KNPS Indonesia Dukung Waka BGN Bongkar Mafia Titik SPPG MBG: “Jangan Rusak Program Presiden demi Kepentingan Pribadi”

REDAKSI

- Redaksi

Senin, 1 Juni 2026 - 15:36 WIB

50134 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KNPS Indonesia Dukung Waka BGN Bongkar Mafia Titik SPPG MBG: “Jangan Rusak Program Presiden demi Kepentingan Pribadi”

KNPS Indonesia Dukung Waka BGN Bongkar Mafia Titik SPPG MBG: “Jangan Rusak Program Presiden demi Kepentingan Pribadi”

TLII>>JAKARTA – Ketua Umum KNPS Indonesia, David Hamka, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sanjaya dalam membongkar dugaan praktik mafia titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

KNPS Indonesia Dukung Waka BGN Bongkar Mafia Titik SPPG MBG: “Jangan Rusak Program Presiden demi Kepentingan Pribadi”

Pernyataan tersebut disampaikan David Hamka kepada media pada Minggu, 31 Mei 2026, menyusul langkah BGN yang berkoordinasi dengan Satgas MBG Polri dan Bareskrim Polri terkait maraknya dugaan penipuan dan praktik ilegal jual beli titik SPPG di berbagai daerah.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

David menegaskan bahwa praktik mafia titik maupun mafia menu merupakan ancaman serius yang dapat merusak program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto.

 

“Kami dari KNPS Indonesia mendukung penuh langkah Wakil Kepala BGN, Bapak Sony Sanjaya, untuk mengusut tuntas mafia titik sampai ke akar-akarnya. Bahkan bukan hanya mafia titik, mafia menu juga harus dibongkar. Jangan ada pihak-pihak yang merusak Program Makan Bergizi Gratis demi keuntungan pribadi,” tegas David Hamka.

Ia menilai, praktik-praktik yang tidak sesuai prosedur operasional standar (SOP) telah mencoreng citra Program MBG di mata masyarakat. Padahal menurutnya, program tersebut merupakan salah satu prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi generasi Indonesia.

 

“MBG ini adalab Program prioritas Presiden. Kalau ada oknum bermain-main, menjual titik, mempermainkan menu, atau mengambil keuntungan pribadi dengan mengatasnamakan BGN, itu bukan hanya pelanggaran hukum, tapi juga pengkhianatan terhadap kepercayaan masyarakat,” ujarnya dengan nada keras.

 

David juga meminta aparat penegak hukum tidak ragu menindak siapa pun yang terlibat dalam praktik mafia tersebut, tanpa pandang bulu.

 

“Siapa pun pelakunya harus diusut. Jangan ada yang dilindungi. Jangan ada yang merasa kebal hukum. Karena kalau dibiarkan, mafia-mafia seperti ini akan merusak kepercayaan publik terhadap program pemerintah yang sebenarnya sangat baik,” katanya.

 

Meski demikian, David meyakini dugaan praktik ilegal tersebut bukan dilakukan oleh institusi BGN secara resmi, melainkan ulah oknum-oknum yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi.

 

“Kami percaya BGN secara institusi tidak melakukan hal seperti itu. Ini ulah oknum-oknum yang mencari keuntungan pribadi sambil mencatut nama pejabat BGN. Mereka merusak nama baik lembaga dan merusak semangat program MBG,” lanjutnya.

 

Sebelumnya, Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya mengungkapkan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Satgas MBG Polri dan Bareskrim Polri terkait banyaknya laporan masyarakat yang menjadi korban dugaan penipuan pengurusan titik SPPG.

 

Dalam keterangannya di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026), Sony menyebut sejumlah pihak mengaku sebagai orang dekat pejabat BGN bahkan mengatasnamakan pejabat BGN untuk menawarkan jasa pengurusan titik SPPG dengan meminta sejumlah uang.

 

BGN menegaskan akan memperketat pengawasan dan menindak tegas segala bentuk penyimpangan yang berpotensi merusak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Berita Terkait

Pelindo Dorong Sinergi Lintas Fungsi dan Kapabilitas Berorientasi Pelanggan Perkuat Daya Saing dan Ekosistem Logistik Nasional
Ka KPLP Sepriana Putri dan Kasi Binadik Irma Syafitri Wakili Lapas Perempuan Medan di Rakornas BNPT
Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie, Tegaskan Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba
Polres Pelabuhan Belawan Gerebek Gubuk Diduga Jadi Lokasi Transaksi Sabu di Komplek UKA, Satu Pria Diamankan
Anggaran Rp6,1 Miliar Dipersoalkan, LANA Desak Bupati Tarmizi Buka DPA dan Realisasi Belanja Disparpora
Polres Pelabuhan Belawan Tegaskan Komitmen Lindungi Generasi Muda Dan Imbau Warga Melapor
PTPN IV PalmCo Akselerasi Sertifikasi Keberlanjutan, Premium Price Tumbuh 148 Persen
BUMN Instrumen Kedaulatan Ekonomi Konsolidasi Klaster Energi Logistik Digital, Disiplin Modal, BJR Lindungi Direksi Beritikad Baik, Aset Negara Warisan Generasi

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Satreskrim Polres Gayo Lues Amankan Dua Pria Terlibat Judi Online

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:28 WIB

DPP AWAI Apresiasi Kasat Reskrim Polres Nagan Raya Atas Pengungkapan Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:17 WIB

“Tak Sekadar Janji, Azhari M. Nur Haji Maop Tunjukkan Kepedulian Nyata, Bantu Kursi Roda untuk Warga Idi Tunong”

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Aceh Punya Sejarah Kepahlawanan, Kepala BNNP Aceh Prihatin Sebagian Masyarakat Aceh Terlibat Jaringan Narkoba

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Tak Sekadar Seremoni, SDN 2 Dewantara Wujudkan Maulid Nabi dengan Santunan 13 Anak Yatim

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Gerakan Panen Raya Padi 2026 di Kota Langsa, Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Berawal dari Informasi Warga, Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Gunakan Sabu”

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Gubernur Muzakir Manaf Peringatkan Ancaman Bencana, Aceh Perkuat Siaga Hadapi Puncak Hujan November

Berita Terbaru