Diduga Ada Aktivitas Bbm Ilegal Di Tpi Bagan Asahan, Klarifikasi Lanal Tanjungbalai Asahan Dipertanyakan

REDAKSI 1

- Redaksi

Sabtu, 22 November 2025 - 15:49 WIB

20348 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | SUMUT | ASAHAN, 18 November 2025, Sejumlah informasi yang beredar di lapangan memunculkan dugaan adanya aktivitas distribusi bahan bakar minyak (BBM) tanpa izin resmi di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bagan Asahan, Kabupaten Asahan. Dalam informasi awal, personel Lanal Tanjungbalai Asahan diduga berada di lokasi dan mengamankan sekitar 10 ton BBM dari sebuah kapal boat yang bersandar di kawasan tersebut.

Sumber-sumber di lapangan menyebutkan, kapal boat itu diduga melakukan aktivitas bongkar muat BBM tanpa dokumen yang sah. Sejumlah drum dan wadah penampung berisi solar disebut terlihat berada di sekitar lokasi dan menarik perhatian warga sekitar. Aktivitas aparat di dermaga pada hari yang sama turut memicu dugaan adanya penindakan terkait BBM ilegal melalui jalur perairan.

Saat dikonfirmasi terpisah, Komandan Lanal Tanjungbalai Asahan, Letkol Laut (P) Agung Dwi, yang mengaku sedang berada di Medan dalam rangka kegiatan Armada HUT RI, menyatakan masih akan mengecek langsung informasi tersebut kepada jajarannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Coba saya cek di lapangan ya, karena saya sedang di Medan mengikuti kegiatan Armada HUT RI,”

ujar Letkol Laut (P) Agung Dwi melalui pesan WhatsApp.

Namun beberapa waktu kemudian, klarifikasi berbeda disampaikan oleh pihak Lanal Tanjungbalai Asahan melalui perwakilan Humas. Letda Laut Silalahi menegaskan bahwa tidak ada operasi penangkapan BBM ilegal yang dilakukan prajurit Lanal TBA pada hari dan lokasi dimaksud.

> “Tidak benar ada anggota kami yang melakukan penangkapan BBM ilegal. Sampai saat ini tidak ada kegiatan operasi penangkapan seperti yang diberitakan,”

tegas Letda Laut Silalahi saat dihubungi awak media.

Pernyataan tersebut memunculkan sejumlah tanda tanya. Di satu sisi, warga mengaku melihat adanya aktivitas aparat di sekitar dermaga yang diduga berkaitan dengan BBM. Di sisi lain, Lanal TBA menyatakan tidak ada operasi penangkapan yang dilakukan dan menegaskan seluruh kegiatan operasional selalu dilaporkan secara resmi melalui prosedur tetap.

Perbedaan antara informasi lapangan, keterangan awal bahwa akan dilakukan pengecekan, dan bantahan resmi dari Humas Lanal TBA menimbulkan ruang spekulasi di masyarakat. Dugaan praktik distribusi BBM ilegal melalui jalur perairan di wilayah TPI Bagan Asahan kembali mencuat, sekaligus memunculkan dorongan agar dilakukan penelusuran lebih jauh terhadap peran dan keberadaan aparat di lokasi pada waktu kejadian.

Sejumlah sumber lokal juga menyebut bahwa kapal yang diduga mengangkut BBM tersebut bukan pertama kali terlihat bersandar di titik yang sama. Pola kemunculan yang berulang itu menambah pertanyaan publik tentang seberapa ketat pengawasan di wilayah perairan tersebut dan sejauh mana koordinasi antarlembaga penegak hukum di lapangan.

Hingga rilis ini disampaikan, belum ada penjelasan rinci dari pihak Lanal Tanjungbalai Asahan terkait:

1. Keberadaan personel Lanal di sekitar TPI Bagan Asahan pada waktu yang disebutkan warga.

2. Status kapal dan muatan BBM yang diduga berada di lokasi pada hari kejadian.

3. Hasil pengecekan internal yang sebelumnya dinyatakan akan dilakukan oleh Danlanal.

Masyarakat menunggu penjelasan lebih transparan dari pihak Lanal Tanjungbalai Asahan dan instansi terkait lainnya, termasuk apabila diperlukan pembukaan data resmi terkait aktivitas patroli, operasi, maupun bentuk pengawasan lain di sekitar perairan Bagan Asahan pada tanggal dimaksud.

Media akan terus menelusuri fakta di lapangan, menghimpun dokumen pendukung, serta meminta keterangan dari berbagai pihak guna memastikan kejelasan informasi, termasuk kemungkinan adanya kelalaian pengawasan atau indikasi keterlibatan oknum dalam dugaan distribusi BBM ilegal di wilayah tersebut. (RR)

Berita Terkait

SatReskrim Polres Pematangsiantar Ungkap Pelaku Penggelapan Sepeda Motor
Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas
Polres Pelabuhan Belawan Siap Laksanakan Operasi Keselamatan Toba 2026
Kejati Sumut Ungkap Kasus Korupsi Waterfront Samosir, General Manager PT Yodya Karya Jadi Tersangka
Lapas Kelas I Medan Perkuat Pembinaan Keagamaan Dengan Perayaan Thaipusam Dan MoU
Integritas Jadi Fokus Utama, Kalapas Narkotika Langkat Pimpin Apel Awal Bulan
Lapas Narkotika Langkat Intensifkan Kontrol Keliling untuk Cegah Gangguan Kamtib
Lapas Kelas IIA Binjai Teken Komitmen Bersama dan Pakta Integritas Tahun 2026

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:55 WIB

SatReskrim Polres Pematangsiantar Ungkap Pelaku Penggelapan Sepeda Motor

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:01 WIB

Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:49 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Siap Laksanakan Operasi Keselamatan Toba 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 23:10 WIB

Lapas Kelas I Medan Perkuat Pembinaan Keagamaan Dengan Perayaan Thaipusam Dan MoU

Senin, 2 Februari 2026 - 22:33 WIB

Integritas Jadi Fokus Utama, Kalapas Narkotika Langkat Pimpin Apel Awal Bulan

Senin, 2 Februari 2026 - 22:21 WIB

Lapas Narkotika Langkat Intensifkan Kontrol Keliling untuk Cegah Gangguan Kamtib

Senin, 2 Februari 2026 - 22:01 WIB

Lapas Kelas IIA Binjai Teken Komitmen Bersama dan Pakta Integritas Tahun 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 21:51 WIB

Satukan Tekad Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani Rutan Tanjung Pura Tandatangani Pakta Integritas dan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas WBK–WBBM

Berita Terbaru