatnya antrean membuat kemacetan tetap terjadi.
Fenomena ini diduga dipicu oleh beredarnya isu di tengah masyarakat yang menyebutkan bahwa stok BBM di Indonesia hanya tersisa untuk 20 hari ke depan. Informasi tersebut dengan cepat menyebar melalui percakapan masyarakat dan media sosial, sehingga memicu kepanikan dan mendorong banyak warga untuk segera mengisi bahan bakar.
Beberapa warga yang ditemui di lokasi mengaku khawatir jika nantinya terjadi kelangkaan BBM. Kekhawatiran tersebut membuat mereka memilih mengantre meskipun harus menunggu berjam-jam.
“Katanya stok BBM tinggal 20 hari, jadi kami takut nanti susah dapat. Makanya langsung isi malam ini walaupun antre panjang,” ujar salah seorang pengendara yang ikut mengantre di SPBU Lhok Nibong.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pemerintah maupun pihak terkait yang membenarkan kabar mengenai stok BBM nasional hanya tersisa selama 20 hari. Isu tersebut diduga merupakan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Pengamat kebijakan energi menilai, penyebaran informasi yang tidak jelas sumbernya dapat memicu kepanikan publik. Kondisi ini berpotensi menyebabkan lonjakan konsumsi BBM secara tiba-tiba yang justru memperburuk situasi di lapangan.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Pemerintah dan pihak terkait juga diharapkan segera memberikan klarifikasi resmi agar tidak menimbulkan keresahan yang lebih luas di tengah masyarakat.
Dalam situasi seperti ini, kehadiran pemerintah dengan informasi yang jelas dan transparan sangat diperlukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Informasi yang akurat diharapkan mampu meredam kepanikan serta menjaga stabilitas distribusi energi di daerah.
Sementara itu, aparat kepolisian di Aceh Timur terus berupaya mengurai kemacetan di sekitar SPBU Lhok Nibong dan mengimbau masyarakat agar tetap tertib saat mengantre demi menjaga kelancaran lalu lintas.

#MR.AWAN#RIMBA

































