Bupati Pidie Jaya Perpanjang Masa Transisi Pascabencana, Pastikan Rehabilitasi Tuntas

ZULKARNAINI

- Redaksi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:34 WIB

5062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Evaluasi Masa Transisi Darurat dan Penetapan Status Penanganan Pascabencana banjir dan longsor yang dipimpin langsung oleh Sibral Malasyi, Senin (3/8/2026), di Aula Cot Trieng I Lantai III Kantor Bupati

Rapat Evaluasi Masa Transisi Darurat dan Penetapan Status Penanganan Pascabencana banjir dan longsor yang dipimpin langsung oleh Sibral Malasyi, Senin (3/8/2026), di Aula Cot Trieng I Lantai III Kantor Bupati

TLii|Pidie Jaya – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menggelar Rapat Evaluasi Masa Transisi Darurat dan Penetapan Status Penanganan Pascabencana banjir dan longsor yang dipimpin langsung oleh Sibral Malasyi, Senin (3/8/2026), di Aula Cot Trieng I Lantai III Kantor Bupati.

Rapat tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi progres penanganan bencana sekaligus menetapkan arah kebijakan lanjutan guna memastikan proses pemulihan masyarakat berjalan menyeluruh, terukur, dan berkelanjutan.

Evaluasi dilakukan berdasarkan kajian teknis lintas sektor dengan membandingkan kondisi wilayah melalui citra udara pada empat periode, yakni 29 November 2025, 22 Februari 2026, 9 Maret 2026, dan 14 Juni 2026. Hasilnya menunjukkan bahwa pemulihan di Kabupaten Pidie Jaya mengalami kemajuan signifikan, meskipun masih terdapat sejumlah pekerjaan strategis yang belum rampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa pekerjaan yang masih menjadi prioritas antara lain pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak, penyediaan air bersih, normalisasi sungai, penguatan tanggul, pembersihan kawasan permukiman, serta penyelesaian infrastruktur publik lainnya.

Bupati menegaskan, perpanjangan masa transisi merupakan langkah krusial untuk memastikan seluruh program rehabilitasi dan rekonstruksi memiliki dasar hukum serta dukungan pendanaan hingga tuntas.

“Perpanjangan masa transisi bukan sekadar memperpanjang status, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah untuk memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dari proses pemulihan. Semua hak masyarakat harus dipenuhi, dan seluruh program harus dituntaskan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, tanpa perpanjangan masa transisi, sejumlah program strategis berpotensi terhenti, termasuk pembangunan rumah bantuan, penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH), pemulihan infrastruktur dasar, serta program yang didukung pemerintah pusat melalui Dana Siap Pakai (DSP) dari BNPB.

Selain evaluasi fisik, Bupati juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk mempercepat penyempurnaan data dan dokumen pendukung. Ia menekankan pentingnya akurasi data agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.

“Saya meminta seluruh SKPK bekerja dengan data yang valid, memperkuat koordinasi, dan melaporkan setiap perkembangan secara terbuka. Masyarakat harus mengetahui bahwa pemerintah terus hadir dan bekerja untuk mereka,” ujarnya.

Bupati berharap, keputusan perpanjangan masa transisi dapat memberikan kepastian bagi masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan di berbagai sektor, mulai dari sosial, ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik.

Dalam rapat tersebut juga dipaparkan berbagai capaian penanganan pascabencana, di antaranya pemulihan layanan air bersih, percepatan pembangunan WTP baru, penanganan tanggul kritis, normalisasi sungai, pengerukan muara, pembersihan kawasan terdampak, penyaluran Dana Tunggu Hunian kepada ribuan kepala keluarga, hingga pembangunan rumah rusak melalui dukungan pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, TNI, Polri, dan lembaga donor.

“Pemulihan ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dengan kebersamaan dan sinergi semua pihak, saya yakin Pidie Jaya akan bangkit lebih cepat dan menjadi daerah yang tangguh menghadapi bencana,” pungkas Bupati.

Berita Terkait

Kebakaran Hanguskan Sejumlah Bangunan Dayah Istiqamatuddin Rauzatul Jannah di Pidie Jaya
Keuangan Daerah Dinilai Transparan, Aceh Utara Kembali Raih Opini WTP ke-11
LANA Desak Bupati Aceh Barat Transparan Soal Penggunaan Dividen Rp3 Miliar dari Bank Aceh Syariah
Bupati Pidie Jaya Terima Dividen Bank Aceh Rp2,07 Miliar dan Zakat Perusahaan Rp400 Juta, Tegaskan Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Mendengar Kisah Pilu 5 Anak yang Ditinggalkan Orang Tuanya, Polisi Pidie Jaya Ulurkan Bantuan*
Kapolres Pidie Jaya Terima Silaturahmi Pimpinan Cabang Bank Aceh Syariah Meureudu, Perkuat Sinergi untuk Keamanan dan Pelayanan Masyarakat
*PATROLI PERINTIS PRESISI POLRES PIDIE JAYA HADIR DI TENGAH MASYARAKAT YANG BERLIBUR AKHIR PEKAN DI KAWASAN WISATA PANTAI.*
Advokat Senior Soroti Nasib Pembangunan RS Regional Langsa, Dorong Audit dan Langkah Penyelamatan Aset Negara

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:28 WIB

Sinergi Porli Dan Petani ,Kapolsek Simpang Rimba Hadiri Gerakan Tanam Serempak Di Desa Gudang

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:35 WIB

Hari Mangrove Sedunia, Gerakan Kolaboratif Hijaukan Pesisir Bangka Tengah

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:33 WIB

Murid SMP Taruna Sains Muhammadiyah Koba (Mumtas Koba) menanam Pohon Bakau dan Perpat Dalam Rangka Memperingati Hari Mangrove Dunia

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:35 WIB

Momentum Hari Mangrove Sedunia, Bahar Buasan Ajak Generasi Muda Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Pesisir

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:52 WIB

Betason Buku Perkuat Budaya Literasi Melalui Bedah Antologi Tunggal Puisi Esai Karya Rita Orbaningrum

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:22 WIB

22 Santri Baru SMP Mumtas Koba “Boarding School” siap Menjadi Taruna Taruni Yang Membanggakan Orang Tua

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:32 WIB

Majelis Dikdasmen PNF PWM Babel Gelar Rakorwil 2026 di Bangka Tengah, Rumuskan Strategi Pendidikan Berkemajuan

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:22 WIB

‎Merajut Ukhuwah dan Implementasi Adaptif BEM Unmuh Babel Sukses Gelar Upgrading dan Makrab di Kelekak Desa Zed

Berita Terbaru