TLii..PIDIE JAYA – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya mengambil langkah proaktif dalam pemulihan lingkungan pascabencana dengan menggelar aksi penanaman 300 pohon di kawasan GP Seunong, Kecamatan Meurah Dua. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos, ME, ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi ekologis lahan yang rusak akibat banjir dan tanah longsor.
Dalam sambutannya, Bupati Sibral Malasyi menekankan bahwa penghijauan ini merupakan langkah strategis untuk memperbaiki struktur tanah dan tata air di wilayah yang rentan. “Kita tidak hanya menanam, tapi sedang membangun benteng alam. Pohon-pohon berakar tunggal ini dipilih secara khusus agar mampu menopang tanah secara optimal dan memitigasi risiko bencana hidrometeorologi di masa depan,” tegasnya.
Kolaborasi Strategis
Aksi lingkungan ini merupakan buah kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh, serta Komando Distrik Militer (Dandim). Bupati memberikan apresiasi tinggi atas sinergi lintas sektor yang dinilai menjadi kunci percepatan pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan.
”Terima kasih kepada DLHK Aceh dan jajaran TNI/Polri serta unsur Forkopimda lainnya. Pemulihan lingkungan adalah tanggung jawab kolektif yang harus kita kerjakan bersama demi keberlanjutan hidup masyarakat Pidie Jaya,” tambah Bupati.
Partisipasi Stakeholder
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat penting, antara lain Kepala DLHK Aceh, Dandim, Ketua DPRK Pidie Jaya, Kapolres, perwakilan Kejaksaan Negeri, Kepala DAS Krueng Aceh, para kepala SKPK, serta unsur Muspika Meurah Dua dan tokoh masyarakat gampong setempat.
Di akhir acara, Bupati mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya warga GP Seunong, untuk menjaga dan merawat pohon-pohon yang telah ditanam. Pemerintah berharap upaya ini tidak hanya menjadi simbolik, tetapi memberikan manfaat nyata secara sosial dan ekonomi bagi generasi mendatang.



































