TLii | BAPAS KLS I PALANGKA RAYA
18/05/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Palangka Raya Balai Pemasyarakatan Kelas I Palangka Raya mengikuti rapat sosialisasi penilaian kinerja bidang kearsipan yang dilaksanakan secara virtual pada Senin (11/05/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola arsip yang tertib, akuntabel, dan berbasis digital di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan dibuka oleh Arsiparis Ahli Madya Biro Umum, Andri Budi Satriaji, yang menyampaikan bahwa pelaksanaan sosialisasi bertepatan dengan peringatan Hari Kearsipan Nasional ke-55.

Dalam kegiatan tersebut dibahas tiga agenda utama, yakni indikator penilaian kinerja bidang kearsipan, pengenalan aplikasi STAR SINERGI, serta implementasi Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN).
Selain itu, peserta juga menerima pemaparan mengenai hasil pengawasan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) tahun 2025, di mana kementerian memperoleh nilai eksternal sebesar 71,54 dan nilai digitalisasi arsip sebesar 88,70 dengan kategori memuaskan. Untuk tahun 2026, target diarahkan pada peningkatan nilai eksternal dan penguatan digitalisasi arsip di seluruh satuan kerja.
Sosialisasi juga memberikan penjelasan terkait penggunaan aplikasi STAR SINERGI dalam pengelolaan arsip vital dan usulan pemusnahan arsip secara digital. Implementasi SIKN dan JIKN dalam pengelolaan serta publikasi arsip statis turut menjadi materi penting dalam kegiatan tersebut.
Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Palangka Raya, Theo Adrianus, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas administrasi dan pengelolaan arsip di lingkungan kerja.
“Melalui sosialisasi ini diharapkan seluruh pegawai semakin memahami pentingnya pengelolaan arsip yang baik sebagai bagian dari profesionalisme dan dukungan terhadap reformasi birokrasi,” ujarnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran semakin memahami pentingnya pengelolaan arsip yang tertib, terintegrasi, dan modern guna mendukung peningkatan kinerja kearsipan serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel, Tutupnya.
(***)

























