TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG
11/05/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Tanjung Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung melaksanakan Upacara Kesadaran Berbangsa dan Bernegara sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan, penguatan nasionalisme, serta penanaman nilai tanggung jawab bagi seluruh petugas dan warga binaan. Kegiatan berlangsung di Lapangan Aula G.G. Van Delft Rutan Tanjung dengan tertib dan khidmat, Senin (11/05/2026).

Seluruh petugas dan warga binaan mengikuti jalannya upacara dengan penuh perhatian sebagai bentuk komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan serta pembinaan karakter di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam pelaksanaan upacara tersebut, warga binaan turut dilibatkan sebagai pembaca Catur Dharma Narapidana. Pelibatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan menumbuhkan kesadaran, tanggung jawab, serta semangat perubahan diri bagi warga binaan.

Kepala Subseksi Pengelolaan (Kasubsi Lola) Rutan Tanjung, Masripani, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas, serta memberikan pelayanan dan pembinaan yang humanis, konsisten, dan berkelanjutan.
Kepada warga binaan, Masripani juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan kesungguhan dalam mengikuti seluruh program pembinaan sebagai momentum memperbaiki diri ke arah yang lebih baik.
“Upacara Kesadaran Berbangsa dan Bernegara ini bukan hanya kegiatan rutin, tetapi menjadi sarana untuk memperkuat kembali komitmen kita bersama, baik petugas maupun warga binaan, dalam menjaga integritas, meningkatkan kedisiplinan, menumbuhkan rasa nasionalisme, serta membangun kesadaran untuk terus berubah menjadi lebih baik melalui proses pembinaan yang ada di Rutan,” ujar Masripani.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sinergi yang kuat antara petugas dan warga binaan merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif. Sinergi tersebut juga menjadi fondasi penting dalam mendukung keberhasilan proses pembinaan dan reintegrasi sosial agar warga binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan produktif.
Sementara itu, salah satu warga binaan yang dipercaya menjadi pembaca Catur Dharma Narapidana, Zulfa, mengaku bangga atas kesempatan yang diberikan kepadanya. Ia menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam upacara tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan di Rutan Tanjung.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan tersebut menjadi dorongan semangat untuk lebih disiplin dan aktif mengikuti seluruh program pembinaan yang ada di lingkungan Rutan, Tutupnya.
#Ditjenpas
#Pemasyarakatan
#GuardandGuide
#Pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat
#KanwilDitjenPasKalsel
#Mulyadi
(***)



























