Bongkar Mafia Titik Dapur SPPG, KNPS Indonesia Akan Bentuk Satgasus: “Jangan Main-Main dengan Program Rakyat

REDAKSI

- Redaksi

Senin, 1 Juni 2026 - 15:17 WIB

50164 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bongkar Mafia Titik Dapur SPPG, KNPS Indonesia Akan Bentuk Satgasus: “Jangan Main-Main dengan Program Rakyat”

Bongkar Mafia Titik Dapur SPPG, KNPS Indonesia Akan Bentuk Satgasus: “Jangan Main-Main dengan Program Rakyat”

TLII>>JAKARTA – Ketua Umum KNPS Indonesia, David Hamka, menegaskan pihaknya akan membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgasus) untuk ikut mengawal dan membantu membongkar dugaan praktik mafia titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bongkar Mafia Titik Dapur SPPG, KNPS Indonesia Akan Bentuk Satgasus: “Jangan Main-Main dengan Program Rakyat”

Pernyataan tegas itu disampaikan David Hamka kepada media pada Senin, 1 Juni 2026, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap langkah Badan Gizi Nasional (BGN) dan aparat penegak hukum dalam membersihkan dugaan permainan kotor yang dinilai mulai merusak program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“KNPS Indonesia tidak akan diam. Kami akan bentuk Satgasus untuk ikut mengawal, memantau, dan membantu membongkar mafia titik dapur SPPG di lapangan. Jangan ada yang coba-coba menjadikan program rakyat ini sebagai ladang bisnis kotor,” tegas David Hamka.

 

Menurutnya, praktik jual beli titik, permainan pengondisian dapur, hingga dugaan mafia menu merupakan bentuk tindakan yang sangat merusak semangat Program MBG yang seharusnya hadir untuk kepentingan masyarakat dan masa depan anak-anak Indonesia.

 

“Yang dirusak ini bukan sekadar program biasa. Ini program untuk rakyat kecil, untuk anak-anak, untuk masa depan bangsa. Tapi ada oknum yang tega mengambil keuntungan pribadi dengan menjual nama program negara. Ini tidak bisa ditoleransi,” katanya.

 

David menyebut pihaknya menerima banyak keluhan dan laporan dari masyarakat terkait dugaan permainan titik SPPG di sejumlah daerah. Karena itu, KNPS Indonesia merasa perlu turun langsung membantu pengawasan agar program berjalan sesuai aturan dan tidak disusupi kepentingan kelompok tertentu.

 

“Kami mendukung penuh langkah Wakil Kepala BGN Bapak Sony Sanjaya yang berani membuka persoalan ini. Justru keberanian seperti ini harus didukung, bukan dilemahkan. Mafia-mafia seperti ini harus dibersihkan sampai ke akar-akarnya,” ujarnya.

 

Ia juga mengingatkan bahwa tindakan segelintir oknum dapat menghancurkan kepercayaan publik terhadap program pemerintah apabila tidak segera ditindak tegas.

“Jangan sampai masyarakat melihat Program MBG ini buruk hanya karena ulah oknum. Yang bermain itu oknum, bukan negara. Yang bermain itu mafia, bukan programnya. Karena itu penindakan harus keras dan terbuka agar publik tahu negara serius membersihkan para perusak program rakyat,” lanjut David.

 

KNPS Indonesia juga meminta aparat penegak hukum bertindak tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terbukti terlibat dalam praktik mafia titik dapur SPPG.

 

“Kalau ada yang menjual titik, mempermainkan dapur, mengatur menu demi keuntungan pribadi, tangkap dan proses hukum. Jangan beri ruang sedikit pun bagi mafia yang merusak program Presiden dan merugikan rakyat,” katanya.

 

David menegaskan Satgasus KNPS Indonesia nantinya akan fokus membantu pengawasan di lapangan, menerima aduan masyarakat, serta mengawal agar pelaksanaan Program MBG tetap berjalan sesuai SOP dan tujuan awal program.

 

“Ini bukan soal politik. Ini soal keberanian menjaga program rakyat dari tangan-tangan kotor. Dan KNPS Indonesia akan berdiri di garis depan untuk itu,” tutupnya.

Berita Terkait

Pelindo Dorong Sinergi Lintas Fungsi dan Kapabilitas Berorientasi Pelanggan Perkuat Daya Saing dan Ekosistem Logistik Nasional
Ka KPLP Sepriana Putri dan Kasi Binadik Irma Syafitri Wakili Lapas Perempuan Medan di Rakornas BNPT
PTPN IV PalmCo Akselerasi Sertifikasi Keberlanjutan, Premium Price Tumbuh 148 Persen
BUMN Instrumen Kedaulatan Ekonomi Konsolidasi Klaster Energi Logistik Digital, Disiplin Modal, BJR Lindungi Direksi Beritikad Baik, Aset Negara Warisan Generasi
Narkoba Dan Judi Online Ancam Generasi, Peneliti : 100 Hari Kapolri Suyudi Momentum Uji Nyata Asta Cita
Dorong UMKM Tembus Pasar Global, Produk Kriya Binaan PTPN IV PalmCo Ramaikan Kriyanusa 2026
Direktur IDM Dedy Rohman: Digitalisasi Tingkatkan Efisiensi dan Responsivitas, Berujung pada Loyalitas Pelanggan Pelindo
Rutan Labuhan Deli Ikuti Pembukaan Rakor Kemenimipas 2026 dan Peresmian Aplikasi Star Proaksi

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Satreskrim Polres Gayo Lues Amankan Dua Pria Terlibat Judi Online

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:28 WIB

DPP AWAI Apresiasi Kasat Reskrim Polres Nagan Raya Atas Pengungkapan Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:17 WIB

“Tak Sekadar Janji, Azhari M. Nur Haji Maop Tunjukkan Kepedulian Nyata, Bantu Kursi Roda untuk Warga Idi Tunong”

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Aceh Punya Sejarah Kepahlawanan, Kepala BNNP Aceh Prihatin Sebagian Masyarakat Aceh Terlibat Jaringan Narkoba

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Tak Sekadar Seremoni, SDN 2 Dewantara Wujudkan Maulid Nabi dengan Santunan 13 Anak Yatim

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Gerakan Panen Raya Padi 2026 di Kota Langsa, Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Berawal dari Informasi Warga, Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Gunakan Sabu”

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Gubernur Muzakir Manaf Peringatkan Ancaman Bencana, Aceh Perkuat Siaga Hadapi Puncak Hujan November

Berita Terbaru