TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG
24/06/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Tanjung Pura Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Pura kembali memanen hasil kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang dikelola bersama warga binaan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian. Pada panen kali ini, sebanyak 150 ikat sawi berhasil dipanen sebagai hasil kerja keras dan ketekunan warga binaan dalam mengikuti pelatihan serta praktik bercocok tanam secara berkelanjutan, Rabu (24/06/2026).

Melalui program tersebut, warga binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan bercocok tanam, tetapi juga dibekali sikap disiplin, tanggung jawab, serta etos kerja yang positif sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Pura, Raymon Andika Girsang, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program pelatihan berkebun yang telah berjalan dengan baik. Menurutnya, program tersebut berhasil meningkatkan keterampilan warga binaan yang tercermin dari hasil panen yang terus mengalami perkembangan.
“Panen sawi hari ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Kami melihat warga binaan tidak hanya belajar teknik bercocok tanam, tetapi juga membangun kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat untuk berkarya secara produktif.
Hasil panen sebanyak 150 ikat sawi ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang diberikan mampu menghasilkan manfaat nyata, baik untuk mendukung kebutuhan pangan warga binaan maupun memberikan nilai ekonomi melalui pemasaran sebagian hasil panen,” ujar Raymon.
Hasil panen sawi tersebut selanjutnya akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan konsumsi warga binaan sebagai tambahan bahan pangan dalam penyelenggaraan makanan di Rutan Tanjung Pura. Selain itu, sebagian hasil panen juga akan dipasarkan sebagai bentuk dukungan terhadap produktivitas program pembinaan sekaligus memberikan premi kepada warga binaan yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Salah seorang warga binaan, Samsu, mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat merasakan langsung hasil dari pembelajaran dan praktik berkebun yang telah dijalani hingga memasuki masa panen. Ia berharap kegiatan pertanian di lingkungan Rutan Tanjung Pura dapat terus berkembang dan menjadi sarana pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kompetensi diri.
“Kami berharap keterampilan yang diperoleh selama mengikuti program ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat setelah menyelesaikan masa pembinaan. Dengan memiliki kemampuan dan pengalaman di bidang pertanian, saya memiliki mimpi untuk membuka peluang usaha, menciptakan sumber penghasilan, serta menjalani kehidupan yang lebih mandiri dan produktif saat kembali berkumpul dengan keluarga,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Raymon menegaskan bahwa keberhasilan panen ini merupakan wujud nyata pelaksanaan pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan kemandirian warga binaan.
Melalui optimalisasi Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Rutan Tanjung Pura terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang produktif, bermanfaat, dan mampu memberikan nilai tambah bagi warga binaan, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional, Terangnya.
(***)



























