Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang Kembali Difungsikan, Daya Angkut Maksimal 30 Ton

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Sabtu, 27 Desember 2025 - 15:59 WIB

50240 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES iNews Investigasi | BIREUEN — Kabar baik bagi pengguna jalan antar kabupaten dan provinsi. Jembatan Krueng Tingkeum yang terletak di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, kembali dapat difungsikan setelah rampung dikerjakan. Jembatan darurat tersebut resmi dibuka untuk umum pada Sabtu, 27 Desember 2025, dengan kapasitas beban maksimal 30 ton.
Jembatan Krueng Tingkeum Kota juang tersebut kini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua, roda empat, hingga truk bermuatan terbatas. Beroperasinya kembali jembatan ini menjadi angin segar bagi masyarakat, mengingat perannya yang sangat vital sebagai jalur penghubung antar wilayah, akses ke kawasan permukiman, sentra ekonomi, serta jalur distribusi logistik di Kabupaten Bireuen dan sekitarnya.
Sebelumnya, jembatan tersebut terputus total akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah setempat beberapa waktu lalu. Kondisi itu sempat melumpuhkan arus transportasi dan memaksa warga menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh dan memakan waktu.

Juru Bicara Posko Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, mengatakan pembangunan jembatan darurat ini merupakan langkah cepat pemerintah dalam merespons dampak bencana alam yang mengganggu akses transportasi masyarakat.

“Alhamdulillah, pembangunan jembatan telah selesai dan mulai hari ini sudah bisa digunakan oleh masyarakat. Ini merupakan hasil kerja keras bersama berbagai pihak yang bekerja siang dan malam di lapangan,” kata Murthalamuddin kepada awak media.
Ia menjelaskan, jembatan darurat sepanjang 66 meter tersebut dibangun oleh PT Adhi Karya (Persero) dengan dukungan kontraktor lokal, PT Krueng Meuh. Proses pembangunan dilakukan dengan pendampingan penuh dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) guna memastikan konstruksi memenuhi standar teknis dan keselamatan.
Selain dukungan teknis, keterlibatan personel TNI dan Polri juga berperan penting selama proses pembangunan berlangsung. Aparat keamanan membantu pengamanan lokasi, pengaturan lalu lintas, serta memastikan keselamatan para pekerja di lapangan.
Menurut Murthalamuddin, sebelum mengalami kerusakan, Jembatan Krueng Tingkeum merupakan jalur utama yang setiap hari dilalui kendaraan masyarakat, termasuk kendaraan pengangkut hasil pertanian dan kebutuhan pokok. Terputusnya jembatan tersebut berdampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi, distribusi logistik, pelayanan kesehatan, hingga kegiatan pendidikan.
“Warga harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh, sehingga menambah biaya dan waktu tempuh. Karena itu, percepatan pembangunan jembatan ini menjadi kebutuhan mendesak,” ujarnya.
Dengan kembali difungsikannya jembatan tersebut, pemerintah berharap arus transportasi antarwilayah di Kabupaten Bireuen, bahkan lintas provinsi, dapat kembali berjalan lancar. Pemulihan akses ini diharapkan mampu mendorong kebangkitan aktivitas ekonomi masyarakat yang sempat terganggu akibat bencana.
Meski demikian, Murthalamuddin mengimbau seluruh pengguna jalan agar mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan, khususnya terkait batas maksimal muatan kendaraan.
“Kami mengingatkan agar kendaraan yang melintas tidak melebihi kapasitas maksimal 30 ton. Kepatuhan masyarakat sangat dibutuhkan agar jembatan ini aman digunakan dan dapat bertahan lebih lama,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas publik tersebut demi kepentingan bersama.
“Jembatan ini sangat vital bagi kehidupan masyarakat. Mari kita jaga dan manfaatkan dengan bijak,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

*[Yahbit]

Berita Terkait

Gema Maulid Menggetarkan Pidie Jaya, Bupati Rangkul Aspirasi Warga dan Pacu Kebangkitan Tanah Japakeh
Pohon Tumbang Halangi Jalan Lintas, BPBD Langsa Bergerak Cepat
Satgas PRR Kemendagri Laksanakan Monitoring Penanganan Pascabencana di Kota Langsa
BKPRMI Himpun Jadwal Khatib dan Imam di 74 Masjid Aceh Besar, Jemaah Bisa Memilih Lokasi Shalat Jum’at
Empat Pemuda Aceh Besar Raih Penghargaan Inovatif, dari Daur Ulang Plastik hingga Jurnalistik
Hangatnya Kebersamaan dalam Maulid Nabi Muhammad SAW di Dayah Darul Huda
Polres Langsa Ungkap 10 Kasus Narkoba, Sita 39,9 Kg Ganja dan 24,38 Gram Sabu
Sayuti Abubakar Lantik T. Sofianus Pimpin PDAM Lhokseumawe hingga 2031

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Jumat Berkah, Lapas Narkotika Samarinda Salurkan 75 Kg Beras untuk Masyarakat RT 22 Samarinda Utara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Narkotika Samarinda Panen Kangkung Hasil Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Majelis Taklim Jadi Sarana Pembinaan Kepribadian Warga Binaan Lapas Narkotika Samarinda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:14 WIB

Kalapas Narkotika Samarinda Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Kemenimipas dan Kick Off Hari Bakti ke-2 Tahun 2026 Secara Virtual

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Lapas Narkotika Samarinda Kobarkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Primkopasindo Salurkan Bantuan Beras kepada Keluarga Warga Binaan Lapas Narkotika Samarinda

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Gelar Pengenalan Wahana Sarana Asimilasi dan Edukasi di Area SAE

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Wujud nyata kepedulian sosial, lapas narkotika samarinda sambangi masyarakat melalui program jum”at berkah

Berita Terbaru