(foto istimewa sang penulis Azka Azkiyah)
TIMELINES INEWS INFESTIGASI
Penulis: Azka Azkiyah
Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
PENDAHULUAN
Dalam era digitalisasi yang berkembang pesat, dunia Pendidikan tidak terlepas dari pengaruh revolusi digital yang telah menyentuh hampir seluruh aspek kehidupan. Dengan majunya teknologi, membawa perubahan besar pada manusia untuk memperoleh informasi, interaksi serta proses pembelajaran. Dengan adanya kemajuan teknologi yang begitu pesat sehingga dapat menciptakan hal baru yang sebelumnya belum pernah terjadi (Zahara et al., 2023).
Artificial Intelligence (AI) merupakan istilah yang muncul dalam era Industrial Society 4.0 dan Society 5.0. AI dapat dipahami sebagai kombinasi dari program komputer, pembelajaran mesin, perangkat keras, dan perangkat lunak. Ilmu yang melandasi pengembangannya berfokus pada penciptaan kecerdasan buatan melalui solusi teknologi berbasis perangkat keras maupun perangkat lunak, yang terinspirasi dari proses rekayasa balik terhadap pola kerja di otak manusia (Zahara et al., 2023).
Dalam era yang dipenuhi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI), penggunaannya dalam dunia Pendidikan juga telah menjadi topik yang menarik perhatian. Berbagai aplikasi AI seperti Google Gemini, ChatGPT, Meta AI, dan cloud kini banyak dimanfaatkan mahasiswa untuk menyelesaikan tugas akademik mereka (Mufakhrasy et al., 2025).
Sebagai mahasiswa harus memiliki peran penting dalam memanfaatkan teknologi. AI yang seharusnya digunakan sebagai alat bantu untuk mendukung kemampuan intelektual bukan sebagai pengganti dalam proses belajar. Oleh karna itu mahasiswa perlu memiliki kesadaran dalam menggunakan AI agar dapat memberikan kemajuan tanpa mengurangi kualitas intelektual (Salsabila & Sohidin, 2024), Selain itu, penggunaan AI dengan tepat juga dapat membantu meningkatkan kemampuan literasi digital dan jiwa intelektual mahasiswa.
Intelektual mahasiswa tidak hanya ditunjukan melalui banyaknya pengetahuan yang dimiliki, tetapi juga melalui kemampuan berfikir kritis, menganalisis informasi, memecahkan masalah serta dapat mengambil Keputusan berdasarkan fakta. AI juga dapat membantu mahasiswa memperoleh informasi, memahami, dan menyelesaikan masalah pembelajaran dengan cepat.
Dengan adanya AI, mahasiswa dapat menambah wawasan, meningkatkan kamampuan berfikir kritis, dan memahami materi perkuliahan dengan baik. Oleh karna itu AI tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu pembelajaran, tetapi juga dapat membantu meningkatkan kemampuan intelektual mahasiswa di era digitalisasi (Ernalia et al., 2024).
Meskipun AI menawarkan berbagai manfaat, penggunaannya juga dapat menimbulkan tantangan, seperti ketergantungan terhadap AI dan menurunnya kemampuan berpikir kritis. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memahami peluang dan tantangan AI agar penggunaannya dapat mendukung perkembangan intelektual secara optimal.
Berdasarkan uraian tersebut, muncul pertanyaan mengenai apa saja tantangan yang dihadapi mahasiswa dalam penggunaan AI, serta peluang yang di peroleh dari penggunaan AI dalam mendukung perkembangan intelektual di era digitalisasi. Oleh karna itu essai ini bertujuan untuk menganalisis berbagai tantangan dan peluang penggunaan AI bagi perkembangan intelektual mahasiswa di era digitalisasi.
ANALISIS KRITIS
Tantangan penggunaan AI bagi perkembangan intelektual mahasiswa
Perkembangan Artificial Intelegence (AI) membawa perubahan besar dalam dunia Pendidikan, termasuk pada proses belajar mahawsiswa. Beberapa platfrom AI yang dapat membantu mahasiswa untuk memperoleh informasi, dan menyelesaikan tugas dengan waktu yang singkat. Namun, di balik hal tersebut terdapat tantangan yang dapat mempengaruhi kemampuan perkembangan intelektual mahasiswa jika AI tidak di gunakan dengan bijak.
Adapun salah satu tantangan utama mahasiswa dalam penggunaan AI yaitu dapat mempengaruhi kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Karna Salah satu indikator terpenting dalam perkembangan intelektual adalah kemampuan dalam berfikir kritis. hal ini berkaitan dengan kemampuan menganalisis informasi, berargumen dan mengambil Keputusan berdasarkan fakta. (Sari & Yahya 2025) penggunaan AI yang berlebihan dapat menggeser peran mahasiswa sebagai individu yang aktif dalam berpikir hingga menjadi sekedar pengguna teknologi yang menerima informasi secara instan saja, hal ini dapat mengakibatkan kemampuan intelektual mahasiswa mengalami penurunan. Kondisi ini berpotensi mengurangi peroses berpikir mahasiswa yang seharusnya hal ini menjadi bagian penting dalam pembelajaran.
Selain itu juga tantangan yang dapat mempengaruhi mahasiswa dalam penggunaan AI yaitu ketergantungan mahasiswa terhadap AI dalam menyelesaikan tugasnya, karna dengan adanya AI dapat memberikan jawaban yang lebih cepat sehingga membuat mahasiswa lebih memilih untuk menggunakan hasil jawaban AI di bandingkan dengan hasil pencarian dan analisisnya sendiri.
Menurut (Supriyono et all., 2024) meskipun ChatGPT dan teknologi AI lainnya dapat mendukung proses pembelajaran, namun ketergantungan penggunaan AI dapat membuat mahasiswa kurang terlatih dalam melakukan analisis terhadap suatu permasalahan dan mendapatkan informasi, sehingga hasil yang didapatkan dari AI akan digunakan tanpa melakukan pengkajian lebih lanjut atau parafrase hingga membuat kemampuan berpikir kritis mahasiswa menjadi menurun.
Berkaitan dengan hal tersebut, tantangan lain yang perlu di perhatikan adalah kemampuan literasi akademik mahasiswa dalam menghadapi perkembangan AI. Mahasiswa tidak hanya dituntut mampu menggunakan AI, tetapi harus memiliki kemampuan untuk memilih, mengevaluasi dan memverifikasi informasi yang didapat dari AI (Arif & samputri 2025).
Hal ini penting untuk dimiliki karena AI tidak selalu menghasilkan informasi yang akurat dan sesuai dengan konteks kebutuhan. Tanpa kemampuan literasi akademik yang baik, mahasiswa akan beresiko mendapatkan informasi yang tidak valid, sehingga mengakibatkan kesalahan dalam mengambil Keputusan yang di ambil.
Peluang penggunaan AI bagi perkembangan intelektual mahasiswa
Di era digitalisasi perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah memberikan peluang bagi mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan intelektual.
Dengan adanya AI tidak hanya mempermudah akeses untuk mendapatkan informasi, tetapi dapat membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis, menganalisis informasi, dan dapat menyelesaikan tugas perkuliahan menjadi lebih efektif. Dengan hal ini, AI dapat menjadi pendukung dalam perkembangan intelektual mahasiswa apabila digunakan secara bijak.
Adapun peluang dalam penggunaan AI di era digitalisasi jika digunakan dengan bijak, yaitu dapat meningkatkan kemampuan literasi digital mahasiswa, kemampuan dalam memahami, dan memanfaatkan informasi yang merupakan keterampilan yang sangat penting. (Nabila et all., 2025) menjelaskan bahwa penerapan literasi digital dalam penggunaan AI di era digitalisasi dapat membantu mahasiswa untuk memanfaatkan teknologi secara lebih efektif untuk kebutuhan akademik.
Dengan kemampuan ini, mahasiswa dapat memperoleh informasi dengan cepat serta dapat memilih dan mengelola informasi dengan relevan untuk mendukung proses pembelajaran menjadi lebih maksimal. Kemampuan ini menjadi bagian penting untuk perkembangan intelektual mahasiswa karna dapat mendorong mahasiswa untuk lebih aktif dalam mencari dan memahami ilmu pengetahuan yang didapat. (Ayem at all., 2024) pemanfaatan AI dalam bidang akademik dapat membantu mahasiswa memperoleh informasi, menyusun tugas dan memahami materi perkuliahan dengan lebih efisien.
Dengan adanya AI dapat menghemat waktu dalam mencari sumber pembelajaran sehingga dapat fokus dalam proses analisis dan pemahaman materi. Dengan ini AI dapat mendukung pengembangan intelektual mahasiswa melalui proses belajar yang lebih fleksibel dan produktif.
Peluang lainnya adalah meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berpikir kritis dan mencari Solusi dalam suatu masalah. AI dapat membantu mahsiswa untuk memperoleh berbagai informasi yang dapat digunakan untuk memahami dan mengkaji suatu permasalahan secara lebih mendalam. (Vernanda et all., 2025) menjelaskan bahwa AI dapat mendukung mahasiswa untuk berpikir lebih kritis dengan membantu mereka menemukan berbagai alternatif penyelesaian masalah.
Dengan demikian, penggunaan AI yang tepat dapat mendukung perkembangan intelektual mahasiswa, khususnya dalam kemampuan dalam berpikir kritis dan mencari Solusi permasalahan. (Utari et all., 2024) dalam penelitiannya menunjukan bahwa penggunaan AI memiliki pengaruh positif terhadap intelktual mahasiswa. (Dewi et all., 2024) dalam penemuannya bahwa manusia memandang ChtGPT dan platfrom AI lainnya sebagai alat yang dapat membantu memahami materi perkuliahan dan juga mendukung proses pembelajaran. Dengan hal positif ini menunjukan bahwa AI telah menjadi bagian dari perubahan Pendidikan dan perkembangan akademik di era digitalisasi jika digunakan dengan tepat.
Argumentasi
Berdasarkan esai ini, pendapat saya mengenai pembahasannya bahwa kecerdasan buatan atau (AI) merupakan peluang mahasiswa dalam pembelajaran di era digitalisasi. Dengan adanya AI, mahasiswa mempunyai akses yang lebih luas untuk memperoleh berbagai sumber pengetahuan, sehingga dapat membantu meningkatkan kemampuan intelektual dan juga kreativitas mahasiswa dalam menyelesaikan berbagai tugas.
AI juga akan memberikan dampak positif maupun negatif pada perkembangan intelektual mahasiswa. jika AI di gunakan secara bijak akan menjadi peluang bagi mahasiswa di era digitalisasi.
AI dapat membantu meningkatkan kemampuan pola pikir kritis mahasiswa, memperluas wawasan, serta membuat proses pembelajaran mahasiswa menjadi lebih efektif dan efisien.
Namun jika AI di gunakan secara berlebihan, justru akan menjadi tantangan mahasiswa dalam penggunaan AI di era digitalisasi ini seperti, platfrom AI yang digunakan mahasiswa dalam kegiatan akademik dapat menyebabkan mahasiswa menjadi terlalu bergantung pada teknologi dalam menyelesaikan tugas perkuliahannya. permasalahan ini dapat menurunkan pola pikir kritis mahasiswa dalam proses pembelajaran, kurang termotivasi untuk mencari informasi secara mandiri, menghambat kemampuan intelektual hingga membuat mahasiswa kurang memiliki rasa ingin tahu yang lebih dalam saat proses pembelajaran dilakukan.
Oleh karna itu AI perlu digunakan secara bijak agar pemanfaatan yang didapat lebih besar dibandingkan dengan dampak negatif yang akan muncul. Dengan hal ini, perkembangan intelektual mahasisswa tidak dapat di tentukan dengan adanya kecanggihan teknologi di era digitalisas, tetapi perkembangan intelektual mahasiswa dapat di tentukan dari bagaimana cara mahasiswa memanfaatkan teknologi itu dengan bijak. Dengan adanya teknologi, hal ini dapat membantu mahasiswa untuk bisa lebih berkembang lagi pada bidang intelektualnya.
Rekomendasi
Berdasarkan dari pembahasan, penggunaan Artificial Intellegence (AI) dalam dunia Pendidikan ini perlu dimanfaatkan dengan bijak agar penggunaan teknologi ini dapat memberikan dampak yang positif pada perkembangan intelektual mahasiswa. Dengan berkembangnya teknologi di era digitalisasi yang dimana kita memang harus pandai dalam penggunaan teknologi.
Kondisi ini sebaiknya dimanfaatkan mahasiswa dengan semaksimal mungkin.Dalam penggunaan AI, mahasiswa sebaiknya menjadikan platfrom AI ini sebagai alat bantu dalam mencari informasi, memahami materi, dan mengembangkan ide kreatif mahasiswa, bukan sebagai pengganti dalam berpikir dan belajar. Selain itu juga, di era digitalisasi ini mahasiswa perlu meningkatkan kemampuan literasi digital akademik agar mahasiswa dapat menganalisis serta membuktikan informasi yang didapat dari hasil AI sebelum digunakan dalam penugasannya untuk menghindari plagiarisme dalam penugasannya.
Jika mahasiswa ingin menggunakan AI untuk menyelesaikan tugasnya disarankan untu tetap melakukan analisis mandiri terhadap informasi yang didapat, serta Menyusun hasil informasi yang di dapat sesuai dengan pemahaman sendiri. Dengan hal ini, mahasiswa tidak akan sepenuhnya bergantung pada jawaban AI dalam penyelesaian tugasnya, sehingga perkembangan intelektual akan dapat berkembang secara optimal.
Daftar Pustaka
Arif, R. N. H., & Samputri, S. (2025). Literasi Akademik Mahasiswa Calon Guru IPA Di Era Artificial Intelligence: Analisis Kebutuhan Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis AI. JAMBURA Elementary Education Journal, 6(2), 81-97.
Ayem, S., Wahidah, U., Sari, E. Y., Supatman, S., Kinasih, I., & Lestari, P. (2024). Kajian Implementasi Pemanfaatan Artificial Intelligence Dalam Bidang Akademik Pada Mahasiswa Program Studi Akuntansi di Daerah Istimewa Yogyakarta. JEMMA (Journal of Economic, Management and Accounting), 7(2), 255-266.
Dewi, H., Lestari, D. A., Arsyad, M. A., Ediyanto, E., & Ronaldi, P. (2024). Sikap mahasiswa terhadap penggunaan ChatGPT dalam mendukung pembelajaran di perguruan tinggi. Jurnal Al Mujaddid Humaniora, 10(2), 1-8.
Ernalia, U., Zahra, F. A., Alim, J. A., & Anggriani, M. D. (2025). Peran Artifical Inteligence (AI) Dalam Meningkatkan Literasi Digital dan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa. JURNAL ILMIAH NUSANTARA, 2(6), 1174-1185.
Mufakhrasy, M. A., & Adawiyah, B. A. (2025). Pengaruh Penggunaan Artificial Intelligence AI dalam Pembelajaran dan Dunia Pendidikan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 5631–5634.
Nabila, P., Albar, M. H., & Nabila, R. (2025). Penerapan Literasi Digital dalam Penggunaan Artificial Intelligence untuk Kebutuhan Akademik: Literasi Digital. Jurnal Literasi Digital, 5(3), 242-253.Nabila, P., Albar, M. H., & Nabila, R. (2025). Penerapan Literasi Digital dalam Penggunaan Artificial Intelligence untuk Kebutuhan Akademik: Literasi Digital. Jurnal Literasi Digital, 5(3), 242-253.
Salsabila, S., & Sohidin, S. (2024). Pemahaman Etika Akademik Mahasiswa dalam Penggunaan Artificial Intelligence (AI). Journal of Education Research, 5(4), 6671–6680.
Sari, A. I. L., & Yahya, A. M. (2025). PEMBELAJARAN FILSAFAT DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DI KALANGAN MAHASISWA STKIP PARIS BARANTAI KOTABARU. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(4), 7095-7105.
Supriyono, A., Lesmono, A. D., & Prihandono, T. (2024). Dampak dan tantangan pemanfaatan ChatGPT dalam pembelajaran pada kurikulum merdeka: Tinjauan literatur sistematis. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9(2), 134-152.
Utari, H., Quthny, A. Y. A., & Arobi, I. (2024). Pengaruh Penggunaan Artificial Intelligence terhadap Kecerdasan Intelektual Mahasiswa PAI Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Probolinggo. Jurnal Simki Pedagogia, 7(1), 152-164.
Vernanda, C., Dewi, V. C., Yakobus, Y., & Jayanti, W. E. (2025). Pengaruh Artificial Intellegence (Ai) Terhadap Keterampilan Berfikir Kritis Pelajar Atau Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Masalah. Journal of Information Systems Management and Digital Business, 2(4), 346-357.
Zahara, S. L., Azkia, Z. U., & Chusni, M. M. (2023). Implementasi Teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam Bidang Pendidikan. Jurnal Penelitian Sains Dan Pendidikan.























