Hasmi, Imum Mukim Pulo Aceh Nilai Isu terhadap Syech Muharram Berlebihan

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Minggu, 19 Oktober 2025 - 00:50 WIB

20293 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES iNEWS Investigasi | PULO ACEH – Polemik terkait pernyataan Bupati Aceh Besar, Muharram Idris atau yang akrab disapa Syech Muharram, mendapat tanggapan tegas dari tokoh masyarakat Pulo Aceh.Sabtu,18 Oktober 2025.

Imum Mukim Pulau Nasi, Hasmi, yang juga warga Gampong Alue Reuyeung, Kecamatan Pulo Aceh, menilai pemberitaan yang beredar di sejumlah media terlalu berlebihan dan tidak mencerminkan konteks sebenarnya dari ucapan Bupati.

Menurut Hasmi, pernyataan Syech Muharram saat meninjau Puskesmas Baitussalam sama sekali tidak bermaksud merendahkan wilayah Pulo Aceh. Sebaliknya, pernyataan itu merupakan bentuk dorongan disiplin bagi tenaga kesehatan (nakes) agar bekerja lebih baik dan tidak meninggalkan tugas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

> “Kami warga Pulo Aceh memahami maksud beliau. Itu bukan hinaan, tapi penegasan agar tenaga kesehatan yang malas tidak dibiarkan. Beliau ingin pelayanan kesehatan di daerah kami justru semakin diperkuat,” ujar Hasmi kepada wartawan, Sabtu (18/10/2025).

Hasmi menegaskan, masyarakat Pulo Aceh tidak merasa tersinggung atas pernyataan tersebut. Ia justru menyambut baik perhatian Bupati Muharram yang telah beberapa kali turun langsung ke Pulo Aceh untuk memastikan layanan publik di sana berjalan dengan baik.

> “Syech Muharram sudah datang langsung ke sini, bahkan berjanji memperbaiki infrastruktur dan layanan kesehatan. Kami tahu betul niat beliau untuk membangun. Jangan sampai niat baik disalahartikan,” tambahnya.

Tokoh masyarakat itu juga mengingatkan agar media dan pihak luar tidak memperkeruh suasana dengan narasi yang dapat menimbulkan kesalahpahaman antara pemerintah dan warga kepulauan.

> “Sebagai pemimpin, beliau tentu ingin memberi efek jera kepada ASN yang tidak disiplin. Tapi bukan berarti Pulo Aceh dijadikan tempat buangan. Itu hanya bentuk komunikasi tegas, bukan merendahkan,” jelas Hasmi.

Lebih lanjut, Hasmi berharap publik dapat melihat konteks pernyataan tersebut secara utuh, bukan hanya dari potongan kalimat yang bisa menimbulkan salah tafsir. Ia mengajak masyarakat untuk tetap fokus pada hal-hal positif yang telah dilakukan pemerintah daerah selama ini.

> “Kami di Pulo Aceh tidak pernah merasa direndahkan. Justru kami bersyukur karena daerah kami semakin diperhatikan. Program pembangunan mulai jalan, dan komunikasi dengan Pemkab juga semakin terbuka. Kami tentu senang jika Pak Bupati menambah jumlah tenaga kesehatan di Pulo Aceh, karena menurut kami saat ini memang masih kekurangan,” tutupnya.

Sebelumnya, pernyataan Bupati Aceh Besar saat kunjungan ke Puskesmas Baitussalam menjadi sorotan setelah dikutip sebagian media. Dalam kesempatan itu, Syech Muharram meminta laporan terhadap tenaga kesehatan yang malas atau sering absen, sembari menegaskan akan menempatkan mereka ke daerah yang masih kekurangan tenaga medis seperti Pulo Aceh dan Leupung.

Namun sebagian pihak menilai ucapannya terkesan merendahkan wilayah Pulo Aceh — anggapan yang kini dibantah langsung oleh tokoh masyarakat setempat.

[Yahbit | jurnalis TLii]

Berita Terkait

Kebakaran Lahan di Leupung Aceh Besar, BPBD Bergerak Cepat Padamkan Api
22 Personel Polres Aceh Besar Terima Tanda Kehormatan Satya Lancana Pengabdian
Beginilah Kondisi Rumah Jurnalis Akibat Banjir Bandang
Satu Kilogram Sabu Gagal Edar di Aceh Utara, Dua Pria Diciduk Polisi
DKP Aceh Salurkan 3,9 Ton Ikan Segar di Darul Kamal untuk Dukung Perbaikan Gizi
BREAKING NEWS : Akses Gayo Lues – Kutacane Hingga Sore hari Ini Masih Belum Bisa Dilalui R2 dan R4
Upacara HAB ke-80, Kemenag Aceh Besar Ajak ASN Warnai AI dengan Konten Keagamaan
Curah Hujan Sangat Tinggi, Kalaksa BPBD Gayo Lues turun langsung ke desa Badak Siaga Penuh Pantau Sungai Desa Badak dan Beliau Pastikan Informasi Tersampaikan ke Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:35 WIB

PT KAI Divre I Sumut Layani 233 Ribu Penumpang Selama Januari 2026, KA Siantar Ekspres Perkuat Konektivitas Ekonomi Enam Wilayah

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:23 WIB

Sepanjang 2025, PT KAI Daop 5 Purwokerto Sertipikasi Aset Tanah Senilai Rp499 Miliar

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:03 WIB

Dari Bogor, Mualem–Dek Fadh Perkuat Konsolidasi Pusat–Daerah Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:11 WIB

Wabup Toba dan Wakapolres Toba Pimpin Gelar Pasukan Operasi Keselamatan

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:08 WIB

Bapas Kelas I Palangka Raya Mengikuti Sosialisasi Penginputan Data Laporan Pendampingan untuk Meningkatkan Kualitas Data

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:02 WIB

Tak Bisa Ditunda Lagi, DPRK Gayo Lues Desak Pemerintah Aceh Perbaiki Jalan Ketukah–Abdya

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:01 WIB

Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:49 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Siap Laksanakan Operasi Keselamatan Toba 2026

Berita Terbaru