TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG
16/07/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Tanjung Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung terus berkomitmen dalam memberikan pembinaan kepribadian kepada warga binaan melalui kegiatan keagamaan. Salah satu program yang rutin dilaksanakan yaitu pembinaan tahsin Al-Qur’an bekerja sama dengan penyuluh agama dari Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, Kamis (16/07/2026).

Kegiatan pembinaan diawali dengan pembacaan doa dan shalawat bersama yang diikuti oleh seluruh warga binaan dengan tertib dan khidmat. Suasana tersebut menjadi awal yang baik untuk membangun ketenangan serta meningkatkan motivasi warga binaan dalam mengikuti proses pembelajaran keagamaan.

Dalam kegiatan tersebut, warga binaan mendapatkan pembelajaran membaca Al-Qur’an yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan masing-masing. Warga binaan yang sudah lancar membaca Al-Qur’an mengikuti tadarus sekaligus memperbaiki kualitas bacaan melalui pendampingan langsung dari pembimbing keagamaan.
Sementara itu, warga binaan yang masih dalam tahap dasar mendapatkan pembelajaran menggunakan metode Iqra, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, pelafalan yang tepat, hingga kelancaran membaca. Pembimbing memberikan arahan secara bertahap agar setiap peserta dapat mengikuti pembelajaran sesuai dengan perkembangannya.
Selain membaca Al-Qur’an, peserta juga diberikan materi ilmu tajwid untuk memahami aturan dan tata cara membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Pembimbing turut memberikan contoh bacaan serta melakukan koreksi terhadap kesalahan makhraj, panjang pendek bacaan, maupun penerapan hukum tajwid.
Penyuluh Agama Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, Ustadz Syahyuni, menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan warga binaan selama mengikuti program pembinaan tahsin Al-Qur’an.
“Perkembangan warga binaan sangat baik. Mereka mampu menyerap dan memahami materi yang diberikan dengan cepat. Selama mengikuti pembinaan, terlihat adanya peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an, mulai dari perbaikan makhraj, panjang pendek bacaan, hingga penerapan hukum tajwid dasar,” ujar Ustadz Syahyuni.
Ia menambahkan, pembinaan yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan juga memberikan dampak positif terhadap sikap warga binaan, seperti meningkatnya kedisiplinan, kepercayaan diri, serta semangat untuk terus belajar dan memperbaiki diri.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan tausiah singkat yang berisi pesan untuk menjaga ibadah, memperkuat keimanan, meningkatkan kesabaran, serta menjadikan masa pembinaan sebagai momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik.
Melalui program pembinaan keagamaan ini, Rutan Kelas IIB Tanjung berharap warga binaan tidak hanya memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an yang lebih baik, tetapi juga memperoleh bekal nilai-nilai spiritual dan karakter positif sebagai persiapan kembali ke tengah keluarga dan masyarakat, Pungkasnya.
(***)




























