TLii|Aceh|Lhokseumawe – Komitmen membantu masyarakat miskin dan anak yatim di Kota Lhokseumawe kembali membuahkan hasil nyata. Sebanyak 50 unit Rumah Layak Huni (RLH) tahan gempa untuk keluarga yatim dan dhuafa berhasil dibangun melalui kolaborasi antara Islamic Relief Indonesia dan Baitul Mal Kota Lhokseumawe.
Keberhasilan program kemanusiaan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Pemerintah Kota Lhokseumawe. Dalam pertemuan koordinasi yang berlangsung di Jakarta, Kamis (11/6/2026),
Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H. bersama Ketua Baitul Mal Kota Lhokseumawe Dr. Tgk. H. Damanhur Abbas, Lc., M.A. menyerahkan penghargaan kepada Islamic Relief Indonesia atas kontribusinya dalam membantu masyarakat kurang mampu di Kota Petro Dolar itu.
Program pembangunan rumah bagi yatim dan dhuafa tersebut dilaksanakan dalam dua tahap. Pada tahap pertama dibangun sebanyak 22 unit rumah, sementara tahap kedua sebanyak 28 unit rumah. Seluruh rumah yang dibangun berukuran tipe 36 dan dirancang tahan gempa, sehingga memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi para penerima manfaat.
Wali Kota Sayuti Abubakar menyebut kerja sama yang terjalin antara Baitul Mal dan Islamic Relief Indonesia telah menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi lembaga kemanusiaan mampu menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Program ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun harapan dan masa depan yang lebih baik bagi keluarga yatim dan dhuafa,” ujarnya.
Tidak berhenti pada 50 unit rumah yang telah rampung, kedua lembaga kini tengah mempersiapkan pembangunan tambahan 20 unit rumah baru untuk masyarakat kurang mampu. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menekan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga.
Selain sektor perumahan, sinergi antara Islamic Relief Indonesia dan Baitul Mal Kota Lhokseumawe juga terlihat dalam berbagai program sosial lainnya. Pada momentum Iduladha 1447 Hijriah, kedua lembaga kembali menyalurkan program kurban yang menjangkau ribuan penerima manfaat, mulai dari fakir miskin, dhuafa, anak yatim, lansia hingga kelompok rentan lainnya di Kota Lhokseumawe dan sekitarnya.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan, Pemerintah Kota Lhokseumawe menyerahkan piagam penghargaan kepada Islamic Relief Indonesia yang diterima langsung oleh CEO Islamic Relief Indonesia, Nanang Subana Dirja.
Pemko Lhokseumawe berharap kemitraan yang telah terjalin selama ini dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak program kemanusiaan yang lahir dan menyentuh masyarakat bawah.
Dengan 50 rumah yang telah berdiri dan 20 unit lainnya yang segera dibangun, kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial yang dikelola secara profesional mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kehidupan yatim dan dhuafa di Kota Lhokseumawe.



























