Mengembalikan Makna Asesmen: Menyeimbangkan Asesmen Formatif Dan Sumatif Dalam Pembelajaran

PUTRI RAHMAWATI

- Redaksi

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:55 WIB

5084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(foto istimewa sang penulis Wildatun Hoirina)

TIMELINES INEWS INFESTIGASI

Penulis : Wildatun Hoirina

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendahuluan

Asesmen merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran. Melalui asesmen, guru dapat mengetahui sejauh mana peserta didik memahami materi yang telah dipelajari. Namun, dalam praktiknya, penilaian di sekolah sering kali lebih berfokus pada hasil akhir dibandingkan proses belajar. Akibatnya, nilai menjadi tujuan utama, sedangkan perkembangan kemampuan peserta didik kurang mendapatkan perhatian.

Seiring berkembangnya dunia pendidikan, muncul paradigma bahwa asesmen tidak hanya digunakan untuk mengukur hasil belajar, tetapi juga untuk membantu peserta didik berkembang selama proses pembelajaran. Oleh karena itu, asesmen formatif dan asesmen sumatif perlu diterapkan secara seimbang agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara optimal.

Pembahasan

Asesmen formatif merupakan penilaian yang dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung. Tujuannya adalah memberikan umpan balik kepada guru dan peserta didik sehingga pembelajaran dapat diperbaiki sebelum kegiatan belajar berakhir. Bentuk asesmen formatif dapat berupa observasi, diskusi, kuis singkat, refleksi, maupun penugasan sederhana.

Sementara itu, asesmen sumatif dilakukan pada akhir pembelajaran untuk mengetahui tingkat pencapaian kompetensi peserta didik. Hasil asesmen sumatif biasanya digunakan sebagai dasar penentuan nilai akhir dan pelaporan hasil belajar.

Permasalahan yang sering terjadi adalah asesmen sumatif lebih mendominasi dibandingkan asesmen formatif. Kondisi tersebut menyebabkan peserta didik lebih fokus mengejar nilai daripada memahami materi. Selain itu, tekanan menghadapi ujian juga dapat menimbulkan kecemasan sehingga motivasi belajar menurun.

Padahal, kedua jenis asesmen memiliki fungsi yang saling melengkapi. Asesmen formatif membantu memperbaiki proses belajar, sedangkan asesmen sumatif memberikan gambaran mengenai hasil belajar yang telah dicapai. Oleh karena itu, guru perlu mengintegrasikan keduanya dalam proses pembelajaran sehingga penilaian tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada perkembangan peserta didik.

Penutup

Penerapan asesmen formatif dan sumatif secara seimbang merupakan langkah penting dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas. Guru tidak hanya berperan sebagai pemberi nilai, tetapi juga sebagai fasilitator yang membantu peserta didik berkembang sesuai potensinya. Dengan demikian, asesmen dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membentuk peserta didik yang aktif, mandiri, dan memiliki motivasi belajar yang tinggi.

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kupang Laksanakan Program Kerja Bak Sampah di SDK Idalolong
Lulus Tanpa Skripsi : Terdengar Menggiurkan Tapi Sebenarnya Jebakan?
Quiet Quitting: Malas Bekerja atau Bentuk Kesadaran akan Work-Life Balance?
Lulus Kuliah, Lalu Menganggur: Apakah Jurusan yang Dipilih Masih Relavan dengan Dunia Kerja?
Perlukah Media Sosial Dibatasi Untuk Anak di Bawah 16 Tahun?
Hubungan Parasosial di Era Digital
Penghapusan Kewajiban Skripsi: Apakah Sebuah Kemajuan?
Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:31 WIB

Momentum Regenerasi Pemimpin, Lapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab dan Pisah Sambut Karutan Balikpapan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Perkuat Sinergi Pemasyarakatan, Lapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab dan Pisah Sambut Kalapas Bontang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Panen Kacang Panjang dan Timun, Lapas Narkotika Samarinda Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Bangun Sinergi Akademik, Lapas Narkotika Samarinda Jajaki Kerja Sama Dengan Fakultas Hukum UNTAG

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Pawai Kemerdekaan, Band Lapas Narkotika Samarinda Meriahkan HUT ke-81 RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Narkotika Samarinda Gelar PORSENAP Lomba Tradisional

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:30 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Narkotika Samarinda Gelar Upacara Bendera dan Serahkan Remisi Umum kepada Warga Binaan Pemasyarakatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Hadir di Tengah Masyarakat, Lapas Narkotika Samarinda Bersama PIPAS Semarakkan Kemerdekaan dengan Berbagi

Berita Terbaru

BMA Sebut Muzaki Terbesar di Aceh

ACEH

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 00:58 WIB