Bongkar Mafia Titik Dapur SPPG, KNPS Indonesia Akan Bentuk Satgasus: “Jangan Main-Main dengan Program Rakyat

REDAKSI 1

- Redaksi

Senin, 1 Juni 2026 - 15:17 WIB

5031 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bongkar Mafia Titik Dapur SPPG, KNPS Indonesia Akan Bentuk Satgasus: “Jangan Main-Main dengan Program Rakyat”

Bongkar Mafia Titik Dapur SPPG, KNPS Indonesia Akan Bentuk Satgasus: “Jangan Main-Main dengan Program Rakyat”

TLII>>JAKARTA – Ketua Umum KNPS Indonesia, David Hamka, menegaskan pihaknya akan membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgasus) untuk ikut mengawal dan membantu membongkar dugaan praktik mafia titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bongkar Mafia Titik Dapur SPPG, KNPS Indonesia Akan Bentuk Satgasus: “Jangan Main-Main dengan Program Rakyat”

Pernyataan tegas itu disampaikan David Hamka kepada media pada Senin, 1 Juni 2026, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap langkah Badan Gizi Nasional (BGN) dan aparat penegak hukum dalam membersihkan dugaan permainan kotor yang dinilai mulai merusak program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“KNPS Indonesia tidak akan diam. Kami akan bentuk Satgasus untuk ikut mengawal, memantau, dan membantu membongkar mafia titik dapur SPPG di lapangan. Jangan ada yang coba-coba menjadikan program rakyat ini sebagai ladang bisnis kotor,” tegas David Hamka.

 

Menurutnya, praktik jual beli titik, permainan pengondisian dapur, hingga dugaan mafia menu merupakan bentuk tindakan yang sangat merusak semangat Program MBG yang seharusnya hadir untuk kepentingan masyarakat dan masa depan anak-anak Indonesia.

 

“Yang dirusak ini bukan sekadar program biasa. Ini program untuk rakyat kecil, untuk anak-anak, untuk masa depan bangsa. Tapi ada oknum yang tega mengambil keuntungan pribadi dengan menjual nama program negara. Ini tidak bisa ditoleransi,” katanya.

 

David menyebut pihaknya menerima banyak keluhan dan laporan dari masyarakat terkait dugaan permainan titik SPPG di sejumlah daerah. Karena itu, KNPS Indonesia merasa perlu turun langsung membantu pengawasan agar program berjalan sesuai aturan dan tidak disusupi kepentingan kelompok tertentu.

 

“Kami mendukung penuh langkah Wakil Kepala BGN Bapak Sony Sanjaya yang berani membuka persoalan ini. Justru keberanian seperti ini harus didukung, bukan dilemahkan. Mafia-mafia seperti ini harus dibersihkan sampai ke akar-akarnya,” ujarnya.

 

Ia juga mengingatkan bahwa tindakan segelintir oknum dapat menghancurkan kepercayaan publik terhadap program pemerintah apabila tidak segera ditindak tegas.

“Jangan sampai masyarakat melihat Program MBG ini buruk hanya karena ulah oknum. Yang bermain itu oknum, bukan negara. Yang bermain itu mafia, bukan programnya. Karena itu penindakan harus keras dan terbuka agar publik tahu negara serius membersihkan para perusak program rakyat,” lanjut David.

 

KNPS Indonesia juga meminta aparat penegak hukum bertindak tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terbukti terlibat dalam praktik mafia titik dapur SPPG.

 

“Kalau ada yang menjual titik, mempermainkan dapur, mengatur menu demi keuntungan pribadi, tangkap dan proses hukum. Jangan beri ruang sedikit pun bagi mafia yang merusak program Presiden dan merugikan rakyat,” katanya.

 

David menegaskan Satgasus KNPS Indonesia nantinya akan fokus membantu pengawasan di lapangan, menerima aduan masyarakat, serta mengawal agar pelaksanaan Program MBG tetap berjalan sesuai SOP dan tujuan awal program.

 

“Ini bukan soal politik. Ini soal keberanian menjaga program rakyat dari tangan-tangan kotor. Dan KNPS Indonesia akan berdiri di garis depan untuk itu,” tutupnya.

Berita Terkait

KNPS Indonesia Dukung Waka BGN Bongkar Mafia Titik SPPG MBG: “Jangan Rusak Program Presiden demi Kepentingan Pribadi”
Pemerintah dan Pelindo Genjot Modernisasi 74 Pelabuhan untuk Dukung Tren Kenaikan Arus Peti Kemas
Sinergi Pusat dan Daerah, Ketua PW IWO Aceh Temui Sekjen PP IWO di Jakarta
Momentum May Day 2026, KSPSI Makassar Perkuat Sinergi dengan Pemerintah
Komandan Tagana Aceh Hadiri HUT Nasional Tagana Ke 22 di Jakarta, Terima Penghargaan dari Kemensos RI
Imigrasi Berlakukan WFH Setiap Jumat, Layanan Keimigrasian Tetap Berjalan Normal
Kriminalisasi Amsal Christy Sitepu oleh Kejaksaan Berisiko Ciptakan Ketakutan Sistemik di Industri Kreatif
Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 23:34 WIB

Karutan Kls I Tanjung Gusta Medan Andi Surya, Remisi Waisak 2026 Motivasi Warga Binaan Perbaiki Diri & Integrasi Sosial

Senin, 1 Juni 2026 - 23:07 WIB

Upacara Khidmat Bersama Forkopimda, Lapas Tebing Tinggi Teguhkan Komitmen Persatuan & Gotong Royong

Senin, 1 Juni 2026 - 22:50 WIB

Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Perkuat Semangat Nasionalisme dan Pembinaan Warga Binaan

Senin, 1 Juni 2026 - 22:41 WIB

10 Warga Binaan Lapas Perempuan Medan Terima Remisi Khusus Hari Raya Waisak 2570 BE

Senin, 1 Juni 2026 - 21:24 WIB

Hari Raya Waisak 2570 BE, Tujuh Warga Binaan Buddha di Lapas Pemuda Langkat Terima Remisi

Senin, 1 Juni 2026 - 20:44 WIB

Rutan Labuhan Deli Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Nasionalisme dan Persatuan

Senin, 1 Juni 2026 - 20:33 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kepala Bapas Kelas I Medan Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Amalkan Nilai Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 20:11 WIB

Lapas Lubuk Pakam Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Nilai Persatuan Bangsa

Berita Terbaru