TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG
14/05/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Tanjung Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui kegiatan pelatihan praktik kepengurusan jenazah yang bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Tabalong serta mahasiswa KKN Tematik UIN Antasari Banjarmasin.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan spiritual dan sosial yang bertujuan membekali warga binaan dengan pengetahuan agama sekaligus keterampilan yang dapat diterapkan saat kembali ke tengah masyarakat.

Pelatihan diikuti dengan antusias oleh warga binaan pria maupun wanita. Materi yang diberikan meliputi tata cara memandikan jenazah, mengkafani, menshalatkan, hingga proses pengurusan jenazah sesuai syariat Islam.

Selain mendapatkan materi teori, para peserta juga langsung mempraktikkan setiap tahapan dengan pendampingan petugas Rutan, penyuluh agama dari Kemenag Kabupaten Tabalong, serta mahasiswa KKN Tematik UIN Antasari Banjarmasin.
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Rutan Tanjung, Muhammad Arief Rakhman, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pembinaan spiritual yang bertujuan memberikan bekal pengetahuan agama yang bermanfaat bagi warga binaan selama menjalani masa pidana maupun setelah kembali ke masyarakat.
“Pelatihan ini tidak hanya memberikan pemahaman keagamaan, tetapi juga keterampilan sosial yang sangat bermanfaat di tengah masyarakat. Kami berharap warga binaan dapat mengambil nilai positif dari kegiatan ini serta meningkatkan kesadaran spiritual dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu mahasiswa KKN Tematik UIN Antasari Banjarmasin, Rufi, mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan pembinaan di Rutan Tanjung. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengalaman baru sekaligus sarana pembelajaran sosial dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami merasa kegiatan ini sangat positif karena selain berbagi ilmu, kami juga dapat belajar berinteraksi dan memberikan motivasi kepada warga binaan. Antusiasme peserta juga sangat baik selama praktik berlangsung. Semoga ilmu yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi bekal positif bagi warga binaan setelah nantinya kembali ke
lingkungan masyarakat,” tuturnya.
Salah satu penyuluh agama dari Kemenag Kabupaten Tabalong, H. Ahmad Thabrani, menyampaikan bahwa pelatihan kepengurusan jenazah merupakan ilmu dasar keagamaan yang penting dipahami oleh setiap muslim. Menurutnya, kegiatan praktik seperti ini sangat bermanfaat karena peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga dapat memahami langsung setiap tahapan pengurusan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang benar kepada warga binaan mengenai tata cara kepengurusan jenazah sesuai syariat Islam.
Selain menjadi bekal ilmu agama, keterampilan ini juga dapat menjadi manfaat ketika mereka kembali dan hidup bermasyarakat nantinya. Antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung juga sangat baik, sehingga materi yang diberikan dapat dipahami dengan lebih maksimal,” ungkapnya.
Melalui kegiatan pelatihan ini, Rutan Tanjung berharap proses pembinaan warga binaan dapat semakin optimal dengan menghadirkan program-program yang membangun karakter, meningkatkan kesadaran diri, serta memberikan bekal positif bagi warga binaan untuk kembali dan beradaptasi dengan baik di tengah masyarakat, Terangnya.
(***)

























