TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG
12/05/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Tanjung Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung menjalin sinergi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tabalong dalam rangka pelaksanaan program pembinaan kepribadian bagi warga binaan. Kolaborasi tersebut ditandai melalui kunjungan koordinasi yang dilakukan Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Tanjung, Al Muqtadir Pasya, ke Kantor Kemenag Kabupaten Tabalong, Selasa (12/05/2026).

Kegiatan koordinasi tersebut turut melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin yang saat ini melaksanakan pengabdian di Rutan Tanjung. Pertemuan berlangsung bersama Kepala Subbagian Tata Usaha sekaligus Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kemenag Kabupaten Tabalong, Abdul Khairi.

Koordinasi dilakukan sebagai persiapan pelaksanaan pelatihan kepengurusan jenazah bagi warga binaan Rutan Tanjung. Program tersebut direncanakan sebagai bagian dari pembinaan keagamaan sekaligus peningkatan keterampilan sosial bagi warga binaan agar memiliki bekal pengetahuan dan kemampuan yang bermanfaat saat kembali ke tengah masyarakat.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas berbagai aspek pelaksanaan kegiatan, mulai dari materi pelatihan, penentuan narasumber, teknis kegiatan, hingga dukungan dari masing-masing instansi. Pelatihan nantinya akan melibatkan penyuluh agama dan pihak terkait dari Kemenag Kabupaten Tabalong sebagai narasumber utama.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Tanjung, Al Muqtadir Pasya, mengatakan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang bertujuan memperkuat nilai moral, spiritual, dan kepedulian sosial warga binaan.
“Melalui kegiatan ini kami berharap warga binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan keagamaan, tetapi juga keterampilan yang bermanfaat dan dapat diterapkan di tengah masyarakat nantinya. Sinergi bersama Kemenag dan mahasiswa KKN UIN Antasari Banjarmasin menjadi langkah positif dalam mendukung program pembinaan yang lebih edukatif dan humanis,” ujarnya.
Sementara itu, Abdul Khairi menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap program pembinaan yang diinisiasi Rutan Tanjung. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai positif dalam meningkatkan pemahaman keagamaan dan keterampilan sosial warga binaan.
“Kami mendukung penuh kegiatan pembinaan seperti ini karena memberikan manfaat yang baik bagi warga binaan, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan keagamaan dan keterampilan sosial yang nantinya dapat diterapkan di tengah masyarakat,” ungkap Abdul Khairi.
Melalui kolaborasi ini, Rutan Tanjung berharap program pembinaan bagi warga binaan dapat berjalan semakin optimal serta mampu mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan secara lebih baik dan humanis.
Selain meningkatkan pengetahuan keagamaan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu membangun rasa kepedulian sosial serta kesiapan warga binaan untuk kembali beradaptasi dan berkontribusi positif di tengah masyarakat setelah selesai menjalani masa pidana, Ungkapnya.
(***)


























