TLii | SUMUT | PT PRIMA MULTI TERMINAL
10/09/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Belawan, 10 September 2026 PT Prima Multi Terminal (PMT) memperkuat kinerja operasional Terminal Petikemas Domestik Belawan melalui penambahan dan peremajaan peralatan bongkar muat. Langkah tersebut ditandai dengan kegiatan Marking Operational Improvement yang berlangsung di Gedung Grha Pelindo, Belawan, Rabu (9/9/2026).

Penguatan fasilitas operasional tersebut dilakukan setelah PMT menerima dua unit Quay Container Crane (QCC) dan empat unit Rubber Tyred Gantry (RTG) pada 30 Juni 2026.
Direktur Utama PT Prima Multi Terminal Rudi Susanto mengatakan, penambahan dan peremajaan peralatan merupakan bagian dari upaya perusahaan meningkatkan efektivitas, produktivitas, serta keandalan operasional terminal.
“Dengan hadirnya alat baru dan peremajaan peralatan ini, kami ingin memastikan kegiatan operasional di Terminal Petikemas Domestik Belawan semakin efektif, produktif, dan andal. Yang paling penting, peningkatan fasilitas ini harus memberikan pelayanan yang semakin baik kepada pengguna jasa,” ujar Rudi.
Ia menjelaskan, operational improvement tidak hanya berkaitan dengan penambahan peralatan, tetapi juga mencakup perbaikan proses kerja secara berkelanjutan, mulai dari kesiapan alat, kegiatan bongkar muat, pengelolaan lapangan penumpukan, hingga peningkatan kompetensi dan keselamatan kerja operator.
“Operational improvement bukan hanya soal menambah alat, tetapi bagaimana alat tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal melalui proses kerja yang lebih baik. Karena itu, kami terus mendorong kolaborasi antara peralatan, sistem operasional, dan sumber daya manusia agar produktivitas terminal terus meningkat,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Executive Director Pelindo Regional 1 Jonedi Ramli, Kepala KSOP Utama Belawan, perwakilan asosiasi, serta shipping line.
Jonedi Ramli mengapresiasi langkah PMT dalam meningkatkan kesiapan operasional Terminal Petikemas Domestik Belawan. Menurutnya, peningkatan kapasitas dan kualitas terminal menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran arus barang melalui Pelabuhan Belawan.
“Kami tentu mengapresiasi langkah Prima Multi Terminal dalam meningkatkan kesiapan operasional melalui penambahan dan peremajaan alat. Ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan produktivitas dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pengguna jasa,” ujar Jonedi.
Ia menambahkan, optimalisasi peralatan baru harus dibarengi dengan pengelolaan operasional yang baik agar peningkatan fasilitas dapat memberikan manfaat maksimal.
“Kita ingin peningkatan fasilitas ini berjalan seiring dengan peningkatan produktivitas, keselamatan, dan kualitas pelayanan.
Dengan kolaborasi antara operator terminal, pengguna jasa, asosiasi, dan regulator, kami berharap kinerja Pelabuhan Belawan semakin kompetitif,” katanya.
Sementara itu, Kasi Kepelabuhanan KSOP Utama Belawan Arif Rifai menekankan pentingnya keseimbangan antara peningkatan produktivitas dengan penerapan keselamatan dan kepatuhan terhadap ketentuan kepelabuhanan.
“Penambahan peralatan tentu menjadi hal positif bagi peningkatan pelayanan di terminal. Namun, peningkatan produktivitas harus tetap dibarengi dengan penerapan keselamatan dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku,” ujar Arif.
Menurutnya, sinergi antara operator terminal, pengguna jasa, asosiasi, dan regulator menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran kegiatan kepelabuhanan.
Operational improvement PMT mencakup optimalisasi penggunaan peralatan, perbaikan proses kerja, serta peningkatan produktivitas kegiatan bongkar muat. QCC digunakan untuk kegiatan bongkar muat peti kemas dari dan ke kapal, sedangkan RTG digunakan untuk memindahkan dan menata peti kemas di area lapangan penumpukan.
Penambahan dua QCC dan empat RTG tersebut diharapkan semakin memperkuat kesiapan PMT dalam memenuhi kebutuhan operasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng yang diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama PMT kepada operator QCC dan RTG. Prosesi tersebut menjadi bentuk apresiasi perusahaan kepada para operator dan pekerja yang berperan penting dalam menjaga kelancaran operasional terminal.
Melalui penambahan dan peremajaan peralatan, PMT berkomitmen menjalankan peningkatan operasional secara berkelanjutan dengan mengedepankan produktivitas, keselamatan, keandalan peralatan, serta kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.
Upaya tersebut sekaligus mendukung agenda strategis Danantara Indonesia dalam memperkuat konsistensi layanan dan keandalan operasional guna menjaga kelancaran arus logistik serta mendukung aktivitas perdagangan nasional, Tutupnya.
(***)


































