140 Tahun Perkeretaapian di Sumatera Utara, Dari Jalur Perkebunan Menjadi Penggerak Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi

RULI SISWEMI

- Redaksi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:10 WIB

5041 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

TLii | MEDAN | PT KAI PERSERO DIVRE I SUMUT

25/07/2026

TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan, 25 Juli 2026 Tepat pada 25 Juli 2026, perkeretaapian di Sumatera Utara memasuki usia ke-140 tahun. Momentum bersejarah ini menandai perjalanan panjang sejak pengoperasian jalur kereta api pertama di Pulau Sumatera yang menghubungkan Medan–Labuhan pada 25 Juli 1886. Selama lebih dari satu abad, transportasi rel di Sumatera Utara terus berkembang dari sarana angkutan komoditas perkebunan menjadi tulang punggung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan usia 140 tahun menjadi bukti bahwa perkeretaapian di Sumatera Utara mampu bertahan sekaligus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.

“Setelah 140 tahun, perkeretaapian di Sumatera Utara tidak hanya bertahan tetapi juga bertransformasi. Dari berfokus sebagai angkutan komoditas di awal operasionalnya, kini berkembang menjadi sarana mobilitas favorit masyarakat Sumatera Utara,” ujar Anwar.

Ia menjelaskan, sejarah perkeretaapian di Sumatera Utara bermula dari pesatnya perkembangan industri perkebunan pada akhir abad ke-19, khususnya komoditas tembakau Deli. Pada 1883, Pemerintah Hindia Belanda memberikan konsesi kepada Deli Spoorweg Maatschappij (DSM) untuk membangun jaringan rel yang menghubungkan kawasan perkebunan dengan Pelabuhan Belawan. Seiring perkembangan wilayah, jaringan rel tersebut meluas hingga Binjai, Tebing Tinggi, Pematangsiantar, Tanjungbalai, dan Rantau Prapat.

Pada masa kejayaannya hingga tahun 1937, panjang jalur kereta api di Sumatera Utara mencapai 553 kilometer. Namun, sejumlah jalur cabang seperti Deli Tua, Bangun Purba, dan Pangkalan Brandan kemudian ditutup akibat berkurangnya aktivitas perkebunan yang berdampak pada penurunan permintaan angkutan komoditas.

Setelah Indonesia merdeka dan melalui proses nasionalisasi perusahaan Belanda, pengelolaan perkeretaapian sepenuhnya berada di bawah PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Kini, jaringan rel aktif di Sumatera Utara membentang sepanjang 476,46 kilometer. Selain melayani lintas utama, jaringan tersebut juga mencakup jalur KA Bandara Kualanamu yang mulai beroperasi pada 2013. Sejak 2022, konektivitas kereta api juga telah terintegrasi dengan Pelabuhan Kuala Tanjung dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei guna mendukung distribusi bahan baku maupun hasil industri secara lebih efisien.

Pengembangan infrastruktur tersebut diikuti dengan peningkatan kinerja operasional. Pada sektor angkutan penumpang, KAI Divre I Sumatera Utara mencatat jumlah pelanggan sebanyak 2,43 juta orang pada 2024 dan meningkat menjadi 2,63 juta orang pada 2025. Hingga Semester I 2026, jumlah penumpang telah mencapai 1,39 juta orang dan diproyeksikan terus bertambah hingga akhir tahun.

Di sektor logistik, volume angkutan barang tercatat sebesar 883.661 ton pada 2024, 685.355 ton pada 2025, serta 387.895 ton sepanjang Semester I 2026. Fluktuasi tersebut dipengaruhi dinamika permintaan pasar domestik maupun global serta perkembangan rantai pasok industri.

“Peningkatan jumlah penumpang dari tahun ke tahun membuktikan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan ramah lingkungan. Di sisi lain, angkutan barang tetap menjadi tulang punggung logistik yang strategis bagi perekonomian daerah,” kata Anwar.

Memasuki usia ke-140 tahun, PT KAI (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan, meningkatkan kualitas infrastruktur, serta memperkuat konektivitas antardaerah guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat di Sumatera Utara.

“Kami berkomitmen memastikan kereta api tetap menjadi pilihan transportasi andalan yang berkontribusi nyata dalam memperkuat konektivitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara,” tutup Anwar.

(***)

Berita Terkait

200 Bibit Bebek Petelur Dilepas, Rutan Tanjung Pura Perkuat Program Ketahanan Pangan
Rutan Kelas IIB Tanjung Pura Gelar Sidang TPP Daring Bersama Kanwil, Pastikan Remisi Transparan dan Akuntabel
Apel Bersama Virtual, Rutan Tanjung Pura Tegaskan Komitmen Pelayanan Pemasyarakatan Humanis dan Akuntabel
Lapas Pemuda Kelas III Langkat Komitmen Wujudkan Zona Bebas HALINAR Lewat Pakta Integritas
Lapas Tebing Tinggi Ikuti Apel Bersama Virtual, Perkuat Disiplin dan Komitmen Pelayanan Publik
Sosialisasi Pemilahan Sampah kepada WBP, Kalapas Perempuan Kelas IIA Medan Dorong Terwujudnya Smart Zero Waste
Dukung Pengelolaan Sampah, Lapas Perempuan Medan Terima Bantuan Tong Sampah Pilahan dari DLH Kota Medan
Bapas Kelas I Medan Ikuti Apel Bersama Virtual, Perkuat Disiplin dan Komitmen Pelayanan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 18:34 WIB

852 Imum Gampong di Aceh Utara Terima Motor Operasional dari Pemkab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:22 WIB

Bappeda Aceh Utara Luncurkan Sekolah Inovasi Daerah Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:27 WIB

SURYA PALOH TIBA DI BANDARA MALIKUSSALEH, HADIRI HUT KE-20 YAYASAN SUKMA BANGSA

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:46 WIB

MPLS SMA Negeri 1 Meurah mulia di hari ke 5 dengan Doa Bersama, Sekolah Tanamkan Karakter dan Nilai Keagamaan Sejak Hari Pertama

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

MPLS SMP Negeri 1 Lapang Semarak, 160 Siswa Baru Diajak Terapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Senin, 13 Juli 2026 - 22:38 WIB

Jadwal Penandatanganan NPHD Hibah Motor Operasional Imum Gampong Dimulai, Pemkab Aceh Utara Salurkan 852 Unit untuk Perkuat Pelayanan Desa

Senin, 13 Juli 2026 - 17:55 WIB

Ayah Wa Tinjau Penerapan Kelas Terpisah di SMPN 1 Matangkuli, Program Tahfiz Jadi Prioritas

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:02 WIB

“Ayah Wa Terbitkan Edaran Strategis, Hari Pertama Sekolah Wajib Jadi Momen Orang Tua Dampingi Anak”

Berita Terbaru