TLii|PIDIE JAYA – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, mendapat dukungan 66 unit alat berat dan kendaraan pendukung untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Bantuan ini akan digunakan untuk menangani infrastruktur, lahan pertanian, tambak, irigasi, serta lingkungan permukiman terdampak.
Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, mengusulkan dukungan tersebut kepada Menteri Dalam Negeri melalui pertemuan bersama Wakil Gubernur Aceh pada pekan sebelumnya. Usulan itu direalisasikan pada Kamis (15/10/2026).
Alat berat akan dikerahkan berdasarkan kebutuhan dan tingkat urgensi di lapangan. Penanganan ditujukan tidak hanya untuk memulihkan infrastruktur, tetapi juga menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat.
66 Unit Alat Berat dan Kendaraan Pendukung
Alokasi alat berat dan kendaraan pendukung terdiri atas:
– 8 unit excavator PC200.
– 4 unit excavator PC100.
– 4 unit excavator PC55.
– 6 unit backhoe loader.
– 6 unit bulldozer.
– 66 unit dump truck.
Excavator digunakan untuk penggalian dan pengerukan, backhoe loader untuk penggalian serta pemuatan material, bulldozer untuk meratakan lahan dan membersihkan timbunan, sedangkan dump truck mengangkut lumpur dan material hasil pengerukan.
Lokasi Prioritas Penanganan
Melalui Dinas Pekerjaan Umum, penanganan diprioritaskan pada normalisasi Sungai Krueng Meureudu, pengerukan Muara Kiran, pembersihan saluran irigasi, dan lingkungan permukiman.
Dinas Pertanian menangani pembersihan sawah terdampak di Gampong Blang Awe, termasuk lahan yang ditumbuhi semak belukar dan jaringan irigasi. Sementara itu, Dinas Kelautan dan Perikanan memprioritaskan pembersihan tambak serta salurannya di Gampong Meunasah Balek.
Normalisasi sungai dan muara diharapkan memperbaiki aliran air, sedangkan pembersihan irigasi mendukung pengairan sawah. Pemulihan lahan pertanian dan tambak juga diharapkan memungkinkan petani serta pembudi daya ikan kembali berproduksi.
Bupati Sibral meminta seluruh dinas terkait bekerja terpadu, menetapkan prioritas berdasarkan kondisi lapangan, mengoptimalkan alat berat, serta memastikan pekerjaan dapat dipantau dan dipertanggungjawabkan.
Dukungan pemerintah pusat diharapkan mempercepat rehab-rekon Pidie Jaya dan memulihkan sektor pertanian serta perikanan sebagai penopang ekonomi masyarakat pascabencana.


































