Koperasi KDMP Gagal, Uang Desa Jadi Taruhan – Kepala Desa Jadi Agunan

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 02:03 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMLINES iNEWS Investigasi | Banda Aceh, 23 Oktober 2025

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dekfadh), menggagas pengembangan software monitoring “Simkopdes” (Sistem Monitoring Koperasi Desa) untuk memperkuat kinerja Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Syariah. Gagasan ini disampaikan dalam kegiatan di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Selasa, 2 September 2025 yang lalu

Sebagai tindak lanjut, Pendamping Desa dan pengurus koperasi mulai mengaktifkan sistem di sejumlah gampong, seperti Bineh Blang dan Meunasah Krueng, di bawah bimbingan Business Assistant Maretha Tridahyati, yang menargetkan aktivasi di 10 Gampong pendampingannya selesai sebelum 30 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Simkopdes berfungsi memantau berbagai unit usaha koperasi, antara lain pangkalan LPG, sembako, pupuk bersubsidi, penggemukan sapi, dan pertanian palawija. Setiap unit diwajibkan beroperasi sesuai akta notaris dan hukum koperasi yang berlaku.

Namun, penerapan di lapangan menghadapi kendala akses internet di sejumlah desa. Pendamping desa tengah mencari solusi agar target digitalisasi dapat tercapai.

Langkah ini sejalan dengan Surat Edaran Menteri Desa Nomor 8 Tahun 2025 tentang percepatan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk pengembalian pinjaman KDMP. SE tersebut mengatur bahwa:

Dana desa dapat digunakan maksimal 30% untuk mendukung KDMP,

KDMP wajib menyetor 20% keuntungan bersih ke pemerintah desa,

Musdesus harus tuntas sebelum akhir 2025 agar dapat dimasukkan dalam APBDes 2026.Meski demikian, sebagian masyarakat masih meragukan efektivitas koperasi dan menilai perlu ada pelatihan teknis bagi pengurus, mencontoh praktik daerah lain seperti Sumatera Utara.

Dengan dukungan regulasi dan sistem digital, Simkopdes diharapkan menjadi model pengelolaan ekonomi desa yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan di Aceh. *[]

Berita Terkait

Bazar Ramadhan Serba Seribu Gampong Leu Ue,Darul Imarah  Diresmikan, Kadis PMG Aceh Besar Turut Berbelanja
1 Tahun Kepemimpinan Illiza-Afdhal, Banda Aceh semakin “Dithe le Donya
Rapat Teknis Digelar, Pemkab Matangkan Skema Penghunian Huntara
GAMPATA Serahkan Kajian dan Analisa Dugaan Korupsi Dana BTT Bencana Hidrometeorologi 2025 dan TKD Rp1,6 Triliun ke Direktur Intelkam Polda Aceh
Pulihkan Trauma Pascabanjir dan Longsor, Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Gelar Trauma Healing di Pidie Jaya
Tuanku Muhammad Minta Anjing Liar di Kota Banda Aceh Di Tertibkan
Tuanku Muhammad Minta Anjing Liar di Kota Banda Aceh Di Tertibkan
Skandal LGBT di Banda Aceh: 3 Pria Positif HIV, Satpol PP/WH Gerak Cepat

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:50 WIB

Koordinasi Pembentukan Pos Bapas, Bapas Kelas I Palangka Raya Tinjau Lokasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:49 WIB

Bapas Palangka Raya Perkuat Sistem Data Pemasyarakatan dengan Sosialisasi Registrasi Klien

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:11 WIB

Bapas Palangka Raya Cari Agen Perubahan, Tim Pansel ZI Gelar Wawancara

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:19 WIB

Bapas Kelas I Palangka Raya Raih Penghargaan IKPA Sempurna, Komitmen Mengelola Anggaran Dengan Baik

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:26 WIB

Bapas Palangka Raya Gelar Tes Tertulis Seleksi Tim Pokja Pembangunan ZI, Siap Wujudkan WBK/WBBM

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:37 WIB

Kepala Bapas Palangka Raya: Komitmen dan Konsistensi Kunci Keberhasilan Pembangunan Zona Integritas

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:24 WIB

Kepala Bapas Kelas I Palangka Raya Hadiri Pelantikan Pejabat Fungsional Dan PNS di Kanwil Ditjenpas Kalteng

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:01 WIB

Dirjen Pemasyarakatan Berikan Arahan Pengusulan Hak Integrasi kepada Bapas Palangka Raya

Berita Terbaru