KNPS Indonesia Dukung Waka BGN Bongkar Mafia Titik SPPG MBG: “Jangan Rusak Program Presiden demi Kepentingan Pribadi”

REDAKSI 1

- Redaksi

Senin, 1 Juni 2026 - 15:36 WIB

5082 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KNPS Indonesia Dukung Waka BGN Bongkar Mafia Titik SPPG MBG: “Jangan Rusak Program Presiden demi Kepentingan Pribadi”

KNPS Indonesia Dukung Waka BGN Bongkar Mafia Titik SPPG MBG: “Jangan Rusak Program Presiden demi Kepentingan Pribadi”

TLII>>JAKARTA – Ketua Umum KNPS Indonesia, David Hamka, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sanjaya dalam membongkar dugaan praktik mafia titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

KNPS Indonesia Dukung Waka BGN Bongkar Mafia Titik SPPG MBG: “Jangan Rusak Program Presiden demi Kepentingan Pribadi”

Pernyataan tersebut disampaikan David Hamka kepada media pada Minggu, 31 Mei 2026, menyusul langkah BGN yang berkoordinasi dengan Satgas MBG Polri dan Bareskrim Polri terkait maraknya dugaan penipuan dan praktik ilegal jual beli titik SPPG di berbagai daerah.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

David menegaskan bahwa praktik mafia titik maupun mafia menu merupakan ancaman serius yang dapat merusak program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto.

 

“Kami dari KNPS Indonesia mendukung penuh langkah Wakil Kepala BGN, Bapak Sony Sanjaya, untuk mengusut tuntas mafia titik sampai ke akar-akarnya. Bahkan bukan hanya mafia titik, mafia menu juga harus dibongkar. Jangan ada pihak-pihak yang merusak Program Makan Bergizi Gratis demi keuntungan pribadi,” tegas David Hamka.

Ia menilai, praktik-praktik yang tidak sesuai prosedur operasional standar (SOP) telah mencoreng citra Program MBG di mata masyarakat. Padahal menurutnya, program tersebut merupakan salah satu prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi generasi Indonesia.

 

“MBG ini adalab Program prioritas Presiden. Kalau ada oknum bermain-main, menjual titik, mempermainkan menu, atau mengambil keuntungan pribadi dengan mengatasnamakan BGN, itu bukan hanya pelanggaran hukum, tapi juga pengkhianatan terhadap kepercayaan masyarakat,” ujarnya dengan nada keras.

 

David juga meminta aparat penegak hukum tidak ragu menindak siapa pun yang terlibat dalam praktik mafia tersebut, tanpa pandang bulu.

 

“Siapa pun pelakunya harus diusut. Jangan ada yang dilindungi. Jangan ada yang merasa kebal hukum. Karena kalau dibiarkan, mafia-mafia seperti ini akan merusak kepercayaan publik terhadap program pemerintah yang sebenarnya sangat baik,” katanya.

 

Meski demikian, David meyakini dugaan praktik ilegal tersebut bukan dilakukan oleh institusi BGN secara resmi, melainkan ulah oknum-oknum yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi.

 

“Kami percaya BGN secara institusi tidak melakukan hal seperti itu. Ini ulah oknum-oknum yang mencari keuntungan pribadi sambil mencatut nama pejabat BGN. Mereka merusak nama baik lembaga dan merusak semangat program MBG,” lanjutnya.

 

Sebelumnya, Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya mengungkapkan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Satgas MBG Polri dan Bareskrim Polri terkait banyaknya laporan masyarakat yang menjadi korban dugaan penipuan pengurusan titik SPPG.

 

Dalam keterangannya di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026), Sony menyebut sejumlah pihak mengaku sebagai orang dekat pejabat BGN bahkan mengatasnamakan pejabat BGN untuk menawarkan jasa pengurusan titik SPPG dengan meminta sejumlah uang.

 

BGN menegaskan akan memperketat pengawasan dan menindak tegas segala bentuk penyimpangan yang berpotensi merusak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Berita Terkait

Reformasi Rantai Pasok Lewat ADHARA, Kunci Naikkan Daya Saing Ekonomi Indonesia
Dilantik Cak Imin, Chaidir Toweren Resmi Jabat Ketua DPC PKB Kota Langsa
Efisiensi dan Digitalisasi Dorong Kinerja Pelindo, Arus Peti Kemas Naik 7 Persen
Kuasa Hukum Korban Pelecehan Seksual Eks Dosen Nomensen Minta Mobil Disita dan Pasal TPKS Ditambah
Tidak Ada Ruang untuk Narkoba di Sekolah! Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus di Desa Tanjung Mulia
LSM JARA Dukung Penuh Polri Sikat Habis Mafia Korupsi Pasokan Batu Bara PLN
Dr. Tgk, H. Misnan: Rakyat Harus Dukung Kortas Tipikor Polri, Korupsi Musuh Bersama yang Wajib Diberantas
PTPN IV PalmCo Matangkan Pilot Project Kedelai, Dukung Percepatan Swasembada Pangan Nasional

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 18:34 WIB

852 Imum Gampong di Aceh Utara Terima Motor Operasional dari Pemkab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:22 WIB

Bappeda Aceh Utara Luncurkan Sekolah Inovasi Daerah Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:27 WIB

SURYA PALOH TIBA DI BANDARA MALIKUSSALEH, HADIRI HUT KE-20 YAYASAN SUKMA BANGSA

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:46 WIB

MPLS SMA Negeri 1 Meurah mulia di hari ke 5 dengan Doa Bersama, Sekolah Tanamkan Karakter dan Nilai Keagamaan Sejak Hari Pertama

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

MPLS SMP Negeri 1 Lapang Semarak, 160 Siswa Baru Diajak Terapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Senin, 13 Juli 2026 - 22:38 WIB

Jadwal Penandatanganan NPHD Hibah Motor Operasional Imum Gampong Dimulai, Pemkab Aceh Utara Salurkan 852 Unit untuk Perkuat Pelayanan Desa

Senin, 13 Juli 2026 - 17:55 WIB

Ayah Wa Tinjau Penerapan Kelas Terpisah di SMPN 1 Matangkuli, Program Tahfiz Jadi Prioritas

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:02 WIB

“Ayah Wa Terbitkan Edaran Strategis, Hari Pertama Sekolah Wajib Jadi Momen Orang Tua Dampingi Anak”

Berita Terbaru