TLii | LAPAS PEREMPUAN KLS IIA MEDAN
22/08/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Medan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Medan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan secara produktif.

Pada Sabtu (22/8/2026), Lapas Perempuan Medan melaksanakan panen hasil budidaya sayuran berupa sawi dan pakcoy yang dikembangkan di lingkungan Lapas.

Kegiatan panen dipimpin oleh Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja), Devi Fajaria, bersama jajaran. Dari kegiatan tersebut, berhasil dipanen sebanyak 5 kilogram sawi dan 10 kilogram pakcoy.
Melalui Kasi Giatja, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Medan, Yekti Apriyanti, menyampaikan bahwa kegiatan budidaya dan panen sayuran merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan lahan sekaligus mendukung pembinaan kemandirian Warga Binaan.

“Panen sawi dan pakcoy ini menunjukkan bahwa lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara produktif. Selain menghasilkan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah selesai menjalani masa pembinaan,” ujar Yekti.
Kegiatan budidaya sayuran tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi media pembinaan untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta keterampilan bercocok tanam kepada Warga Binaan.
Program tersebut sejalan dengan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemberdayaan Warga Binaan melalui kegiatan produktif yang mendukung ketahanan pangan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Medan terus berupaya mengembangkan program pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata.
Panen sawi dan pakcoy diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus membentuk Warga Binaan yang terampil, produktif, dan mandiri, Pungkasnya.
#Kemenimipas #Ditjenpas #GuardAndGuide #KetahananPangan #LapasPerempuanMedan #Pemasyarakatan
(***)


































