Diduga Ada Aktivitas Bbm Ilegal Di Tpi Bagan Asahan, Klarifikasi Lanal Tanjungbalai Asahan Dipertanyakan

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 22 November 2025 - 15:49 WIB

5099 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | SUMUT | ASAHAN, 18 November 2025, Sejumlah informasi yang beredar di lapangan memunculkan dugaan adanya aktivitas distribusi bahan bakar minyak (BBM) tanpa izin resmi di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bagan Asahan, Kabupaten Asahan. Dalam informasi awal, personel Lanal Tanjungbalai Asahan diduga berada di lokasi dan mengamankan sekitar 10 ton BBM dari sebuah kapal boat yang bersandar di kawasan tersebut.

Sumber-sumber di lapangan menyebutkan, kapal boat itu diduga melakukan aktivitas bongkar muat BBM tanpa dokumen yang sah. Sejumlah drum dan wadah penampung berisi solar disebut terlihat berada di sekitar lokasi dan menarik perhatian warga sekitar. Aktivitas aparat di dermaga pada hari yang sama turut memicu dugaan adanya penindakan terkait BBM ilegal melalui jalur perairan.

Saat dikonfirmasi terpisah, Komandan Lanal Tanjungbalai Asahan, Letkol Laut (P) Agung Dwi, yang mengaku sedang berada di Medan dalam rangka kegiatan Armada HUT RI, menyatakan masih akan mengecek langsung informasi tersebut kepada jajarannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Coba saya cek di lapangan ya, karena saya sedang di Medan mengikuti kegiatan Armada HUT RI,”

ujar Letkol Laut (P) Agung Dwi melalui pesan WhatsApp.

Namun beberapa waktu kemudian, klarifikasi berbeda disampaikan oleh pihak Lanal Tanjungbalai Asahan melalui perwakilan Humas. Letda Laut Silalahi menegaskan bahwa tidak ada operasi penangkapan BBM ilegal yang dilakukan prajurit Lanal TBA pada hari dan lokasi dimaksud.

> “Tidak benar ada anggota kami yang melakukan penangkapan BBM ilegal. Sampai saat ini tidak ada kegiatan operasi penangkapan seperti yang diberitakan,”

tegas Letda Laut Silalahi saat dihubungi awak media.

Pernyataan tersebut memunculkan sejumlah tanda tanya. Di satu sisi, warga mengaku melihat adanya aktivitas aparat di sekitar dermaga yang diduga berkaitan dengan BBM. Di sisi lain, Lanal TBA menyatakan tidak ada operasi penangkapan yang dilakukan dan menegaskan seluruh kegiatan operasional selalu dilaporkan secara resmi melalui prosedur tetap.

Perbedaan antara informasi lapangan, keterangan awal bahwa akan dilakukan pengecekan, dan bantahan resmi dari Humas Lanal TBA menimbulkan ruang spekulasi di masyarakat. Dugaan praktik distribusi BBM ilegal melalui jalur perairan di wilayah TPI Bagan Asahan kembali mencuat, sekaligus memunculkan dorongan agar dilakukan penelusuran lebih jauh terhadap peran dan keberadaan aparat di lokasi pada waktu kejadian.

Sejumlah sumber lokal juga menyebut bahwa kapal yang diduga mengangkut BBM tersebut bukan pertama kali terlihat bersandar di titik yang sama. Pola kemunculan yang berulang itu menambah pertanyaan publik tentang seberapa ketat pengawasan di wilayah perairan tersebut dan sejauh mana koordinasi antarlembaga penegak hukum di lapangan.

Hingga rilis ini disampaikan, belum ada penjelasan rinci dari pihak Lanal Tanjungbalai Asahan terkait:

1. Keberadaan personel Lanal di sekitar TPI Bagan Asahan pada waktu yang disebutkan warga.

2. Status kapal dan muatan BBM yang diduga berada di lokasi pada hari kejadian.

3. Hasil pengecekan internal yang sebelumnya dinyatakan akan dilakukan oleh Danlanal.

Masyarakat menunggu penjelasan lebih transparan dari pihak Lanal Tanjungbalai Asahan dan instansi terkait lainnya, termasuk apabila diperlukan pembukaan data resmi terkait aktivitas patroli, operasi, maupun bentuk pengawasan lain di sekitar perairan Bagan Asahan pada tanggal dimaksud.

Media akan terus menelusuri fakta di lapangan, menghimpun dokumen pendukung, serta meminta keterangan dari berbagai pihak guna memastikan kejelasan informasi, termasuk kemungkinan adanya kelalaian pengawasan atau indikasi keterlibatan oknum dalam dugaan distribusi BBM ilegal di wilayah tersebut. (RR)

Berita Terkait

Pilkades Toba 2027: Persiapan Terlambat, Anggaran Belum Jelas, Aturan Masih Menggantung
Kalapas Pemuda Langkat Kunjungi Polres Langkat, Bahas Strategi Antisipasi Gangguan Kamtib
Mengenal Lebih Dekat Bapas Kelas I Medan, Bersama Melayani dan Mengabdi
Stasiun Belawan Catat 18.636 TEUs Peti Kemas, KAI Dorong Integrasi Kereta Api-Pelabuhan di Sumut
Lapas Pemuda Kelas III Langkat: Tempat Belajar, Berkarya, dan Menyiapkan Diri Kembali ke Masyarakat
Kalapas Tebing Tinggi: Kepatuhan Tata Tertib Kunci Ciptakan Lapas yang Aman dan Kondusif
Imigrasi Sumut Dorong Reformasi Birokrasi Berorientasi pada Pelayanan Dan Kepercayaan Publik
BNCT Perkuat Sinergi Pelindo Group Lewat Prestasi Juara III Bulu Tangkis Di Medan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 00:58 WIB

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Selasa, 1 September 2026 - 23:33 WIB

Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar

Selasa, 1 September 2026 - 13:52 WIB

Peserta PKPPM Gelombang II IAIN Takengon Disambut Hangat Masyarakat Kampung Pantan Nangka

Selasa, 1 September 2026 - 10:20 WIB

3 BHAYANGKARA BERPRESTASI DI PIDIE JAYA DAPAT PENGHARGAAN, KAPOLRES: TERUS BERIKAN YANG TERBAIK

Selasa, 1 September 2026 - 09:37 WIB

Berkas P-21, Dua Tersangka Narkotika Pidie Jaya Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:20 WIB

7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Baitul Mal Aceh Gandeng Rumah Zakat Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Usaha

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Bantah Isu TV Donasi Bencana, Mantan Kalapas Blangkejeren Layangkan Hak Jawab dan Somasi ke Habaraya News

Berita Terbaru

BMA Sebut Muzaki Terbesar di Aceh

ACEH

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 00:58 WIB