TLii | SUMUT LAPAS PEREMPUAN KLS IIA MEDAN
15/10/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Medan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Medan kembali menunjukkan hasil positif dari program pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Sebanyak 6 kilogram sawi segar siap dipanen dari lahan pembinaan kemandirian pada Kamis (15/10/2026).

Kegiatan panen dipimpin oleh Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Perempuan Medan, Devi Fajaria, bersama jajaran. Panen ini menjadi salah satu bukti nyata dari upaya pengembangan keterampilan WBP melalui kegiatan pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, WBP tidak hanya memperoleh pengalaman dalam membudidayakan tanaman sayuran, tetapi juga belajar menanamkan nilai kedisiplinan, ketekunan, tanggung jawab, serta kerja sama. Proses mulai dari penanaman bibit, perawatan tanaman, hingga masa panen menjadi bagian penting dalam membangun keterampilan yang bermanfaat.
Kasi Giatja Lapas Perempuan Medan, Devi Fajaria, menyampaikan bahwa hasil panen tersebut merupakan buah dari kerja keras dan ketekunan dalam menjalankan program pembinaan.
“Panen ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan ketekunan akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Semoga semangat WBP untuk terus belajar dan berkarya semakin tumbuh,” ujar Devi Fajaria.
Program budidaya sayuran ini diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai sarana pembinaan produktif bagi WBP sekaligus mendukung upaya pemanfaatan lahan dan penguatan ketahanan pangan di lingkungan lapas.
Melalui kegiatan pembinaan kemandirian yang berkesinambungan, Lapas Perempuan Medan berkomitmen membekali WBP dengan keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal positif ketika kembali ke tengah masyarakat.
Dari menanam hingga memanen, setiap proses menjadi pembelajaran berharga untuk menumbuhkan kemandirian, produktivitas, dan semangat berkarya, Ujarnya.
Lapas Perempuan Medan Pembinaan Berkelanjutan, Wujudkan Warga Binaan yang Mandiri dan Produktif.
(***)


































