TAGANA Aceh Edukasi Mitigasi Bencana Di SMA Kartika Banda Aceh Melalui Program TMS

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:24 WIB

5081 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Tim Tagana Bersama Dewan Guru dan Para Murid  SMA Kartika Banda Aceh  Usai Kegiatan Tagana Masuk Sekolah (TMS). Dok.TLii-Aceh

TIMELINES iNEWS Investigasi | BANDA ACEH — Taruna Siaga Bencana (Tagana) Aceh menggelar kegiatan edukasi mitigasi bencana bagi siswa SMA Kartika XIV-1 Banda Aceh melalui program Tagana Masuk Sekolah (TMS), Kamis (30/4/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan generasi muda terhadap potensi bencana di wilayah Aceh.

Program TMS merupakan inisiatif TAGANA untuk membekali pelajar dengan pengetahuan serta keterampilan dasar dalam menghadapi situasi darurat.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pemahaman tentang berbagai jenis bencana yang berpotensi terjadi di Aceh, seperti gempa bumi, tsunami, dan banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, siswa juga dilatih mengenai langkah-langkah mitigasi, mulai dari mengenali tanda-tanda awal bencana, cara menyelamatkan diri, hingga pentingnya tetap tenang saat menghadapi kondisi darurat.

Edukasi tidak hanya disampaikan secara teori, tetapi juga melalui praktik langsung agar mudah dipahami.

Ketua Forum Kordinasi (FK) Tagana Aceh, Rizal Dinata, SE, bersama tim Tagana Aceh seperti Jefri Atayani dan Syahruzal dan 01BCL menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk edukasi berbasis komunitas yang penting ditanamkan sejak usia sekolah.

“Kami ingin membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tanggap dan siap menghadapi bencana. Dengan pelatihan ini, siswa diharapkan mampu melindungi diri sendiri maupun membantu orang lain saat terjadi bencana,” ujar Rizal.

Kepala SMA Kartika XIV-1 Banda Aceh, Darmawi Yusuf, S.H., M.H., C.P.M., mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi kebencanaan sangat relevan mengingat kondisi geografis Aceh yang rawan bencana.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan siswa, sehingga mampu mengurangi risiko saat bencana terjadi,” katanya.

Salah seorang siswa mengaku antusias mengikuti kegiatan ini karena memberikan pengalaman baru yang bermanfaat, terutama dalam memahami tindakan yang harus dilakukan saat bencana.

Di tempat terpisah, Subkoordinator PSKBA Dinas Sosial Aceh sekaligus Pembina Teknis TAGANA Aceh, Yanyan Rahmad, A.Ks., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan TMS merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-22 Tagana Indonesia.

Sebelumnya, Momen Akbar  Sebagai Agenda Tahunan Itu, Kementerian Sosial  RI Mengundang 1.000 Personil TAGANA se-Indonesia Kejakarta Untuk Mengikuti Apel Kesiapan Siagaan dilanjutkan  Uji SOP-PB dan Evakuasi Dalam Bentuk Simulasi serta Apel Siaga TAGANA yang di Gelar dihalaman Kantor Kementerian Sosial RI, Salemba Raya Jakarta. dipimpin Lansung Oleh Mentri Sosial RI Saifullah Yusuf

Yanyan  menambahkan, ke depan akan dibentuk Kampung Siaga Bencana (KSB) di 15 titik wilayah terdampak bencana hidrometeorologi 28 November 2025 Yang Melanda di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Program ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui pendekatan berbasis komunitas, termasuk penyediaan sistem peringatan dini dan optimalisasi sumber daya lokal.

Melalui program Tagana Masuk Sekolah (TMS) dan pembentukan KSB, diharapkan tercipta masyarakat yang tangguh, mandiri, dan siap menghadapi berbagai ancaman bencana.*[Yahbit)

Berita Terkait

268 Siswa Mulai Tempuh Pendidikan Gratis, Wali Kota Lhokseumawe Resmikan MPLS Sekolah Rakyat
Kabar Baik bagi PPPK, Pemko Lhokseumawe Perpanjang Masa Kerja dengan Skema Evaluasi
Dua Jam Berselang, Pengembangan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Berbuah Hasil, Pemasok Sabu Berhasil Diamankan
Kinerja Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Dinilai Positif, Kepolisian Tegaskan Penanganan Kasus Sesuai Prosedur
DIKPI Inisiasi Pembentukan Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian Indonesia untuk Memperkuat Ekosistem Keilmuan Kepolisian
Siswa SIP Angkatan 56 Polda Aceh Gelar Baksos di Panti Asuhan
Quick Response Brimob Polda Aceh Tangani Kebakaran Hutan di Lembah Seulawah
Hujan Deras Rendam Sejumlah Titik di Langsa, Wali Kota Turun Langsung ke Lokasi

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:20 WIB

268 Siswa Mulai Tempuh Pendidikan Gratis, Wali Kota Lhokseumawe Resmikan MPLS Sekolah Rakyat

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:06 WIB

Kabar Baik bagi PPPK, Pemko Lhokseumawe Perpanjang Masa Kerja dengan Skema Evaluasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:52 WIB

Kinerja Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Dinilai Positif, Kepolisian Tegaskan Penanganan Kasus Sesuai Prosedur

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:15 WIB

DIKPI Inisiasi Pembentukan Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian Indonesia untuk Memperkuat Ekosistem Keilmuan Kepolisian

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:01 WIB

Siswa SIP Angkatan 56 Polda Aceh Gelar Baksos di Panti Asuhan

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:55 WIB

Quick Response Brimob Polda Aceh Tangani Kebakaran Hutan di Lembah Seulawah

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:54 WIB

Hujan Deras Rendam Sejumlah Titik di Langsa, Wali Kota Turun Langsung ke Lokasi

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:39 WIB

Polda Aceh–PLN UID Aceh Perkuat Sinergi Demi Layanan Listrik Andal dan Keamanan Terjaga

Berita Terbaru