TLii | LAPAS PEREMPUAN KLS IIA MEDAN
24/08/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Medan dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan terus dikembangkan melalui program Smart Zero Waste. Salah satu implementasinya dilakukan melalui budidaya maggot dengan memanfaatkan limbah organik sebagai sumber pakan sekaligus memberikan keterampilan produktif kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Perempuan Kelas IIA Medan, Devi Fajaria, memberikan pelatihan dan pendampingan secara langsung kepada WBP mengenai tata cara budidaya maggot. Para WBP mendapatkan pemahaman mulai dari persiapan media, pemanfaatan limbah organik sebagai pakan, proses pemeliharaan, hingga tahapan pemanenan maggot.

Budidaya maggot menjadi salah satu bentuk penerapan konsep Smart Zero Waste, di mana sampah organik tidak hanya dipandang sebagai limbah, tetapi dapat diolah dan dimanfaatkan kembali menjadi sumber daya yang bernilai guna. Melalui metode tersebut, pengelolaan sampah di lingkungan Lapas diarahkan pada upaya pengurangan sampah sekaligus pemanfaatannya secara produktif.
Selain memberikan dampak positif terhadap pengelolaan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian WBP. Keterampilan budidaya maggot diharapkan dapat menjadi bekal bagi WBP untuk mengembangkan kegiatan produktif yang berpotensi memiliki nilai ekonomi setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.
Melalui program Smart Zero Waste, Lapas Perempuan Kelas IIA Medan terus mendorong terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang bersih, produktif, dan berkelanjutan. Di saat yang sama, program tersebut menjadi wujud pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi WBP, baik dalam aspek kepedulian terhadap lingkungan maupun peningkatan keterampilan sebagai bekal untuk kembali dan berdaya di masyarakat, Pungkasnya.
(***)


































